> >Makna Al Fatihah
> >
> >Publikasi: 17/11/2001 14:49
> >
> > <http://www.eramuslim.com/article/topiclist/0>
> >
> >eramuslim - Tidak ada ayat yang paling sering dibaca oleh setiap muslim
> >dalam setiap hari berulang-ulang kecuali surat Al-Fatihah. Surat ini
wajib
> >dibaca paling tidak 17 kali dalam rentangan waktu yang bervariasi dari
mata
> >mulai terbuka sampai mata menginginkan tertutup.   Atau dengan kata lain
> >dibaca ketika waktu subuh 2X ketika hendak memulai suatu pekerjaan,
dibaca
> >4X dalam waktu  orang bersiap-siap beristirahat dari lelahnya bekerja,
> >dibaca 4X saat orang bersiap-siap menyelesaikan pekerjaan, dibaca 3X saat
> >menjelang malam, dan dibaca 4X saat orang akan membaringkan tubuhnya ke
> >pembaringan untuk menghadapi hari esok.   Mengapa Allah SWT dan Rasul-Nya
> >SAW memilihkan Al-Fatihah? Sudah tentu ini memiliki arti yang dalam dan
> >pelajaran yang sangat berharga bagi setiap muslim karena surat tersebut
> >merupakan penghulu dari Al-Qur'an dan merupakan inti dari ajaran Islam
yang
> >sesungguhnya.   Oleh karena itu Allah SWT selalu mengingatkan dengan
surat
> >tersebut supaya ummat Islam tahu akan jalan kebenaran yang sesungguhnya
yang
> >diridhoi oleh Allah SWT di waktu-waktu yang istimewa yang dilakukan dalam
> >perjalananan harian seseorang.   Apa makna yang begitu dalam dari surat
> >tersebut? Pertama, Allah SWT membuka surat tersebut dengan ayat
> >Bismillaahirrahmaanirrahiim. Ini artinya seorang muslim sudah diingatkan
> >untuk menyebut nama Allah dan mengatasnamakan Allah ketika hendak memulai
> >aktivitas sampai menutup matanya.   Kenapa harus demikian?, karena Allah
> >yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Ketika mata mulai terbelalak dari
> >tidur, itu karena kasih Allah, ketika manusia mencari rezeki dan
> >mendapatkannya karena kasih Allah, ketika manusia mendapatkan
> >kemuliaan-kemuliaan, dan kenikmatan-kenikmatan dalam perjalanan harinya
> >semuanya karena kasih Allah SWT.   Setelah Allah SWT mendahulukan sifat
> >kasih-Nya, Allah SWT mendeklarasikan sifatnya yang lain yaitu Maha
> >Penyayang. Allah akan memilih diantara hamba-hamba-Nya sesuai dengan
> >tingkat ketaatannya dan perbuatannya pada-Nya.   Allah SWT sudah
memberikan
> >segala-Nya kepada manusia mulai dari rezeki, petunjuk melalui para Nabi
dan
> >kitab-kitab-Nya, lalu Allah SWT akan memilih siapa diantara mereka yang
> >mengikuti petunjuk-Nya.   Lalu setelah Allah SWT memperkenalkan sifat
Rahman
> >dan Rahim-Nya. Allah mengingatkan kita kembali untuk memuji Allah SWT.
> >Memuji akan kebesarannya sebagai penguasa Alam semesta ini yang mengatur
> >semuanya berjalan rapi termasuk nikmat, kemegahan, rezeki, dan
> >kemuliaan-kemuliaan pada diri  hambanya.   Atas semua yang telah
> >didapatkannya itu, Allah mengingatkan  kembali ,"Akulah yang Maha
Pengasih
> >lagi Maha Penyayang".   Kedua, Allah SWT menyatakan bahwa Aku yang
mengusai
> >hari Pembalasan. Untuk membuktikan sifat Maha Penyayangnya Allah, Allah
SWT
> >memberikan satu step  kehidupan lain dari kehidupan fana menuju kehidupan
> >abadi.   Barangsiapa yang mengikuti petunjuk-Nya maka ia akan mendapatkan
> >kasih dan sayang Allah SWT. Dan barangsiapa yang meninggalkan petunjuknya
ia
> >hanya mendapatkan kasih  Allah SWT di dunia ini saja.   Dengan demikian
> >orang-orang yang beriman ia mendapatkan dua keuntungan sekaligus di dunia
> >dan akhirat. Tapi orang-orang kafir hanya mendapatkan keuntungan di dunia
> >ini saja.   Oleh karena itu Allah SWT menegaskan " hanya kepadakulah kamu
> >meminta dan hanya kepadakulah kamu memohon pertolongan. Yang bisa
memberikan
> >sesuatu dan memberikan pertolongan hanyalah Allah SWT dan jangan
> >bersandarkan  kepada sesuatu yang fana.   Kemegahan dunia, kesuperpoweran
