Mudah2an salah pandapek nan mangatokan kalau masyarakat nan
talampau protective jo defensive tu manandoan di ingok-i gejala
kahilangan kepercayaan diri kalau indak bisa disabuik randah diri.
Kalau mancaliak suruik kasajarah sajak jaman Balando. Jo
kakuasaan basarato jo dananyo, hampia ditiok kota kabupaten di
bangunnyo gereja. Nyatonyo sampai kini indak ado jamaahnyo nan
anak nagari. Malah sakolah2 nyo cukuik ma agiah sumbangan
untuak mamajukan pandidikan. Tibo2 kini bule baru kamambali
tanah sajo lah bantuak kakiamaik nagari.

Alun lai isu komunis bangkik, paraturan padusi indak buliah kalua
malam dan harus bajilbab, negara Islam minangkabau,
bla...bla...bla. Mungkin batua juo kecek urang pandai kalau salamo
30 tahun, Suharto sukses manyaragamkan manusia dari Sabang
sampai Merauke. Suharto bisa turun tapi isme nyo lah mandarah
dagiang sa generasi, sahinggo nan tajadi cuma pindah dari ektrem
nan ciek ka ektrem nan lain tapi dalam sistem jo philosophy nan
samo.

Awak tau kalau pernah masonyo budaya Minang malahiakan
manusia2 bijak. Tatanan budaya nan mambantuak manusia nan
bakayakinan jo baharago diri, manusia bijak dek bapikia jo bailimu
walau pandidikan resminyo banyak nan cuma sacupak labiah
saketek kalau dibandiangkan jo generasi kini. Mungkin ada
eloknyo di hinok manuangkan nak jan saroman masyarakat
Paranoid tu. Masak dek takuik kabayang-bayang sorang sadonyo
kadijadian musuah. Masak iyo takuik jo komunis malah dilawan jo
theory of conflict.


