Asalamualaikum Wr Wb
Mudah-mudahan kisah dibawah ko ado manfaatno

salam
Yul
----- Original Message -----
From: Gunawan W <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Friday, May 18, 2001 4:49 PM
Subject: Fw: Jangan Tinggalkan Shalat ......................


>
> ----- Original Message -----
> From: Riko Oktavian <[EMAIL PROTECTED]>
> To: Rini Mayasari <[EMAIL PROTECTED]>; Ukhron
> <[EMAIL PROTECTED]>; Gunawan W <[EMAIL PROTECTED]>
> Sent: Wednesday, May 16, 2001 4:58 PM
> Subject: Fw: Jangan Tinggalkan Shalat ......................
>
>
> >
> > ----- Original Message -----
> > From: umis <[EMAIL PROTECTED]>
> > To: Riko <[EMAIL PROTECTED]>
> > Sent: Wednesday, May 16, 2001 11:52 AM
> > Subject: Fw: Jangan Tinggalkan Shalat ......................
> >
> >
> > > Pada suatu senja yang lengang, terlihat seorang wanita berjalan
> > > terhuyung-huyung. Pakaiannya yang serba hitam menandakan bahwa ia
berada
> > > dalam dukacita yang mencekam. Kerudungnya menangkup rapat hampir
seluruh
> > > wajahnya.  Tanpa rias muka atau perhiasan menempel di tubuhnya. Kulit
> yang
> > > bersih, badan yang ramping dan roman mukanya yang ayu, tidak dapat
> > menghapus
> > > kesan kepedihan yang tengah meruyak hidupnya. Ia melangkah
> terseret-seret
> > > mendekati kediaman rumah Nabi Musa a.s.
> > > Diketuknya pintu pelan-pelan sambil mengucapkan uluk salam. Maka
> > > terdengarlah ucapan dari dalam "Silakan masuk". Perempuan cantik itu
> lalu
> > > berjalan masuk sambil kepalanya terus merunduk. Air matanya berderai
> > tatkala
> > > ia berkata, "Wahai Nabi Allah. Tolonglah saya.
> > > Doakan saya agar Tuhan berkenan mengampuni dosa keji
> > > saya." Apakah dosamu wahai wanita ayu?" tanya Nabi
> > > Musa as terkejut. "Saya takut mengatakannya." jawab
> > > wanita cantik. "Katakanlah jangan ragu-ragu!" desak
> > > Nabi Musa. Maka perempuan itupun terpatah bercerita,
> > > "Saya ......telah berzina." Kepala Nabi Musa
> > > terangkat, hatinya tersentak. Perempuan itu
> > > meneruskan, "Dari perzinaan itu saya pun......lantas hamil. Setelah
anak
> > itu
> > > lahir, langsung saya.......  cekik lehernya sampai......tewas", ucap
> > wanita
> > > itu seraya menangis sejadi-jadinya.
> > > Nabi musa berapi-api matanya. Dengan muka berang ia menghardik
> "Perempuan
> > > bejad, enyah kamu dari sini!  Agar siksa Allah tidak jatuh ke dalam
> > rumahku
> > > karena perbuatanmu. Pergi !..." teriak Nabi Musa sambil memalingkan
mata
> > > karena jijik.
> > > Perempuan berwajah ayu dengan hati bagaikan kaca membentur batu,
hancur
> > > luluh segera bangkit dan melangkah surut. Dia terantuk-antuk keluar
dari
> > > dalam rumah Nabi Musa. Ratap tangisnya amat memilukan. Ia tak tahu
harus
> > > kemana lagi hendak mengadu. Bahkan ia tak tahu mau di bawa kemana lagi
> > > kaki-kakinya. Bila seorang Nabi saja sudah menolaknya, bagaimana pula
> > > manusia lain bakal menerimanya?  Terbayang olehnya betapa besar
dosanya,
> > > betapa jahat perbuatannya.
> > > Ia tidak tahu bahwa sepeninggalnya, Malaikat Jibril
> > > turun mendatangi Nabi Musa. Sang Ruhul Amin Jibril
> > > lalu bertanya, "Mengapa engkau menolak seorang wanita