> >dunia dan kejayaan suatu bangsa adalah tempat sandaran yang lapuk laksana
> >kayu yang  dimakan rayap. Lama kelamaan ia akan hancur ditelan masa.
Sudah
> >banyak contoh kejayaan dan kehebatan umat manusia di dunia ini tapi
semuanya
> >hanya tinggal sejarah dan kenang-kenangan. Betapa hebatnya Romawi dan
Persia
> >tapi ia bisa ditaklukkan dengan izin Allah. Betapa hebat dan megahnya
> >kekuasaan ummat Islam tapi karena mereka meninggalkan Islam dan dengan
izin
> >Allah semuanya hanya tinggal kenangan belaka. Betapa hebat dan gagahnya
Uni
> >soviet tapi bisa ditaklukkan oleh bangsa yang 'lugu' dan miskin di
> >Afghanistan.   Ketiga, jalan yang lurus hanya milik Allah SWT dan Allah
yang
> >memberikan. Setelah kita memahami bahwa Allah tempat meminta dan memohon
> >pertolongan, maka mintalah kepada Allah agar diberikan jalan yang lurus
dan
> >memohon pertolongan untuk mendapatkannya.   Diwajibkan membaca surat ini
> >berulang-ulang adalah salah satu bukti bahwa tidak mudah untuk
mendapatkan
> >jalan yang lurus. Oleh karena itu Allah SWT tidak ingin menghukum
hambanya
> >sebelum peringatan, rahmat, dan petunjuk  jalan yang benar, Allah berikan
> >terlebih dahulu.   Jadi ada sesuatu yang krusial dan sangat penting dalam
> >kehidupan manusia sehingga Allah SWT memerintahkan untuk mengulang-ulang
> >surat ini. Allah SWT tidak menginginkan hamba-Nya tersesat dan jauh dari
> >petunjuknya. Karena  sifat dasar manusia adalah cenderung menuju
kesesatan
> >dan kesombongan.   Keempat, Apa jalan yang lurus itu? Allah SWT
menjawab,"
> >Jalan yang lurus itu adalah jalan orang-orang yang telah dianugerahkan
ni'
> >mat kepada mereka bukan jalan mereka yang dimurkai (Yahudi) dan bukan
pula
> >jalan mereka yang sesat (Nasrani)".   Allah SWT dengan jelas menunjuk
> >orang-orang yang ia murkai dan sesat yaitu Yahudi dan Nasrani. Karena
mereka
> >yang paling keras permusuhannya dengan ajaran Islam. Mereka yang telah
> >menutup ayat akan datangnya seorang Rasul  pembawa khabar gembira
(Muhammad
> >SAW) dari kitab Taurat dan Injil untuk menentang Rasul Allah. Mereka yang
> >senantiasa memiliki agenda tersembunyi untuk memerangi Islam dan
menjauhkan
> >umatnya dari Al-Qur'an dan dari orang-orang yang telah diberikan nikmat.
> >Tapi apa yang terjadi pada saat ini. Seakan-akan surat yang kita baca
> >berulang-ulang tersebut tanpa makna sama sekali. Masih banyak muslim yang
> >bergandengan tangan dengan apa yang Allah katakan tersebut hanya untuk
> >mendapatkan keuntungan ekonomi dan bertahannya tahta.   Allah tidak malu
> >menyatakan mereka sesat. Tapi umat Islam semakin jauh dari permintaannya
> >untuk mendapatkan jalan yang lurus. Akhirnya sholat hanya tinggal sholat
> >tanpa bisa memetik makna dari sholat itu sendiri. Itulah realita umat
Islam
> >pada saat ini. Sungguh memprihatinkan. Merasa mendapatkan jalan yang
lurus,
> >tapi sesungguhnya kesesatan yang didapat.  Semuanya hanya
> >ritualitas-ritualitas belaka tanpa memberikan dampak sedikit pun terhadap
> >kehidupan dunia ini selain kehinaan.   SuharsoDepartment of Applied
> >Chemistry  Curtin University of Technology
>


RantauNet http://www.rantaunet.com

Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3
===============================================
Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di
http://www.rantaunet.com/subscribe.php3

ATAU Kirimkan email
Ke/To: [EMAIL PROTECTED]
Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama:
-mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda]
-berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda]
Keterangan: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung
===============================================

Kirim email ke