Berita dibawah ini sangat humanism sekali "sampah dan Bill Gate" Bisa cari tahu bagaimana "tangan" Bill Gate sampai di pembuangan sampah itu ____________________________________________________________________ Get free email and a permanent address at http://www.netaddress.com/?N=1
> Beberapa waktu yang lalu, untuk suatu keperluan saya mengunjungi tempat > pembuangan akhir sampah di daerah Bantargebang - Bekasi. Bayangkan, sampah > se-DKI ditumpuk semuanya di sana. Luas wilayah pembuangan sampah itu > sekitar 118 hektar dan ada 3 buah desa yang termasuk wilayah pembuangan > sampah tersebut. Sejauh mata kita memandang, maka yang dilihat hanyalah > sampah ... sampah ... dan sampah ... > > Ada sekitar 4.000 jiwa yang berdomisili di sana, atau sekitar 1.500 kepala > keluarga. Pemandangan melihat para pemulung di sana bukanlah sesuatu yang > aneh lagi, para pemulung yang mengais-ngais sampah tersebut mulai dari > dewasa sampai anak-anak. > > Di pintu masuk areal pembuangan, saya temui sebuah yayasan, yang mengelola > sekolah untuk para anak-anak di wilayah sana. Sekolah yang dikelola mulai > dari TK sampai SMP. Saya lihat, anak-anak TK tersebut berlarian dengan > gembira di sekolahnya yang seadanya. Tetapi ada yang mengusik perhatian > saya, yaitu sebuah bangunan yang relatif bagus dibandingkan dengan gedung > lain di areal sekolah tersebut. Ternyata itu adalah Lab. Komputer .... > saya lihat komputernya adalah keluaran mutakhir, ada sekitar 10 unit > dengan sistem operasi Windows dan semua paket software-nya kayaknya asli ! > tidak bajakan ! Anak-anak pemulung tadi dengan gembira berlatih membuat > berbagai kreasi dengan menggunakan berbagai software untuk desktop > publishing. Jadi walaupun mereka siang dan sorenya mengais sampah, > ternyata mereka tidak tertinggal di bidang teknologi ... mereka tidak > gagap teknologi ... seorang anak dengan pakaian dekil mendemonstrasikan > keahlian komputer-nya, mengutak-atik windows 98, microsoft word, excel, > dan power point kepada saya .... luar biasa ! > > Saya tanya kepada pimpinan yayasan, namanya Pak Marzuki ... "Apakah > fasilitas komputer ini diadakan sendiri ? atau donasi ?". Pak Marzuki > menjawab, "Oh, mana sanggup kami membelinya... itu adalah donasi". Saya > semakin penasaran, "Donasi siapa ?". Pak Marzuki memberikan jawaban, yang > mungkin kita nggak percaya ... "Donasi dari Bill Gates !!!!". Benar > ternyata, Bill Gates melalui Microsoft Indonesia telah memberikan > sumbangan yang sangat berharga sehingga anak-anak pemulung di Bantargebang > agar tidak kehilangan akses ke teknologi seperti layaknya anak-anak sebaya > mereka ... bahkan mereka memiliki impian untuk memiliki saluran internet > sendiri .... > > > Salam > ~Riri RantauNet http://www.rantaunet.com ================================================= Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di http://www.rantaunet.com/subscribe.php3 Atau kirimkan email Ke / To: [EMAIL PROTECTED] Isi email / Messages, ketik pada baris/kolom pertama: - mendaftar: subscribe rantau-net [email_anda] - berhenti: unsubscribe rantau-net [email_anda] Ket: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung ================================================= WebPage RantauNet http://www.rantaunet.web.id dan Mailing List RantauNet adalah servis dari EEBNET http://eebnet.com, Airland Groups, USA =================================================

