JAKARTA (Media): Soal iuran lampu penerangan lapak kaki lima ternyata
bisa menimbulkan perkelahian massal. Di Pasar Minggu, Jakarta
Selatan, Senin (26/11) sekitar pukul 21.00, ratusan pedagang asal
Cirebon menguber-uber para pedagang asal Padang akibat Marjo, 47,
kawan mereka yang selama ini menjadi koordinator iuran lampu
penerangan lapak kaki lima, dibacok hingga mengalami luka di bagian
kepala dan punggung saat menarik iuran.

Peristiwa bermula ketika Marjo yang dipercaya menjadi koordinator
penagihan lampu penerangan lapak bersama anak buahnya berkeliling
menagih uang iuran lampu. Salah seorang anak buah Marjo menemukan
seorang pedagang kaki lima yang memasang dua lampu, tapi hanya mau
membayar satu lampu. Ia lalu melaporkan hal itu kepada Marjo, dan
Marjo pun datang untuk menegur pedagang asal Padang itu.


Namun, teguran Marjo ditanggapi lain oleh pedagang itu. Ia tidak bisa
menerima teguran itu hingga terjadilah cek-cok mulut di antara
keduanya. Tidak beberapa lama cek-cok berlangsung, keduanya lalu
terlibat perkelahian dan baku pukul.

Beberapa pedagang berhasil melerai perkelahian itu. Namun, tiba-tiba
Mardjo berteriak kesakitan karena ada yang membacoknya dari belakang
hingga kepala dan punggungnya luka parah. ''Pelakunya langsung kabur,
dan hingga saat ini belum ketahuan siapa orang itu,'' kata Juarno,
36, pedagang di Pasar Minggu yang mengaku menyaksikan kejadian itu.

Melihat Marjo sudah dalam keadaan terluka, beberapa pedagang yang
kebetulan berasal dari Cirebon--kampung asal Marjo--membawanya ke RS
Fatmawati. Sepulang dari rumah sakit, para pedagang asal Cirebon yang
bersimpati terhadap Marjo berkumpul untuk merencanakan aksi balas
dendam.

Sekitar pukul 21.00, ratusan pedagang asal Cirebon langsung menyerang
pedagang yang mereka identifikasi berasal dari Padang. Mereka
mengacung-acungkan pisau, parang, dan golok ke arah pedagang yang
mereka kejar. Pedagang asal Padang pun lari tunggang-langgang sampai
ke pelataran Ramayana Department Store hingga terminal dan PD Pasar
Jaya, Pasar Minggu. Lapak-lapak yang dianggap milik pedagang asal
Padang dihancurkan, termasuk lampu-lampunya.

Petugas Polsek Pasar Minggu dan petugas Tramtib Kecamatan Pasar
Minggu yang dibantu petugas Tramtib Wali Kota Jakarta Selatan datang
ke TKP untuk melerai bentrok tersebut. Aksi tersebut baru bisa
berhenti sekitar pukul 23.00. Hingga siang kemarin, situasi masih
tampak mencekam. (Sht/J-3)






Get your Free E-mail at http://minangkabau.zzn.com
____________________________________________________________
Get your own FREE Web and POP E-mail Service in 14 languages at http://www.zzn.com.

RantauNet http://www.rantaunet.com Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3 =============================================== Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di http://www.rantaunet.com/subscribe.php3 ATAU Kirimkan email Ke/To: [EMAIL PROTECTED] Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama: -mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda] -berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda] Keterangan: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung ===============================================

Kirim email ke