saba..saba pak..
acok berang capek tua..




[EMAIL PROTECTED] on 26/04/2001 06:03:57

Please respond to [EMAIL PROTECTED]

To:   [EMAIL PROTECTED]
cc:    (bcc: Rego Devila/DEPKEU/ST/SGGROUP)
Subject:  Re: [alumni-sma1solok] [surau] Memalukan!




Assalamu'alaikum
Saya rasa, yang memalukan email ini. Sangat tidak berdasar,
chauvinistik, malah primordial. Di zaman global, koq masih berpikir
secara sangat kedaerahan. Koq menyalah-nyalahkan orang lain yang
menggarap PLN di daerah sendiri. Koq melihat pengelolaan suatu
perusahaan negara dari sudut kedaerahan. Sangat sempit.
Koq ngomong, "Kita" dan "mereka".Emang orang PLN itu siapa?
Saya nggak mengerti dasar argumentasi email ini. Bagaimana bisa orang-
orang Minang bersaing, kalau dasar argumentasinya dibangun atas dasar
kedaerahan? Kalau memang begini dasarnya, mestinya orang-orang Minang
nggak boleh juga dong berdagang di penjuru tanah air, atau di dunia,
karena yang perlu adalah orang-orang di daerah itu yang memegang
kendali perdagangan. Orang Minang kan di daerah mereka itu juga orang
asing!!!
Tradisi menyalah-nyalahkan orang lain, karena mungkin kelemahan atau
ketidakmampuan diri sendiri, adalah bukan tradisi orang Minang. Kalau
anda mau tahu, orang Minang itu sangat menghargai kemampuan orang
lain, kalau memang mereka tidak mampu. Kepala syahbandar di
Minangkabau dalam masa-masa lalu kebanyakan adalah orang India atau
orang Arab. Kaum intelektual Minang juga belajarnya ke bangsa-bangsa
asing yang tingkat peradabannya jauh lebih tinggi, misalnya Kaum
Paderi yang belajar kepada orang-orang Wahabi di Mekkkah. Ulama
Minang bahkan ada yang menjadi imam mesjid di Mekkah, dan orang Arab
tidak mengusirnya karena ia orang asing!!! Begitu juga Tan Malaka
yang menjadi guru di Singapura dan daratan China. H. Agus Salim juga
mengajar di universitas USA.
Argumen-argumen semacam dibawah ini, saya kira adalah bukti ketidak-
mampuan saja. Saya sebagai orang Minang sangat tidak sependapat.
Wassalam,
ijp
--- In [EMAIL PROTECTED], "budhi anto" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Assalamualaikum dunsanak,
> Alhamdulillah, iko pagi nan cerah di kota Bandung, tompek mangka
ambo
> kini untuak samantaro. Ambo ko urangnyo optimis dalam iduik.
Mungkin
> banyak diantara sanak nan lupo bahwa tanah Sumatra Barat banyak
sumber
> tenaga yang dapat dikonversikan menjadi tenaga listrik. Ado danau
> Maninjau, danau Singkarak, danau Diatas danau Dibawah, sebagian
PLTA
> Koto Panjang, batubara Ombilin dan sungai Dareh yang memang deras
serta
> sumber-sumber tenaga yang kecil lainnya. Itu semua adalah sumber
energi
> yang melimpah dan murah. Tetapi sayangnya unit-unit pembangkit di
> Sumatra Barat tidak dikelola oleh orang-orang Minang melainkan oleh
> orang-orang Sumbagsel. Inilah struktur pengelolaan unit-unit
pembangkit
> milik PLN di Sumatra Barat. Hal yang sama juga terjadi di Riau.
Unit-
> unit pembangkit milik PLN di wilayah provinsi Riau, secara
struktural
> dikelola oleh orang-orang Sumbagut. Orang Minang dan orang Riau
hanya
> mendapat tanggung jawab untuk memasarkan energi listrik di
wilayahnya
> saja. Mungkin PLN beranggapan karena orang Minang pintar dagang.
> Saudara-saudara lupa bahwa kalau kita diberikan wewenang untuk
