waalaikum salam
iko ada pandapek dari kawan ambo, mungkin kito bisa telaah basamo, apakah
sesuai dengan iman dan pikiran kita.
Mas Mul,
Aku mau sedikit sumbang pemikitan ....
sepanjang yang aku tau, sebelum diberlakukannya UU tentang perlindungan
Konsumen, maka sertifikat Halal dari MUI hanya untuk memberikan indikasi
kepada
umat Muslim mengenai produk yang dikonsumsi oleh masyarakat. Hal ini
berangkat
dari pemikiran bahwa dulu begitu banyak umat Islam Indonesia yang tidak tahu
menahu bagaimana sebuah produk yang dikonsumsi oleh mereka dalam bentuk
kemasan,
apakah halal atau tidak.
Jika kita menemukan sebuah warung Bakmi yang dikelola oleh seorang Chinese,
maka
asosiasi kita adalah adanya campuran Babi, atau juga mereka mencantumkan
secara
langsung kandungannya. Dalam hal ini sudah jelas diketahui secara umum halal
dan
haramnya. Namun mereka tidak dikenakan sanksi penjara atau ditutup. Adapun
sanksi hanya secara moral atau tidak dibeli oleh umat muslim.
Akan tetapi lain halnya dengan sebuah produk yang dikelola secara pabrikan,
dan
tidak banyak diketahui masyarakat pengolahannya. Ambil contoh, minyak yang
terkandung di dalam Indomie. Maka, masyarakat akan bertanya, ini minyak apa
?
Halal atau Haram ? Pertanyaan ini begitu banyak bermunculan di masyarakat
untuk
begitu banyak produk.
Untuk itu maka MUI mengeluarkan sertifikat Halal pada produk-produk yang
tidak
jelas proses produksinya di mata masyarakat. Sertifikat halal sangat
diperlukan
oleh para produsen karena menjadi basis legitimasi mereka untuk meningkatkan
penjualan seiring dengan hilangnya keraguan masyarakat muslim yang menjadi
mayoritas konsumennya.
Sekarang ini diberlakukan UU perlindungan konsumen, dimana di antaranya
berisi
hak-hak perlindungan konsumen akan kandungan yang dinyatakan di dalam produk
konsumsi mereka, begitu juga dengan label Halal. Jika ada ketidaksesuaian
antara
yang diumumkan kepada masyarakat dengan yang sesungguhnya, maka dianggap itu
sebagai pelanggaran hukum dan bisa dimasukkan ke penjara atau dihentikan
produksinya. Dan hal ini bisa dilakukan karena ada tuntutan masyarakat yang
merasa dirugikan.
Dalam kasus AJinomoto, maka yang menuntut adalah YLKI dan polisi dengan
memakai
UU tersebut kemudian menangkap pimpinan Ajinomoto dengan dugaan penipuan
produk
terhadap konsumen.
Dalam kasus minuman alkohol, tidak akan ada penangkapan, karena mereka
secara
jelas diketahui oleh masyarakat halal dan haramnya seperti yang telah saya
sebutkan di atas. Dan lagi MUI tidak akan menyatakan halal untuk produk
tersebut. Buntutnya adalah Minuman beralkohol tidak akan diminum oleh
masyarakat
muslim (yang taat). Jika kemudian minuman alkohol yang dijual tersebut tidak
mengandung alkohol seperti yang dikandung dalam label minumannya (misal
sekian
persen alkohol), bahkan diganti dengan, katakanlah kecap atau saos tanpa
mengubah kandungan di dalam label. Maka menurut UU tersebut, produsen
minuman
alkohol itu juga bisa ditangkap jika ada yang merasa dirugikan, dengan
alasan
penipuan konsumen.
Oya, saya hanya bicara dari sudut pandang hukum positif yang berlakuk di
negara
Indonesia.
Demikian kira-kira argumen saya. Jika ada yang lebih memahami hal ini.
Monggo...
