Assalamu'alaikum wr.wb.,
Siapa yang mengecatkan sebelum ini, 'padek kaji uwan'? Nampak sakali kan, nan bahaso Uwan indak kalupo mangkatubahan agamo
Ahmadiyah di milisko. Itulah niaik sarato kainginan uwan ko. Panyakik uwan ko bangkik-bangkikan. Tapi dek kapatangko alah ado nan
ma welcome baliau, carito sataruihno pasti indak kajauah-jauah.
Sarupo biaso, apokoh awak kamanarimo agamo ahmadiyah dikatubahkan di surauko???
Wassalamu'alaikum wr.wb.,
Lembang Alam
| "Uwan Nadri" <[EMAIL PROTECTED]>
06/08/2001 09:08 AM
|
To: <[EMAIL PROTECTED]> cc: Subject: [surau] ISLAM DAN POLIGAMI..3/9 |
ISLAM DAN POLIGAMI....3/9
Assalamu'alaikum wr.wb.
3). Poligami dan Umat Hindu...
Menurut Hazrat Mirza Ghulam Ahmad, pendiri Jemaat Ahmadiyah, kendatipun orang-orang Arya Samaj yang ada di India memandang poligami dengan pandangan benci, namun tidak diragukan lagi bahwa mereka mengakui juga kebutuhan itu yang untuknya kebanyakan manusia terpaksa melakukan poligami. Dan dikarenakan manusia itu adalah "asyraful mahlukat" (makhluk yang paling mulia dan tinggi), hal ini adalah suatu yang sangat penting baginya dan merupakan sebuah jalan yang bagus untuk melestarikan keturunannya, serta menghindarkan dirinya dari kehidupan tidak berketurunan.
Dan hal ini akan nyata sekali, bilamana dijumpai suatu kondisi yang menyangkut seorang isteri yang darinya tidak dapat diperoleh seorang anakpun atau dari padanya yang dilahirkan hanya anak-anak perempuan saja. Bagaimanapun dalam keadaan dan kondisi yang demikian, si suami tentu saja membutuhkan pernikahan yang lain untuk melanjutkan keturunannya. Khususnya bagi pria yang apabila keturunannya terputus tentu akan menimbulkan suatu hal yang sangat disayangkan dan tidak mustahil juga akan menimbulkan kehilangan serta kerugian besar pada harta, kekayaan dan kekuasaannya.
Dalam salah satu tulisannya ( Casymah Ma'rifat) Hazrat Mirza Ghulam Ahmad telah menyinggung betapa pentingnya memahami manfaat dan kegunaan dari sistim poligami itu. Beliau menjelaskan hal ini secara gamblang bahwa sesungguhnya masalah poligami itu telah dilestarikan dalam Al-Qur'an untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan manusia. Dan dari sekian banyak kebutuhan itu, salah satu diantaranya adalah supaya dalam beberapa kondisi, untuk menegakkan dan melanjutkan garis keturunan manusia. Sebab, seperti tetesan air, yang setetes demi setetes akan menjadi lautan, seperti itu pulalah bangsa-bangsa akan terbentuk melalui anak keturunan. Dan disitu tidak ada keraguan sedikitpun, bahwa untuk memperbanyak anak keturunan cara yang sangat baik adalah poligami. Jadi "berkat" yang dalam kata lain dinamakan "banyaknya keturunan" , sarananya yang paling utama untuk mewujudkannya adalah poligami. Itulah sarana dan cara untuk mendapatkan banyak keturunan yang telah dipaparkan oleh Kitab Suci Al-Qur'an.
Lebih lanjut Mirza Ghulam Ahmad menjelaskan:
"Berbeda dengan apa yang diajarkan oleh Al-Qur'an, sarana yang dipaparkan Weda , untuk mendapatkan keturunan ditempuh sarana "nayog" dimana jika dalam rumah tangga seseorang Arya Samaj tidak ada anak dari isteri pertama, demi untuk memperoleh anak keturunan, maka isterinya dia perzinahkan dengan lelaki lain. Tidak hanya satu atau dua hari saja, bahkan bisa saja selama kira-kira 14 tahun si isteri mengadakan hubungan yang demikian dengan lelaki lain itu . Bisa juga kurang dari waktu itu dan selanjutnya anak-anak yang lahir dari laki-laki lain tersebut, sepertinya anak ayam akan dibagi dua. Separoh akan diambil oleh suami perempuan itu dan separoh lagi akan diambil oleh laki-laki yang dengannya telah dijalinkan hubungan demi memperoleh anak-anak tersebut."......(Casymah Ma'rifat, hal 234, Edaran Khusus 18/98).
