>From: [EMAIL PROTECTED]
>Reply-To: [EMAIL PROTECTED]
>To: [EMAIL PROTECTED]
>CC: [EMAIL PROTECTED]
>Subject: [RantauNet] Dibiarkan atau diperhatikan?
>Date: 15 Sep 2001 03:49:45 -0700
>
>KAJIAN FENOMENA: "DIBIARKAN ATAU DIPERHATIKAN?"
>
>JAKARTA (RantauNet): Saya prihatin membaca kekhawatiran dunsanak terhadap nasib saudara2 kita yang hidup dalam ancaman teror di AS. Karena itu izinkanlah saya memaparkan apa yang menurut saya adalah, "Siapa sih yang sesungguhnya dilindungi Allah dari tragedi WTC itu?"
>
>Ada fenomena baru di AS berupa kesadaran kolektif kaum intelektual negeri Paman Sam itu untuk introspeksi, koreksi diri. Saya tak peduli dengan sekelompok kaum yang kerjanya hanya menuding, menuduh tanpa bukti. Tapi saya sangat perhatian dengan mereka yang mau peduli untuk serta mengimbau & mengingatkan.
>
>Dalam laporan yang ditulis Gustav Niebuhr dari The New York Times dan dikutip Yahoo.com, diberitakan seorang Jerry Falwell, politikus ternama AS dengan pedas mengkritik negaranya sendiri sebagai "terlalu sekuler" sampai-sampai sesat dari firman Tuhan.
>
>Menurut Falwell, kaum sekuler yang tergabung dalam Amerincan Civil Liberites Union (ACLU), gerakan pendukung praktek aborsi, pendukung kaum homo dan pihak-pihak di pengadilan2 federal yang melarang doa dipanjatkan di sekolah-sekolah sebagai salah satu sebab Allah menarik perlindungan bagi AS.
>
>Falwell adalah mentri baptis yang juga merangkap penasehat Liberty University di Lynchburg, Va. Menurutnya, ACLU layak dipersalahkan atas tragedi WTC.
>
>Dia mengatakan itu dalam naskah tertulis yang dibacakan dalam program spiritual "The 700 Club" yang disponsori Pat Robertson, seorang penyiar spiritual Kristen terkemuka di AS.
>
>"Saya secara tulus percaya bahwa usaha kolektif dari kelompok-kelompok sekuler pada generasi sebelumnya berakibat pada busuknya sekolah-sekolah dan tempat-tempat umum hingga kita semua rentan (dari malapetaka)," kata Falwell.
>
>Dia menambahkan dari analisa teologis, kebijakan2 yang dibuat oleh kelompok2 sekuler itu telah menghina Tuhan sehingga serangan (musibah) dalam bentuk apapun dengan mudah datang.
>
>Dia tidak percaya dengan anggapan bahwa Tuhan tak ada kaitan dengan tragedi itu. Justru Tuhan, kata dia, cenderung "membiarkan" musibah itu terjadi. "Dia telah menarik perlindungan-Nya."
>
>Dia menambahkan, "Saya percaya jika Amerika tak cepat kembali kepada keyakinan agama yang murni, kita mungkin bakal mendapat lebih banyak musibah di masa depan."
>
>Menurut Pat Robertson, di AS terjadi pembusukan sosial karena kompetisi untuk harta kekayaan, kesenangan materi dan seksualitas sehingga lalai dari jalan Tuhan. Kondisi itu, katanya, membuat rakyat AS semakin keropos.
>
>"Mereka yang telah mensekulerkan AS. Saya langsung tunjuk hidung saja, hey kalian telah ikut menyebabkan semua ini terjadi," tutur Pat mengacu pada putusan hakim2 di pengadilan2 AS yang melarang doa di sekolah2 dan kelompok2 pro-pornografi dan kebebasan seksual.
>
>FENOMENA TRAGEDI WTC
>
>Menurut saya, wacana-wacana religius yang dilontarkan Falwell dan Robertson akan semakin menghangat pasca tragedi WTC. Hal itu diharapkan sedikit banyak menimbulkan kesadaran kolektif masyarakat Barat untuk kembali ke nilai-nilai spiritual (takwa) yang sesungguhnya.
>
>Dalam Quran disebut dengan istilah, "MEMURNIKAN KETAATAN KEPADA ALLAH."
>
>Saya melihat, tragedi WTC hanyalah sebuah "bidak" dalam "blue print" sunatullah untuk mengingatkan saudara2 intelektual di AS yang selama ini salah jalan untuk mau kembali ke jalan yang diridhoinya.
>
>"Dan kami uji mereka dengan kebaikan dan keburukan supaya mereka kembali (ke jalan Kami)," firman Allah seperti dikutip Quran.
>
>Karena itu, kita tak perlu khawatir tentang dunsanak2 di AS karena justru mereka dikelilingi oleh kaum-kaum cerdas yang masih disayangi Allah yang kalaulah mereka salah jalan, tentu akan digiring kembali oleh Al Alim wa'l Jabbar supaya mau kembali ke jalur-Nya.
>
>"Dan kalau mereka bertindak melampaui batas, sesungguhnya azabku sangat keras," kata Allah seperti dikutip Quran.
>
>Salah satu sebab karena manusia2 cerdas adalah aset yang akan ikut berpartisipasi aktif dalam proses penyempurnaan cahaya (akal) di jagad raya ini.
>
>Cahaya (aqal) manusia sangat penting, karena komponen itulah yang membuat Adam AS lebih mulia dari Malaikat di majelis Allah --ditandai dengan patuhnya malaikat memberi hormat (sujud) di depan Adam.
>
>Kita jangan lupa bagaima istimewanya Ibrahim di mata-Nya karena dia bisa menemukan Tuhan dengan mengerahkan akal, tanpa didului wahyu apapun. Sepertinya Tuhan bangga dan berkata, "Ini lho, prototipe ciptaan-Ku yang sesungguhnya."
>
>Karena itu wajar kalau Ibrahim menyandang segala predikat "INSAN" seutuhnya. Menyandang atribut Islam belum menjamin seseorang itu menjadi Muslim (manusia seutuhnya) yang diajarkan Ibrahim dan keturunannya yang menjadi Nabi dan Rasul Allah.
>
>Menurut saya, semua gerakan/aktifitas yang mendukung penyempurnaan akal di muka bumi berarti selaras dengan sunatullah (grand system). Dan gerakan yang selaras dengan sunatullah dan penyempurnaan akal pastilah menang.
>
>"Dan kamu tak akan mendapati ada perubahan apapun pada sunatullah itu," tegas Allah seperti dikutip Quran.
>
>Sementara aktifitas yang malas mencari solusi, mematikan kreatifitas akal, alam kebodohan, kebencian, permusuhan dan segala sifat jelek lain (satanic) hanya "zat penguji" untuk menemukan format penyemurnaan cahaya (akal) tersebut.
>
>"Kami lemparkan yang haq (logika, kebenaran, kekuatan aqal) dengan serta merta yang bathil (bodoh, terkungkung, satanic) sirna," lanjut Quran.
>
>Motivasi dari kesemua itu, menurut Quran adalah karena, "Tuhan hendak menyempurnakan cahaya-Nya di muka bumi."
>
>Karena itu izinkan saya bertanya, "Adakah makhluk super cerdas atau super kuat di jagad ini yang mampu menentang kehendak Allah? Masih adakah manusia2 sekelas Firaun itu dalam umat pertengahan ini?"
>
>Saya berharap di masa pasca tragedi WTC, kita bisa menyaksikan adanya peningkatan spiritual (takwa) di kalangan masyarakat dunia via simpul-simpul wacana yang ditransmisikan dari negara Paman Sam tersebut.
>
>Ini penting karena negara-negara berkembang termasuk negara-negara Islam ("sepertinya") kurang bisa diharapkan sebagai pusat simpul transmisi wacana penyempurnaan akal yang dimaksud di atas.
>
>Amat disayangkan kalau ada negara beratribut "Islam" yang justru menjadi sarang penyamun, kartel obat bius, markas teroris, kampung maling, industri barbar, pabrik mesin pembunuh, sentra-sentra provokasi/penghasut, dll, walaupun semua tak lepas dari pengetahuan, izin, azab dan kehendak Allah SWT.
>
>NOTE: Sekedar untuk penyegaran, tregedi WTC mengandung sejumlah faktor koinsiden yakni angka 11. Saya minta dunsanak2 nan santiang di RantauNet ko ikut mencoba memecahkan fenomena kode ini. Siapa tahu bermanfaat buat kita semua (dikirim oleh emailer berkode nama: "Mirjana Raskov").
>
>1. Tanggal kejadian 9/11, 9+1+1=11
>2. Emergency Call favorit di AS: 911
>3. 9 Sept. adalah hari ke 254 tahun ini. 2+5+4=11
>4. Kode area Iraq/Iran: 119
>5. Bentuk tower bersanding seperti angka 11
>6. Pesawat penabrak: Flight 11 on board 92 (9+2=11)
>7. New York City = 11 huruf
>8. Afghanistan = 11 huruf
>9. The Pentagon = 11 huruf
>
>Cukup sekian dulu
>ttd:
>(Esteranc Labeh)
>JKT
>

