Berikut kiriman berita dari teman Anda yang beralamat di: [EMAIL PROTECTED] ---------------------------------------- Pesan pengirim: Mudah-mudahan ada solusi yang terbaik .. ---------------------------------------- Media Indonesia, Kamis, 29 November 2001
Kasus Semen Padang Diputuskan Jumat Ini JAKARTA (Media): Menneg BUMN Laksamana Sukardi mengatakan kasus PT Semen Padang dapat diselesaikan minggu ini. Menurut Laksamana, Jumat ini tim privatisasi yang dipimpin Menko Perekonomian Dorodjatun Kuntjoro-Jakti melakukan pertemuan guna mengambil keputusan soal Semen Padang. "Kita harap minggu ini, itu target kita. Dari tim itu bisa, tapi solusinya harus dikonsultasikan dengan pihak terkait lainnya," kata Laksamana usai rapat kerja di DPR, kemarin. Laksamana mengatakan, untuk mengambil keputusan itu, pihaknya meminta agar dilakukan rapat kerja gabungan antara pemerintah-Komisi V dan Komisi IX DPR. Komisi V DPR, saat ini membawahi masalah BUMN, sementara Komisi IX membawahi masalah keuangan. Selanjutnya, hasil pembicaraan itu akan dibawa ke sidang kabinet untuk diputuskan. Ditanya apakah pada pertemuan Jumat nanti tim privatisasi juga membahas masalah Semen Gresik, Laksamana mengatakan fokus pembicaraan hanya Semen Padang. "Kita tidak bicara itu dulu. Pokoknya setelah keputusan selesai, kita beri pengumuman. Pertemuan Jumat hanya fokus pada masalah Semen Padang saat ini," kata Laksamana. Ditambahkan, pertemuan Jumat nanti juga tidak membahas tuntutan spin off (pemisahan) Semen Padang dari Semen Gresik. "Itu juga belum dibicarakan, supaya tidak ditangkap salah oleh masyarakat," kata Laksamana. Seperti diketahui, hingga saat ini penyelesaian kasus spin off Semen Padang dari Semen Gresik masih terus mengambang. Pemerintah belum memberikan tanggapan kendati masyarakat Sumatra Barat telah mengeluarkan maklumat pengambilalihan Semen Padang. Hal ini, menurut Laksamana, disebabkan kasus tersebut sangat sensitif sehingga keputusannya tidak bisa dibuat secara sepihak, tetapi secara kolektif setelah dirembuk bersama seluruh pihak terkait. Sementara itu, manajemen PT SG sampai saat ini tidak menanggapi adanya dukungan terhadap rencana dibentuknya Semen Indonesia sebagai holding baru dari Semen Gresik, Semen Padang, dan Semen Tonasa. "Direksi menganggap pernyataan itu enggak ada karena enggak pernah dikomunikasikan ke direksi Semen Gresik," ujar Urip Timuryono, Dirut Semen Gresik kepada wartawan usai Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Jakarta, kemarin. Urip mengatakan hal tersebut setelah dimintakan tanggapannya terhadap langkah tiga Komisaris Utama Semen Gresik yang mengajukan dukungan atas rencana pemerintah untuk membentuk holding sebagai salah satu solusi dari sengketa spin off Semen Padang dan Semen Tonasa dari Semen Gresik. Pihaknya mengakui bahwa rencana pembentukan holding tersebut saat ini belum ada pengaruh terhadap kinerja peseroan dan tidak ada proses apa pun yang menuju ke arah pembentukan holding tersebut. "Namun kalau hal itu memang yang akan diinginkan pemerintah, kita tetap ikut saja," ujarnya. Ditunda Sementara itu, pemerintah selaku pemegang saham mayoritas PT Semen Gresik Tbk (SG) menunda dua agenda Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), yakni agenda pengangkatan komisaris independen dan perubahan anggaran dasar. Hal itu terungkap dalam RUPSLB PT Semen Gresik di Jakarta, kemarin. Wakil dari pemerintah Harry Susetyo, meminta direksi SG agar menunda dua agenda tersebut sampai waktu yang ditentukan kemudian. Penundaan tersebut karena dalam perjanjian CSPA (Conditional Sale and Purchase Agreement/perjanjian jual beli bersyarat) dengan Cemex yang membatasi jumlah komisaris sebanyak lima orang. Selain itu, lanjutnya, penundaan itu juga berkaitan dengan masalah komposisi yang berkaitan dengan persentase komisaris independen terhadap komisaris secara keseluruhan. "Jika Semen Gresik ingin menambah jumlah komisarisnya, maka harus terlebih dahulu anggaran dasarnya diubah," katanya. Dalam RUPSLB kemarin hanya satu agenda saja yang berjalan, yaitu pergantian direksi SG. Direktur Produksi Hugo Bolio (wakil Cemex) diganti oleh David Mendoza. (Dex/Sdk/Uut/E-5) Sumber: http://www.mediaindo.co.id/cetak/berita.asp?ID=2001112900081424 ---------------------------------------- http://www.mediaindo.co.id/ Copyright � 1999-2001 Media Indonesia. All rights reserved. RantauNet http://www.rantaunet.com Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3 =============================================== Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di http://www.rantaunet.com/subscribe.php3 ATAU Kirimkan email Ke/To: [EMAIL PROTECTED] Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama: -mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda] -berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda] Keterangan: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung ===============================================

