Alexander The Great kan hidup sebelum Masehi (sebelum Jesus). Masih zaman Romawi-Yunani. Kalau hubungannya dengan "tanduk", ya, mungkin saja terhubung dengan tentara Viking. tetapi kan tentara Viking ini juga yang menyerbu pusat-pusat Islam, dan terkenal barbar. Sorry, just short comment IJP -----Original Message----- From: Evi <[EMAIL PROTECTED]> To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]> Date: Saturday, September 22, 2001 8:24 AM Subject: Re: [RantauNet] Tanduak Hewan di TAMBO Minang >Dunsanak, menarik juga, karena Lapau merupakan lahan subur untuk manambo >atau maota, saya tertarik juga dengan masalah tanduk ini untuak di tambokan >di hari Sabtu pagi yang cerah ini. > >Sepertinya nyiak muyang awakko mempunyai persoalan yang tak terselasaikan >seputar masalah tanduak yang lama kelamaan tampaknya menjadi simbol obsesi >tersendiri di Ranah Minang,yo. Tanduak kabau mungkin mengejawantah pada >gonjoang rumah gadang, tapi bagaimana pula dengan tanduak ruso yang >didongengkan orang dalam cerita Sang Sapurba?Saya pernah di dongengi seperti >ini: Once upon a time, seorang Poyang yang berasal dari negeri Hindu >mendarat di ke tanah emas hijau dan kemudian bermukim di kawasan Bukit >Siguntang- Palembang. Disana ia kawin dengan Puteri si Lebar Daun. Dasar >seorang petualang(penakluk?), tak cukup hanya berkembang biak dengan satu >puteri dan sejengkal tanah di Bukit Siguntang, kemudian dia meneruskan >perjalanan sampai ke Sungai Indragiri dan terus marambah masuk ke tanah >Minangkabau. Karena ia datang dengan mahkota bercabang seperti tanduk rusa, >maka oleh penduduk asli dia disebut sebagai Rusa yang datang dari >laut.Banyak kecek, menang pengalaman dan tahu bagaimana caranya memanangkan >pertarungan, Sang penakluk yang sekarang di beri nama Sang Sapurba kemudian >diangkat menjadi raja dan mendapat seorang puteri yang paling cantik plus >paling bahenol untuk kembali dikawini: Indo Jelita. Dari perkawinan inilah >lahir raja beneran (sepanjang tambo tentu saja) yang bergelar Paduka Basa >alias Datuk Ketemanggungan. > >So, jika Zulkarnaen atau si Alexander yang berasal dari Eropa memang pernah >sampai merangsak benua India, mungkin ota orang minang bahwa nenek moyang >mereka adalah Alexander the Great mungkin ada benarnya. Setidaknya, walau >bukan keturunan langsung, mereka pernah mendengar cerita-cerita bernada >heroik yang mungkin juga di bawa oleh para prajurit bertopi; anak buah >Zulkarnaen yang kabur dari medan perang.Tetapi menjadi orang taklukan dan >keturunan sang penakluk adalah cerita yang berbeda. > >Evi > >----- Original Message ----- >From: Syafrinal Syarien <[EMAIL PROTECTED]> >To: <[EMAIL PROTECTED]> >Sent: Saturday, September 22, 2001 8:53 PM >Subject: Re: [RantauNet] TAMBO Minang > > >> Tambo itu produk dari budaya Minang nan banyak berdasarkan sastra lisan >> (hehehehe...iko istilah ilmiah snek ha). >> Istilah kasa-e, tambo tu asal-e dari produk ota. >> Mangko-e banyak isi tambo tu indak jauah dari ota. >> >> (Note: ota tidak sama dengan "orang tua asuh"). >> >> >> ----- Original Message ----- >> From: "Alma Wardi" <[EMAIL PROTECTED]> >> To: <[EMAIL PROTECTED]> >> Sent: Friday, September 21, 2001 11:18 AM >> Subject: [RantauNet] TAMBO Minang >> >> >> > kalau urang minang sejarahnyo dari Iskandar Zulkarnain >> > , bararti jauh marantau nyo >> > >> > Zulkarnain bahasa arab artinyo punyo duo tanduak dan >> > itu adalah topi nya orang viking di Eropa sana ? >> > >> > mungkin ado yg bisa manjalehkan ? >> > >> > Malin Muncak >> > >> > > > RantauNet http://www.rantaunet.com Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3 =============================================== Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di http://www.rantaunet.com/subscribe.php3 ATAU Kirimkan email Ke/To: [EMAIL PROTECTED] Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama: -mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda] -berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda] Keterangan: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung ===============================================

