Untuk yang belum mengintip detik.com:



Inilah Cerita Saksi Pembunuhan Hakim Agung Syafiuddin
Reporter: Nuruddin Lazuardi
detikcom - Jakarta, Pukul 14.30 WIB, Kamis (26/7/2001) jenazah Hakim Agung
Syafiuddin Kartasasmita diberangkatkan dari RSCM menuju Gedung MA untuk
disemayamkan. Bagaimana cerita ditembaknya Syafiuddin, Berikut kesaksian
salah seorang saksi mata peristiwa tragis yang terjadi Kamis pagi tadi.
Saksi mata itu meminta namanya tidak disebutkan karena takut. Saksi ditemui
wartawan di RSCM, Jl Salemba Raya, Jakarta Pusat. Kesaksian dituturkan
dengan gaya bahasa 'saya':
Sekitar pukul 08.30 WIB tadi, saya mendengar suara ledakan sekali dari arah
Jl.Sunter Jaya. Saat itu saya tengah nongkrong di pinggir jalan. Setelah
terdengar ledakan itu, saya melihat dari arah Jl.Sunter sebuah mobil dengan
kecepatan tinggi, oleng. Mobil itu lantas menubruk warung rokok milik Rojali
dan tempat tukang cukur, tak jauh dari tempat saya nongkrong.
Saya melihat ban kanan belakang mobil Honda CRV warna silver Nopol B 999 KZ
yang oleng tadi ditembak oleh 2 orang yang mengendarai motor RX King warna
hitam. Setelah mobil nabrak warung, korban yang ada di dalam mobil sempat
berteriak-teriak: "Tolong, tolong, ada rampok!"
Pengendara motor RX King lantas mengejar mobil itu dan langsung berhenti
tepat di depan warung rokok yang ditubruk mobil korban. Orang yang
membonceng turun dan menodongkan senjatanya ke korban yang ada di dalam
mobil.
Ciri-ciri orang yang menodongkan senjata itu, dia tidak pakai helm, badannya
besar, tingginya sekitar 170 cm, pakai jaket hitam, celana jeans biru, dan
sepatu kets putih. Kulitnya coklat kehitaman. Dia berkumis tipis dan rambut
cepak.
Sedang pengendara yang memboncengkan mengenakan helm, jaket kulit hitam, dan
celana jeans. Saya tidak memperhatikan sepatunya. Karena temannya turun,
orang pakai helm itu juga turun. Dia menyandarkan motornya dalam keadaan
hidup.
Dia lantas mengeluarkan pistol dari perutnya. Dia menodongkan pistol itu
pada orang-orang yang ada di sekitar situ, termasuk pada saya. Dia juga
mengokang senjatanya sambil berujar: "Kamu jangan macam-macam! Minggir
kamu!"
Tiba-tiba dari arah mobil yang nabrak warung itu terdengar 4 kali tembakan.
Kami semua ketakutan. Di antara orang sekitar ada yang melihat korban yang
ditembak menutupi wajahnya dengan tangan. Karena itu ada 2 bekas luka
tembakan di kanan tangan korban.
Setelah bunyi tembakan 4 kali itu, kedua orang itu kabur ke arah Jl.Yos
Sudarso, lantas masuk ke showroom Honda. Kami lalu menolong korban ke RSI
Cempaka Putih. Saat itu korban yang menyetir sendiri kendaraannya masih
bernafas. Tapi setiba di RSI, korban sudah meninggal. (nrl)



RantauNet http://www.rantaunet.com

Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3
===============================================
Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di
http://www.rantaunet.com/subscribe.php3

ATAU Kirimkan email
Ke/To: [EMAIL PROTECTED]
Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama:
-mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda]
-berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda]
Keterangan: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung
===============================================

Kirim email ke