----Original Message Follows---- From: "rudy gunawan syarfi" <[EMAIL PROTECTED]> Reply-To: [EMAIL PROTECTED] To: [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED] CC: [EMAIL PROTECTED] Subject: Re: [keadilan4all] Japanese Red Army Date: Wed, 12 Sep 2001 14:00:32 +0700 Saya turut berduka cita atas insiden ini, terutama untuk kemalangan warga dan korban yang tidak berdosa. USA sedang mencari dalangnya, dan semoga yang dituduh benar2 orang yang melakukannya saja bukan cari kambing hitam dan langsung menuduh kelompok tertentu. Mendengarkan pidato Presiden Bush dan PM Inggris Tony Blair setelah kejadian di CNN, bahwa pelakunya adalah "kelompok fanatik, new evil in this world, bastard dan kecaman keras lainnya", adalah sangat mungkin dan kentara mereka sepertinya akan mengarahkan tuduhan pada Kelompok Islam garis keras, atau mungkin juga arahnya Japanese Red Army, kita lihat perkembangannya nanti. Bagi saya akan lebih bijaksana bila mereka menyelidiki dulu dengan berbagai kecanggihan mereka sebelum menuduh kelompok tertentu yang hanya akan menimbulkan fitnah dan konflik baru. Rudy Gunawan Syarfi -- On Wed, 12 Sep 2001 17:59:31 Arnoldison wrote: >Japanese Red Army Diduga Terlibat dalam Serangan di AS >Tgl. publikasi: 12/9/2001 10:10 WIB > >eramuslim - Jordania - Japanese Red Army (JRA), salah satu organisasi >bersenjata terlarang beraliran kiri di Jepang menyatakan bertanggung >jawab atas serangan berantai terdahsyat yang menimpa jantung negara >adidaya AS (11/9). Pernyataan ini dinyatakan seorang tak dikenal yang >mengaku berasal dari JRA kepada harian nasional Wahdah terbitan >Jordania via Telepon. JRA menyatakan bahwa serangan tersebut merupakan >"pembalasan atas korban Hiroshima dan Nagasaki 1945" dan menyatakan >bahwa tragedi tersebut merupakan Pearl Harbour II. Pearl Harbour I >terjadi pada tahun 1941 dan menewaskan 1941 oleh tentara Jepang dan >menjadi pemicu perang dunia II. > >Fakhri Qawar pemimpin redaksi harian Wahdah menceritakan bahwa >kantornya mendapat telepon dari seorang tak dikenal yang mengaku >berasal dari JRA. "Ia tidak berbahasa Arab namun berbahasa Inggris >dengan dialek asing dan menyatakan bertanggung jawab lewat televon >terhadap tragedi penyerangan atas AS. Ia juga menyatakan bahwa aksi >itu merupakan pembalasan atas korban tragedi Hiroshima dan Nagashaki." >Sayangnya, tutur Fakhri, penelepon gelap itu tidak memberi penjelasan >lebih jauh karena segera menutup telepon. > >JRA berdiri pada 1969 dengan anggota kurang lebih 400 orang bergabung >yang didirikanoleh Liga Komunis Jepang di bawah pimpinan Fusako >Shigenobu. Pemerintah Jepang sendiri telah menyatakan kelompok ini >sebagai kelompok terlarang dan telah menangkap lebih dari 50 >anggotanya ketika mereka melakukan latihan militer gelap di daerah >gunung Fuji, dekat Tokyo. JRA tercatat telah melakukan sejumlah aksi >teror. Antara lain serangan berani mati dengan senjata mesin dan >granat di lapangan udara Tel Aviv tahun 1972, sehingga menewaskan >lebih dari 24 orang dan melukai 76 oarang lainnya. Selain itu >padatahun 1988, JRA dikomandoi oleh Yu Kikumura amelakukan peledakan >di jalan raya New Jersey. > >Setelah dilarang, JRA menghentikan operasi militernya di Jepang dan >sebagian anggotanya bermukim di berbagai tempat, antara lain Libanon. >Sebagian anggotanya bergabung dalam gerakan revolusi di Amerika Latin, >termasuk di Peru dan Kolombia. (na/iol) > -- _________________________________________________________________ Get your FREE download of MSN Explorer at http://explorer.msn.com/intl.asp RantauNet http://www.rantaunet.com Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3 =============================================== Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di http://www.rantaunet.com/subscribe.php3 ATAU Kirimkan email Ke/To: [EMAIL PROTECTED] Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama: -mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda] -berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda] Keterangan: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung ===============================================

