At 01:59 PM 3/18/01 EST, [EMAIL PROTECTED] wrote:
>
>Kalau anda tinggal di negara 4 musim, maka pada musim gugur, akan
>terlihat rombongan angsa (tepatnya, goose yang lebih kecil dari angsa: tm)
> dingin.
>
>Angsa-angsa tersebut terbang dengan formasi berbentuk huruf "V".
> <> melihat beberapa
> terbang
>dengan formasi "V".
>
Di Kampuang kita yang satu musim (summer sepanjang tahun) atau dua musim
(hujan dan panas ganti-berganti) burung-burung juga tahu aturan mainnya.
Saya hidup di Kampuang di masa kecil. Kampuang saya merupakan sentral
daerah dataran tinggi Agam Tuo. Bahkan Tanah Pusaka Datuak Rajo Agam itu
dekat rumah orang tua saya. Tepatnya Kampuang kami ada di tengah-tenagah
Federasi Nagari IV Angkek (yang terdiri dari Biaro, Balai Gurah, Lambah,
Panampuang) yang mengisi daerah dataran tinggi subur di sebelah timur Kota
Bukittinggi. Di sebelah selatan Kampuang kami ada dua Gunung, Merapi dan
Singgalang. Merapi persis di Selatan kami, sedangkan Singgalang ada di
Barat Daya Kampuang kami. Agak jauah di sebalah Timur (di daerah Limo
Puluah Koto) ada Gunung Sago melatsar belakangi bagian pinggiran timur
Gunung Merapi.
Nah, kembali kepada Cerita Burung. Ada burung yang kami namakan Kaluang.
Mereka ini kalau setiap sore, hampir-hampir matahari terbenam, selalu
terbang menurut posisi yang unik, panjang sekali, rantai-berantai
berkelompok-kelompok seperti ada komandan kompi atau komandan regunya
masing-masing. Anggap saja mereka itu setiap kelompok kecil merupakan satu
bataliyon (1000 ekor?). Dengan bayangan langit hampir merah di ufuk Barat,
mereka ini dari Timur Laut terus terbang menuju ke Barat Daya, yang kami
anggap kembali ke Gunung Singgalang. Langit kami seperti penuh dengan
burung Kaluang ini dalam pesta penerbangannaya. Satu panorama yang
merupakan show yang tidak dapat terlupakan.
Saya ingat masa-masa kecil menikmati terbang Kaluang ini. Kami anak-anak
suka berpantun yang merupakan darah daging kami dengan macam-macam pantun
jenaka. Kadang-kadang ada pantun yang hanya "kami" (anak-sanak saja) yang
mengetahuinya dan tidak boleh didengar oleh "urang gadang" (orang dewasa).
Kadang-kadang, sekarang saya malahan heran bahwa waktu kanak-kanak itu
perbendaharaan pantun kami sangat tinggi, dan tahu memilih mana yang boleh
diucapkan, di mana tempatnya diucapkan, dan dihadapan siapa.
Kembali ka Buruang Kalauang, bacaannya (Ka-lu-ang), pantun yang saya ingat
kalau melihat Kaluang Terbang mau pulang ke Gunung Singgalang itu:
Kaluang Kaluik,
Kapalo Ambu-ambu.
Ka pulang ka Bukik,
Ndak tantu Rumah Ibu....
Ingat dengan senjakala dengan Tiga Gunung yang kami cintai itu ada pula
lagu pantun kesayangan kami yang kami anggap seperti "National Anthem"
Anak-anak Kampuang yang selalu menggema di Alam Kenangan:
Oh Guu-nuang Singgaaa-lang,
Maraa-pi dan Sago.
Diliing-kuangi Awan mambaan-tang,
Kalau arii alah san-jo.
Oh Taa-nah Mii-nangkaaabau
Ta-naah nan Den Cin-toooo-i,
Nan saaa-lalu ma-iiim-bau
Ma-riii lah kaa-maa-rii....
Sekedar kenangan masa kanak-kanak di Kampung Halaman Tercinta.
PS. Kapado Adjo Duta di "Minang-USA" atau Angku Elthaf di "Biaro" kalau
sempat boleh diteruskan ka Lapau (Rantaunet).
Salam,
Sjamsir Sjarif
X_________________________Sjamsir Sjarif
Indonesian Translator and Cultural Consultant
http://www.usindo.net/hambo
Tel (831)-426-1333 Fax (831)-426-8907
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor ---------------------~-~>
<FONT COLOR="#000099">Make good on the promise you made at graduation to keep
in touch. Classmates.com has over 14 million registered
high school alumni--chances are you'll find your friends!
</FONT><A HREF="http://us.click.yahoo.com/l3joGB/DMUCAA/4ihDAA/vuJVlB/TM"><B>Click
Here!</B></A>
---------------------------------------------------------------------_->
To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
Your use of Yahoo! Groups is subject to http://docs.yahoo.com/info/terms/