> ----------
> From: Z Chaniago[SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
> Reply To: [EMAIL PROTECTED]
> Sent: Thursday, January 11, 2001 12:46 PM
> To: [EMAIL PROTECTED]
> Subject: RE: [RantauNet] Ajinomoto halal
>
> Assalamu'alaikum WW
>
> Memang batua kalau Bir itu indak ado label halal-nyo... dan masalah
> Ajinomoto adolah labiah pado masalah ado label halal tetapi "indak"
> halal.... itu clear....
>
> Cuma ambo tapikia baa kok lah jaleh minuman keras itu Haram ....namun
> indak di pamasalahkan urang..... ??? sedang Ajinomoto sampai-sampai
> presiden jadi "repot" hehehe.
>
>
>
> Cuma....memang iko lain masalah dengan sabab nan lain pulo....dan indak
> dapek disamokan...
>
> Wassalam
>
> Z Chaniago - Palai Rinuak
>
> >From: "Darul Makmur" >Walalikumussalam Zet.
> >
> >Kalau bir itu ndak ado label halal-nyo. Nan masalah kini, dilabel Halal
> oleh
> >MUI, tapi tanyato indak halal.
> >
> >Wass.ww
> >St.P
> > Subject: Re: [RantauNet] Ajinomoto halal
> > Assalamu'alaikum WW
> >
> > Dari kasus Ajinomoto iko , dari panglietan ambo nan awam , ado hal nan
> >paralu digarih bawahi , Dalam kasus iko setelah mambaco pencerahan secara
>
> >ilmiah dalam posting sabalunnyo...memang kasus iko adolah karena sebab
> >,kelalaian...,s/d keras kepala dari pihak produsennyo....
> > Namun dari segi urang Islam nan mayoritas di Indonesia....ado satu
> >pertanyaan dalam hati ambo.... baa kok Ajinomoto nan kini dikasuskan oleh
>
> >MUI dikatokan Haram ..dan dek Gus Dur sabagai Presiden dikatokan
> >Halal...dalam arati sampik satangah-saatangahlah...sampai heboh....dengan
>
> >salah satu alasan barwa masyarakat indonesia mayoritas Islam.... tetapi
> >kenapa produk-produk minuman keras seperti Bir dll yang di Indonesia
> banyak
> >pabriknya masyarakat dan orang-orang yang sekarang ribut tidak ada
> >suaranya....
> > Jadi ambo maliek di tampek awak iko unsur politis itu nan diatehkan....
> >jadi apopun masalah nan ado jika sacaro politis dibuliahkan ...yaa
> >buliah.... walaupun itu banyak mudharatnnyo....
> > .........jadi paralu diberdayakan lah MUI dan unsur ulama non politis
> >lainnya demi umat Islam nan mayoritas iko...
> >
> > Wassalam
> >
> > Z Chaniago - Palai Rinuak
> >
> >
>
> _____
>
> Get your FREE download of MSN Explorer at http://explorer.msn.com
>
>
> RantauNet http://www.rantaunet.com
> ================================================= Mendaftar atau berhenti
> menerima RantauNet Mailing List di http://www.rantaunet.com/subscribe.php3
> ATAU Kirimkan email Ke / To: [EMAIL PROTECTED] Isi email /
> Messages, ketik pada baris/kolom pertama: - mendaftar: subscribe
> rantau-net [email_anda] - berhenti: unsubscribe rantau-net [email_anda]
> Ket: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung
> ================================================= WebPage RantauNet dan
> Mailing List RantauNet adalah servis dari EEBNET http://eebnet.com,
> Airland Groups, USA =================================================
>
RantauNet http://www.rantaunet.com
=================================================
Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di
http://www.rantaunet.com/subscribe.php3
ATAU Kirimkan email
Ke / To: [EMAIL PROTECTED]
Isi email / Messages, ketik pada baris/kolom pertama:
- mendaftar: subscribe rantau-net [email_anda]
- berhenti: unsubscribe rantau-net [email_anda]
Ket: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung
=================================================
WebPage RantauNet dan Mailing List RantauNet adalah
servis dari EEBNET http://eebnet.com, Airland Groups, USA
=================================================