JD

Email saya ini untuk reply beberapa egroups
spt:[EMAIL PROTECTED],[EMAIL PROTECTED],partai-
[EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED],
sering crash dengan internet explorer sehingga harus pakai compose/new message, tidak 
bisa langsung reply, kalau ada saran cara mengatasinya pls info. Tks.
Mengenaihot topics tsb.diatas menurut saya ada benarnya
beberapa pandangan ttg Marx dalam diskusi milis ini, dan ada
jawaban saya tunggu dari kemaren, yaitu sebuah jawaban yang
relatif netral, bukan karena fanatik, bukan karena benci, tapi
karena telah mengerti.<?xml:namespace prefix = o ns =
"urn:schemas-microsoft-com:office:office" />
Pak Rego saya lihat dalam diskusi ini seperti phobia terhadap
Marx, dan Pak Indra tidak berhasil meyakinkannya dalam
beberapa hal hahaha.
Saya yakin teman pak Indra di USA yang total mendukung
Kapitalis itu salah dari kacamata seorang Humanis, kapitalis itu kejam sekali 
(kebetulan back ground saya adalah Economics) dan
pada saat kita memasuki ekonomi persaingan bebas baru akan
terasa bahwa system ini adalah yang paling brengsek, lebih
brengsek dari system monopoli yang sekarang kita kecam ini.
Selanjutnya jika kita mendukung Sosialis Komunis ternyata sudah
terbukti mereka hancur, ngapain mendukung/mengikuti jalan orang
yang gagal?
Tapi ada hal yang perlu diingat bahwa ada idealisme �produk
gagal� itu sangat luarbisaa, jadi JIKA INGIN MEMBUANG AIR
BEKAS MANDI BAYI, JANGAN DIBUANG BERSAMA
BAYINYA!!! Bayi itu adalah idealisme yang ber-
perikemanusian. Jadi walaupun pak Rego punya buku2 tahun
1950-an, saya masih ragu apakah sudah benar2 dikuasai atau
belum (mohon maaf pak), ada hal kecil seperti pengertian
sosialisme, maxisme, komunisme, anti agama yang seperti
bercampur baur.
Marx begitu yakin kapitalisme ini akan hancur sendiri ternyata
tidak, karena mereka melakukan perubahan2 besar mengikuti
kritik Marx. Mereka menciptakan HAM, menjaga hubungan baik
Buruh dan Kapitalis, berpura-pura baik kepada negara
berkembang dengan berbagai bantuannya, sehingga mereka tidak
perlu lagi VOC/berperang/menjajah dengan senjata, tapi dengan
Financial/Perekonomian NEO IMPERIALSME namanya
sekarang. Kaum Kapitalis malah medaur ulang paham sosialisme
Marx, dan kenapa mereka menang? Karena mereka tidak pernah
berkata tidak sebelum berpikir ilmiah, Amerika saja masih
mempelajari Marx, kenapa Indonesia tidak??? Menurut Rosa
Luxemburg, imperialisme adalah puncak dari Kapitalisme dan
sekarang terbukti spt yang dialami Indonesia.
Pak Rego, FYI, marxisme itu bermacam2, buku das kapital yang
ada sekarang berbeda dengan yang dulu, yang terbitan Moscow
berbeda dengan terbitan Beijing, jadi saya kira perlu diperdalam sedikit lagi sebelum 
kita hakimi sebuah paham yang mungkin
dipahami dengan cara yang berbeda oleh orang lain.
Tentang Kristenisasi
Terlepas dari diskusi �hot� antara pak Rego dan pak Indra
mengenai Marx, saya melihat banyak komentar yang cenderung
ekstrim, begitu juga dalam dikusi kristenisasi dll. yang tengah
berlangsung. Saya setuju bila orang mengganggu rang kampuang
kito nan alah ba agamo kito tagah, tapi tidak akan cukup bila
hanya dengan mengusir teolog saja, harus ada follow up.
Karena bagian penting disini saya kira adalah menguatkan barisan, menjaga 
gawang/palang surang2. Mengapa tidak segera kita
sikapi - follow up dengan mengaktifkan surau dan mendekatkan
rang awak ka agamo kito? Maksud saya, pendekatan kristenisasi
yang saya kenal cukup beragam dan rata2 tidak dengan
kekerasan. Pertanyaannya kenapa ado urang awak nan 99%
dakek ka100% Islam mau berpindah agama?
Jawaban saya karena kecenderungan sifat kita tadi, BERKATA
TIDAK UNTUK HAL YANG TIDAK KITA PAHAMI. Marx
kebanyakan kita menolak karena tidak paham betul apa
barangnya, kalau sudah kita pahami dengan berpikir dan mencari
kebenarannya mungkin ada bagian yang harus diserap dan ada
yang betul2 harus kita buang, membuangnya pun karena kita tahu
itu tidak benar. Di era globalisasi konsekuensinya kita tidak bias menghindar dari 
informasi dan upaya2 spt itu, jadi saya kira guru
mangaji harusnya bias menjelaskan kelemahan dan kesalahan dari
apa2 yang ditawarkan penginjil, sebelum mereka bertemu dengan
�mahluk� tersebut.
Jadi mengenai kristenisasi, saya kira lebih baik kita perkuat
pemahaman Islam kita dan kalau bisa setelah itu kita
lirik/perbandingkan dengan yang ditawarkannya, KENAPA KITA
HARUS TAKUT???Kita yakin sekali Islam jauh lebih baik, dan
perlu juga dicatat Islam adalah agama untuk orang-orang yang
berpikir, tapi jangan lupa memperkuat pengetahuan Islam dan
berdisikusi dulu sebelum maju (malah bisa tagalincia jadi kapia
pulo beko kalau kipper talampau capek maju, hehehe).
Buat saya yang mengerikan dan bikin takut
BUKANPERSONALNYA TAPI UANGNYA, karena mereka
bawa UANG, pasti ada juga yang bisa dirusak terutama mereka
yang begitu MENCINTAI UANG. Selain permintaan supaya
ulama mem-follo up, buat rang minang nan kayo dan peduli, iyo
bana kito tingkatkan lah persaudaraan dalam Islam, dengan
membantu kampuang alah lumayan menghalangi rang kampuang
dari kemungkinan/peluang terjerumus.
Mohon maaf jiko topik mengenai kristenisasi iko pandangan ambo
sedikit berbeda, dek karano ambo caliak mereka mengejar
kelemahan nan kadang tidak kito sadari, memang paralu kito
kuasoi bana Al-Qur�an dalam menghadapi mereka, karano
penginjil itu banyak yang hapal Al-Qur�an di bagian yang mungkin
bias membikin bingung, sahinggo bisa ragu jadinyo, apalagi
ditambah dengan iming2 pencerahan ekonomi!!!
Sayabukan ahli agama tapi sangat berminat dan masih dalam
proses belajar, pandangan2 itu mungkin krn kebetulansaya sering
berhadapan dengan situasi dan kondisi lingkungan Kristen.
Usulan saya lainnya untuak dunsanakyang berdiskusi mengenai
penginjil (spt kawan pak Indra J Piliang di USA nan
menyeberang),sebenarnya indak usah mambuka Al-Qur�anjuga
kito bisa mambantahnyo, simple nyo baco diskusi ahmed deedat
misalnyo, alah duluan inyo melakukan dan berhasil.
Kebetulansaya masih menyimpan beberapa ringkasan
pertentangan/perbantahan dalam kitab Injil yang dipakai, dan kalau ado inyiak2, amai2, 
Bapak2 nan �sagan� mangaca Injil danmau
tahu tentang pertentangan dan kelemahannya tersebut, kirimemail
lewat japri sajo beko ambo baleh (nyak etis pulo rasonyo dan
indak ado nan tasingguang), semoga ado manfaatnyo untuak anak
kamanakan kito nan jadi target penginjil.
Wassalam,
Rudy Gunawan Syarfi (30th)
From: "indrapiliang" [EMAIL PROTECTED]
Reply-To: [EMAIL PROTECTED]
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Re: [surau] Karl marx for indrapiliang
Date: Fri, 11 May 2001 13:45:07 -0700
Jangan menuduh lagi. saya nggak suka dengan tuduhan anda?
mana kalimat yang
menyatakan saya pengagum Karl Marx? Anda nih aneh betul.
Nggak ada hujan,
nggak ada badai, koq nyerang terus, dengan argumen asal-asalan,
tanpa fakta
lagi!!!
----- Original Message -----
From: "Reg ay: Arial; mso-hansi-font-family: Arial; mso-bidi-font-
family: Arial">> wassalam