> Angko 11,indak ado kanai manganai jo tragedi nan balaku.Adopun angko kalau di kalkulasikan bisa juo jadi angko lain.Tapi angko nan paling mustahak iolah 1USD  = Rp5000,-bak kecek syahril sabirin baru diangkek jadi gubernurBI,atau angko nan 1RM =Rp 1000,-(atau ringgit malaysia kambali saribu rupiah.Namun sabarek kito mamandang,kito labiah barek mamikua,baban kiniko.huallahualam......

                                                        syams razak

>
>
>____________________________________________________
>Dapatkan email gratis Anda di http://mail.astaga.com
>
>RantauNet http://www.rantaunet.com
>
>Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3
>===============================================
>Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di
>http://www.rantaunet.com/subscribe.php3
>
>ATAU Kirimkan email
>Ke/To: [EMAIL PROTECTED]
>Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama:
>-mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda]
>-berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda]
>Keterangan: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung
>===============================================


Get your FREE download of MSN Explorer at http://explorer.msn.com
RantauNet http://www.rantaunet.com Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3 =============================================== Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di http://www.rantaunet.com/subscribe.php3 ATAU Kirimkan email Ke/To: [EMAIL PROTECTED] Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama: -mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda] -berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda] Keterangan: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung ===============================================

Kirim email ke