Assalaamu'alaikum wr wb Saya sudah membaca home page yang disebutkan dan mungkin karena sumbernya dari page Barat bagi orang yang membaca terasa vulgar (terutama bagi yang bujangan yah...:-)). Di situ disebutkan juga Allooh jualah yang menentukan walaupun manusia berusaha sekuat apapun. Bagi saya sendiri, mendapat anak laki-laki atau perempuan adalah sama saja, karena semua adalah amanah dari Allooh yang mesti kita didik dengan sebaik-baiknya menjadi manusia yang bertaqwa kepada Allooh SWT dan agama Islam sendirilah yang mengajarkan untuk tidak membenci anak perempuan seperti yang dilakukan orang-orang jahiliyyah sebelum Islam datang ke tanah Arab. Secara pribadi saya tidak terlalu menyukai pemikiran orang yang pilih-pilih ingin mendapat anak laki atau perempuan, tetapi adalah fitrah manusia yang berhawa nafsu punya keinginan seperti itu dan saya juga tidak bisa apa-apa kecuali ingin menasehati agar orang tersebut tidak pilih-pilih anak. Soal itu syirik atau tidak saya kira bukan syirik karena orang tersebut tidak mempersekutukan sesuatu dengan Allooh SWT, tetapi jika dia beranggapan bahwa misalnya dengan mendapatkan anak laki-laki hidupnya akan tenang tak kekurangan materi artinya dia bergantung kepada selain Allooh SWT dan itulah namanya syirik dan haramlah tindakan yang dilakukannya. Tetapi jika dia merasa bahwa misalnya dengan mendapatkan anak perempuan dia akan lebih mudah mendidiknya menjadi anak yang shalihah dan bertaqwa kepada Allooh SWT (ada nggak ya yang berpikiran seperti ini?) insya ALlooh tindakannya bukanlah tergolong tindakan yang haram. Jadi menurut saya, sebagaimana yang disebutkan dalam hadits Nabi, sesungguhnya amalan itu tergantung niatnya, maka usaha yang dilakukan orang untuk mendapatkan anak laki atau perempuan itu haram tidaknya tergantung pada niat orang tersebut. Jika niatnya baik, baiklah amalannya, tetapi jika niatnya jelek, jelek pulalah amalannya di mata Allooh SWT. Itu saja pendapat dari saya, kalau salah, mohon diluruskan. Walloohu a'lam bisshowab. Wassalaamu'alaikum wr wb Muhammad Arfian [EMAIL PROTECTED] 81-44-861-0217 81-90-3909-5742 ----- Original Message ----- From: "MULYADI" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[EMAIL PROTECTED]>; "MULYADI" <[EMAIL PROTECTED]> Cc: <[EMAIL PROTECTED]> Sent: Friday, January 26, 2001 5:31 PM Subject: RE: [RantauNet] Tanya ttg Agama > > > Assalamu'alaikum wr.wb > > > > Akhir-akhir ini saya menemukan kata-kata, bila ingin mendapat bayi > > perempuan/laki-laki, kita harus begini makannya harus ini dan > > bersetubuhnya juga harus seperti ini Untuk itu saya ingin menanyakan > > kepada Buya-buya yg ada disini mengenai hal ini. Apakah ini syrik ataukah > > memang ayat Allah.SWT yg menerangkan bahwa untuk urusan dunia kamu lah yg > > lebih tahu ( maksudnya manusia ). itukah...? > > Bisa Tolong di jelaskan, akan masalah ini.....? > > > > Dulu memang saya pernah beranggapan bahwa itu syrik/mendahului tuhan, > > waktu itu saya mendengar bahwa di Amerika sana berhasil meneliti zat yg > > ada di dalam garam, bahwa wanita yg masa kehamilannya sering makan garam > > maka anaknya nanti adalah laki-laki begitu sebaliknya. > > > > > > Tapi sekarang bukan negara sana yang berkata melainkan suatu homepage > > islam yg menjelaskan masalah ini, saya tidak bisa melampirkannya di sini > > soalnya, ulasan beritanya sedikit fulgar (tahulah ). Kalau mau tolong > > kasih tahu lewat Japri. > > > > Wassalam > homenya dari http://www.eramuslim.com RantauNet http://www.rantaunet.com ================================================= Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di http://www.rantaunet.com/subscribe.php3 ATAU Kirimkan email Ke / To: [EMAIL PROTECTED] Isi email / Messages, ketik pada baris/kolom pertama: - mendaftar: subscribe rantau-net [email_anda] - berhenti: unsubscribe rantau-net [email_anda] Ket: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung ================================================= WebPage RantauNet dan Mailing List RantauNet adalah servis dari EEBNET http://eebnet.com, Airland Groups, USA =================================================

Kirim email ke