> > > yang hendak bertobatdari dosanya? Tidakkah engkau tahu
> > > dosa yang lebih besar daripadanya?" Nabi Musa
> > > terperanjat . Dosa apakah yang lebih besar dari
> > > kekejian wanita pezina dan pembunuh itu?" Maka Nabi Musa dengan penuh
> rasa
> > > ingin tahu bertanya kepada Jibril. "Betulkah ada dosa yang lebih besar
> > dari
> > > pada perempuan yang nista itu?" "Ada!" jawab Jibril dengan tegas.
"Dosa
> > > apakah itu?" tanya Musa kian penasaran.  "Orang yang meninggalkan
sholat
> > > dengan sengaja dan tanpa menyesal. Orang itu dosanya lebih besar dari
> pada
> > > seribu kali berzina" Mendengar penjelasan ini Nabi Musa kemudian
> memanggil
> > > wanita tadi untuk menghadap kembali kepadanya. Ia mengangkat tangan
> dengan
> > > khusuk untuk memohonkan ampunan kepada Allah untuk perempuan tersebut.
> > Nabi
> > > Musa menyadari, orang yang meninggalkan sholat dengan sengaja dan
tanpa
> > > penyesalan adalah sama saja seperti berpendapat bahwa sholat itu tidak
> > wajib
> > > dan tidak perlu atas dirinya. Berarti ia seakan-akan menganggap remeh
> > > perintah Tuhan, bahkan seolah-olah menganggap Tuhan tidak punya hak
> untuk
> > > mengatur dan memerintah hamba-Nya. Sedang orang yang bertobat dan
> > menyesali
> > > dosanya dengan sungguh-sungguh berarti masih mempunyai iman di dadanya
> dan
> > > yakin bahwa Allah itu berada di jalan ketaatan kepada-Nya. Itulah
> sebabnya
> > > Tuhan pasti mau menerima kedatangannya.
> > > Dalam hadist Nabi SAW disebutkan : Orang yang meninggalkan sholat
lebih
> > > besar dosanya dibanding dengan orang yang membakar 70 buah Al-Qur'an,
> > > membunuh 70 nabi dan bersetubuh dengan ibunya di dalam Ka'bah.  Dalam
> > hadist
> > > yang lain disebutkan bahwa orang yang meninggalkan sholat sehingga
> > terlewat
> > > waktu, kemudian ia mengqadanya, maka ia akan disiksa dalam neraka
selama
> > > satu huqub.  Satu huqub adalah delapan puluh tahun. Satu tahun terdiri
> > dari
> > > 360 hari, sedangkan satu hari diakherat perbandingannya adalah seribu
> > tahun
> > > di dunia.  Demikianlah kisah Nabi Musa dan wanita pezina dan dua
hadist
> > > Nabi, mudah-mudahan menjadi pelajaran bagi kita dan timbul niat untuk
> > > melaksanakan kewajiban sholat dengan istiqomah. Tolong sebarkan kepada
> > > saudara-saudara kita yang belum mengetahui.
> > > Subhanakallahumma wabihamdika asyadu'ala ilaha illa
> > > anta, astagfiruka wa'atubuilaik. Wassalam
> > >
> > >
> >


RantauNet http://www.rantaunet.com
=================================================
Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di
http://www.rantaunet.com/subscribe.php3

ATAU Kirimkan email
Ke / To: [EMAIL PROTECTED]
Isi email / Messages, ketik pada baris/kolom pertama:
- mendaftar: subscribe rantau-net [email_anda]
- berhenti: unsubscribe rantau-net [email_anda]
Ket: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung
=================================================
WebPage RantauNet dan Mailing List RantauNet adalah
servis dari EEBNET http://eebnet.com, Airland Groups, USA
=================================================

Kirim email ke