> To: <[EMAIL PROTECTED]>
> Sent: Tuesday, February 06, 2001 8:50 AM
> Subject: [dunia Islam] SEAPA : Massa Pendukung Gus Dur Musuh Kebebasan
Pers
>
>
> > ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor ---------------------~-~>
> > eGroups is now Yahoo! Groups
> > Click here for more details
> > http://click.egroups.com/1/11231/1/_/385097/_/981424226/
> > ---------------------------------------------------------------------_->
> >
> >
> >
> > SEAPA: Massa Pendukung Gus Dur Musuh Kebebasan Pers
> > Senin, 05 Pebruari 2001, @19:16 WIB
> >
> > Jakarta -- Southeast Asian Press Alliance (SEAPA) memprotes aksi tekanan
> > massa pro Abdurrahman Wahid (Gus Dur) terhadap jurnalis dan media massa.
> > SEAPA malah menggolongkan massa pendukung Gus Dur pantas menyandang
> > predikat musuh kebebasan pers bulan ini. Pasalnya, adalah massa pro
> > Presiden RI ke-4 itu menekan para jurnalis dan media massa.
> >
> > Seperti diberitakan, pada 18 Januari lalu, Fraksi Partai Kebangkitan
> > Bangsa (FPKB) DPRD Surabaya mencekal wartawan Jawa Pos, warga Nahdlatul
> > Ulama (NU) di Pekanbaru mendemo harian Medan Riau dan warga NU di
> > Cirebon merusak kantor Radar Cirebon. Hari ini, para pendukung Gus Dur
> > di Surabaya juga mengancam akan menduduki kantor media massa.
> >
> > Ancaman ini dikeluarkan oleh seorang pimpinan massa kelompok pro Gus Dur
> > saat mereka berdemonstrasi di Gedung DPRD Tingkat I, Jawa Timur, Jalan
> > Indrapura, Surabaya. "Kalau aksi ini ditulis hanya diikuti puluhan ribu
> > massa, maka kita akan menyerbu mass media," kata seorang pimpinan aksi
> > yang mengenakan jas hijau seperti dikutip beberapa media massa.
> >
> > Orang tersebut juga memperingatkan agar para jurnalis di Jawa Timur
> > jangan sesekali memelintir berita. "Termasuk TPI, ANTV, SCTV, RCTI
> > maupun Indosiar, jangan sekali-kali memutarbalikkan fakta. Jangan meniru
> > wartawan di Jakarta yang sudah dibeli Amien Rais maupun Fuad Bawazier."
> > "Kalau besok SCTV hanya memberitakan puluhan ribu orang, akan kami
> > datangkan massa satu juta orang ke SCTV Surabaya," ancamnya.
> >
> > Sebagai organisasi yang mendedikasikan diri pada perlindungan jurnalis
> > dan mempromosikan kebebasan pers, SEAPA Jakarta amat memprihatinkan
> > insiden itu. Sebab, pendukung Gus Dur yang mengaku anti orde baru,
> > ternyata melakukan aksi ala orde baru. "Mengancam, menduduki dan merusak
> > kantor media serta mencekal adalah tindakan-tindakan yang lazim
> > dilakukan orde baru untuk membungkam pers," demikian siaran pers yang
> > ditanda tangani Koordinator Advokasi SEAPA, Solahudin, yang diterima
> > redaksi Berpolitik.Com, petang ini.
> >
> > Karena itu, menurut pernyataan SEAPA, pemerintahan Gus Dur, PBNU dan PKB
> > harus menghentikan aksi massa pendukungnya hari ini juga. Tentu saja,
> > bila Gus Dur, NU dan PKB benar-benar berkomitmen terhadap demokrasi. ***
> > (diq)
> >
> > Source : berpolitik.com
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> > ;----------------------------------------------------;
> > ; Informasi Dunia Islam, founded 9 February 2000     ;
> > ; URL http://listen.to/dunia-islam.org               ;
> > ; Join : [EMAIL PROTECTED]       ;
> > ; Leave : [EMAIL PROTECTED]    ;
> > ; Comment :[EMAIL PROTECTED]         ;
> > ;----------------------------------------------------;
> > ;          BOIKOT PRODUK ISRAEL AMERIKA              ;
> > ;     http://msanews.mynet.net/ikenya.html           ;
> > ;----------------------------------------------------;
> >
> >
> >


RantauNet http://www.rantaunet.com
=================================================
Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di
http://www.rantaunet.com/subscribe.php3

ATAU Kirimkan email
Ke / To: [EMAIL PROTECTED]
Isi email / Messages, ketik pada baris/kolom pertama:
- mendaftar: subscribe rantau-net [email_anda]
- berhenti: unsubscribe rantau-net [email_anda]
Ket: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung
=================================================
WebPage RantauNet dan Mailing List RantauNet adalah
servis dari EEBNET http://eebnet.com, Airland Groups, USA
=================================================

Kirim email ke