Sekarang ini walaupun orang-orang Arya tidak membenci pekerjaan tersebut, namun banyak juga dari kalangan mereka sama sekali tidak setuju dengan ajaran Weda ini didalam hati mereka. Dan seperti orang-orang Islam lainnya, pada waktu dan kondisi yang membutuhkan keturunan, tampaknya mereka lebih cenderung memilih untuk kawin lagi. Dari itu nyatalah bahwa fitrat orang-orang Hindu yang baikpun , bila dihadapkan kepada situasi dan kondisi yang demikian akan , memilih untuk melakukan poligami atau kawin lagi.
Pada waktu kehidupan Hazrat Mirza Ghulam Ahmad (di penghujung abad ke 19), menurut beliau di daerah Punjab (salah satu propinsi di India waktu itu, sekarang Pakistan, Peny. ) diketemukan ribuan orang-orang Hindu yang kaya raya memiliki dua atau tiga isteri dalam satu waktu. Akan tetapi selain hanya kelompok kecil orang Arya yang melaksanakan memilih kehidupan "nayog" tadi, tidak ada seorang Hindu yang mulia dan terhormatpun yang menyetujui dan mengatur supaya isteri mereka yang cantik itu tidur seranjang dengan lelaki lain. Yang demikian itu, bila memang terjadi, jika bukan suatu hal yang tanpa harga diri, maka apa lagi namanya kalau bukan sikap yang tidak punya harga diri dan tidak bermalu?
Akan tetapi budaya memiliki banyak isteri seperti halnya orang-orang Islam, dikalangan orang Hindupun sebenarnya telah berlangsung sejak waktu yang lama, dan hal tersebut berlanjut terus berlaku dikalangan para raja Hindu pada waktu sekarang.Dan dengan demikian budaya memiliki banyak isteri itu tidak hanya timbul dikalangan orang-orang Hindu pada zaman sekarang ini, melainkan poligami yang dilakukan tokoh suci orang-orang Hindu yang disebut "avatar" juga terbukti. Ada disebutkan bahwa Khrisna memiliki ribuan isteri. Dan jika kita menganggap uraian dan kisah itu sebagai suatu hal yang mengada-ngada, maka tidak diragukan lagi bahwa beliau paling tidak memiliki sepuluh atau dua puluh orang isteri.
Ayah Raja Ram Chandra juga memiliki dua orang isteri dan sejauh yang diketahui di dalam Weda sendiri tidaklah ditemukan larangan untuk melakukan poligami. Jika memang ada larangan berpoligami, mengapa orang-orang suci itu melakukan hal-hal yang bertentangan dengan Weda? Demikian pula Baba Nanak Sahib seorang tokoh kaum Sikh yang juga dikalangan Hindu merupakan tokoh suci besar diriwayatkan juga memiliki dua orang isteri.
bersambung
Wassalamu'alaikum wr.wb.
Nadri Saaduddin
Jalan Rambutan B-32
Telp. (0765 ) - 93072
Duri 28884
Riau Daratan , INDONESIA
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor ---------------------~-->
Small business owners...
Tell us what you think!
http://us.click.yahoo.com/vO1FAB/txzCAA/ySSFAA/IYOolB/TM
---------------------------------------------------------------------~->
"Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh
kepada yang ma'ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah"
ALI IMRAN (3:110)
===============================================================================
Alamat-alamat e-mail Surau:
Mengirimkan artikel/opini : [EMAIL PROTECTED]
Mendaftarkan diri : [EMAIL PROTECTED]
Mengundurkan diri sementara : [EMAIL PROTECTED]
Kembali aktif : [EMAIL PROTECTED]
Mengundurkan diri selamanya : [EMAIL PROTECTED]
Kontak Admin : [EMAIL PROTECTED]
Your use of Yahoo! Groups is subject to http://docs.yahoo.com/info/terms/