From: dutamardin umar <[EMAIL PROTECTED]>
Reply-To: [EMAIL PROTECTED]
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: [RantauNet] DPRD: Usir Teolog Amerika!
Date: 10 May 2001 16:02:49 MDT
Rabu, 09/05/2001 Mimbarminang
Kristenisasi Harus Dibabat, DPRD: Usir Teolog Amerika!
Solok, Mimbar Minang -- Tak sejengkal pun ranah Minang yang
berazaskan Syariat Islam (ABS-SBK) ini dibiarkan digerogoti
jaringan kristenisasi internasional, termasuk ranah Nagari Alahan
Panjang Kabupaten Solok. Karena itulah DPRD setempat
sepakat mendukung keputusan rapat khusus KAN, mengusir
Ralph Charles Lewis Jr. seorang teolog Amerika Serikat yang
diduga akan menjadikan tanah kelahiran Buya Natsir itu sebagai
basis gerakan

RantauNet http://www.rantaunet.com
================================================Mendaftar atau berhenti menerima 
RantauNet Mailing List di
http://www.rantaunet.com/subscribe.php3

ATAU Kirimkan email
Ke / To: [EMAIL PROTECTED]
Isi email / Messages, ketik pada baris/kolom pertama:
- mendaftar: subscribe rantau-net [email_anda]
- berhenti: unsubscribe rantau-net [email_anda]
Ket: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung
================================================WebPage RantauNet dan Mailing List 
RantauNet adalah
servis dari EEBNET http://eebnet.com, Airland Groups, USA
================================================

Kirim email ke