> mengelola baik unit pembangkit dan pemasarannya, maka kita akan
> mempunyai energi listrik yang melimpah dan berharga murah dan
bersifat
> terbarukan (renewable resources). Ini adalah karunia Allah untuk
tanah
> kita. Dengan energi tersebut kita bisa memutar roda perekonomian
> apalagi kita pintar dagang. Kita mungkin suatu saat dapat
mengurangi
> pasokan minyak untuk memutar mesin-mesin dan kendaraan. Kita ganti
> dengan energi listrik dan turunan-turunannya. Dengan kemajuan
teknologi
> itu semua bisa diwujudkan. Dari kelebihan dari energi listrik yang
kita
> pakai tersebut dapat kita jual ke provinsi-provinsi tetangga
seperti
> Bengkulu, Jambi, Sumatra Selatan bahkan ke Riau. Ini adalah sumber
> devisa kita. Maka dengan ini, saya yakin kita dapat memberikan
> kesempatan belajar yang sebesar-besarnya kepada anak-anak bangsa.
> Mereka dapat belajar dengan gratis sampai ke perguruan tinggi. Ini
> semua bisa diwujudkan asalkan kita menyadari bahwa ini semua adalah
> milik kita, berasal dari tanah kita dan akan kita kelola sebesar-
> besarnya bagi kemakmuran kita bersama, sambil tetap menjaga
hubungan
> yang baik dengan provinsi-provinsi tetangga dan provinsi-provinsi
> lainnya.
> Ini adalah tulisan singkat saya, sesungguhnya saya mempunyai impian
> yang lebih dari itu.
> Di pagi yang cerah di kota Bandung, semoga secerah hati dan pikiran
> kita, menatap dan memulai hari depan, menuju kearah yang lebih baik.
>
> wassalam,
> BAS
>
> -----Original Message-----
> From: "Rego Devila" <[EMAIL PROTECTED]>
> To: [EMAIL PROTECTED]
> Date: Thu, 26 Apr 2001 08:22:34 +0900
> Subject: Re: [alumni-sma1solok] [surau] Memalukan!
>
> Pagi angku suharmen...
> mudah-mudahan angku indak takajuik kalo angku bukak informasi pagi
ko,
> karano Rp. alah tambuih 12.050
> trus dilain pihak pemerintah (Cq Bapenas ) manangih mintak pintih
ka
> CGI,IMF, ADB,Bank Dunia, sarata ambo danga
> kini ko Kuwuit Fund, kalaulah dana itu indak kalua Rp. akan lari ka
> RP.
> 20.000 sarato IHSG bisa-bisa berkisar
> 250 - 300, sangat menyedih(tambah jauah kampuang)sedangkan
> panjilok-panjilok masih maraja lela dipemerintah, BUMN atau mungkin
> juo di
> Bapenas sendiri...walahualam... ok ..angku suharmen ...?
> --------------------------------------------------------------------
--mambayia yo.....he.....he...he...)

"Hanyalah yang memakmurkan mesjid-mesjid Allah ialah orang-orang yang
beriman
 kepada Allah dan hari kemudian, serta tetap mendirikan shalat, menunaikan
 zakat dan tidak takut (kepada  siapapun) selain  kepada Allah, maka
merekalah
 orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang  yang mendapat
 petunjuk "( QS; 9:18)
===========================================================================
=====
Alamat-alamat e-mail Surau:
   Mengirimkan artikel/opini          :  [EMAIL PROTECTED]
   Mendaftarkan diri                  :  [EMAIL PROTECTED]
   Mengundurkan diri sementara        :  [EMAIL PROTECTED]
   Kembali aktif                      :  [EMAIL PROTECTED]
   Mengundurkan diri selamanya        :  [EMAIL PROTECTED]
   Kontak Admin                       :  [EMAIL PROTECTED]
Your use of Yahoo! Groups is subject to http://docs.yahoo.com/info/terms/

att1.eml

Kirim email ke