Wa'alaikum Salam, Baik, mari kita diskusikan saja. Saya koq merasa "gamang" atas keinginan untuk memutuskan hubungan diplomatik dengan USA. Jangan dilihat secara emosional, bahwa dengan memutuskan hubungan dengan USA, kita bisa mencari pasaran baru, taruhlah negara-negara seperti China, Sovyet, India, atau Timur Tengah. Kenapa? Pemutusan hubungan diplomatik dengan USA akan berlanjut dengan persoalan-persoalan berikutnya, yaitu hubungan dengan negara-negara sekutu USA, termasuk Australia, Singapura, Jepang, Arab saudi, Inggris, Perancis, dan lain-lainnya. Apalagi kalau argumen yang diungkapkan hanya mengutip Hartoyo.
Ini persoalan pertama. Persoalan ini juga akan berlanjut kepada hubungan antar warga negara. Muslim di Amerika sudah mencapai jumlah signifikan, dan lambat laun akan mempengaruh policy Amerika dalam politik globalnya. Tinggal menunggu waktu, sebagaimana dengan lambatnya mobilitas vertikal kaum negro. Sampai sekarang, saya belum mendengar ada presiden Amerika berkulit hitam, apalagi presiden wanita. Artinya apa, Amerika bukan hanya Bush, Clinton, Kisinger, dllnya, tetapi sangat muti rasial. Ketika Indonesia memutuskan hubungan diplomatik dengan USA, akan sulit sekali berhubungan dengan muslim yang ada di sana. bagaimana mau menegakkan Daulah Islamiyah dalam kondisi tidak saling berhubungan antara sesama muslim? Ketika ada WN Indonesia menentang perang di Afganistan (termasuk saya), itu masih bisa dibenarkan. Toh WN Amerika sendiri banyak yang menentang perang, sekalipun jumlahnya tidak signifikan. Aspirasi politik kan boleh-boleh saja, lha wong sifatnya sunatullah. Tetapi memutuskan hubungan diplomatik, mengemplang utang, dllnya? Apa benar sudah digali secara menyeluruh? Tolong saya dikasih tahu, apakah memang lebih banyak sisi positif, daripada negatif, dengan memutuskan hubungan dengan Amerika itu? Kalau argumen yang menyertai email ini, terus terang bagi saya terlalu heroik, dan dasar logikanya masih kabur.... Wassalam, ijp ----- Original Message ----- From: MULYADI <[EMAIL PROTECTED]> To: 'Accounting Surabaya' <[EMAIL PROTECTED]> Cc: <[EMAIL PROTECTED]> Sent: Friday, October 19, 2001 4:25 PM Subject: [RantauNet] Kembali kemajapahit > Assalamu'alaikum wahmatullahi wabarakatuh > > Mohon jangan di balas e-mail saya ini, cukup di pahami, berfikir sendiri2 > saja. > > > > Terima kasih > --- > Outgoing mail is certified Virus Free. > Checked by AVG anti-virus system (http://www.grisoft.com). > Version: 6.0.282 / Virus Database: 150 - Release Date: 9/25/01 > > > > > RantauNet http://www.rantaunet.com Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3 =============================================== Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di http://www.rantaunet.com/subscribe.php3 ATAU Kirimkan email Ke/To: [EMAIL PROTECTED] Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama: -mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda] -berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda] Keterangan: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung ===============================================

