Assalamualaikum..wr.wb Ado renungan dari milis tetangga.. Ba'a pandapek diek Urpas.. dan pandapek dunsanak nan indak suko jo Urpas..
To: <[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]> Sent: Wednesday, November 28, 2001 11:13 AM Subject: [m88] Pulanglah Sore > > Oleh Zaim Uchrowi > > Di Jakarta banyak orang pulang malam. Bukan pulang > sore. "Sibuk," kata mereka. Sebagian memang benar > karena sibuk. Sebagian lain, mungkin 90 persen, ingin > dianggap sibuk. > > Kesibukan utamanya baru mulai selepas makan siang. > Sebagian besar untuk rapat. Menurut teori, rapat yang > baik adalah yang ringkas. Cukup 30 menit hingga sejam. > Namun 'orang-orang sibuk' selalu mampu mengadakan > rapat hingga tiga jam. > > Itu belum termasuk perbincangan panjang setelahnya. > Katanya, perbincangan itu membahas iklim bisnis yang > sedang berkembang. Juga soal konsep pengembangan > produk atau usaha, bahkan juga politik. Hanya bila ada > waktu tersisa, baru menangani pekerjaan teknis. > > Setelah matahari terbenam, orang-orang pun memindahkan > kantor ke kafe-kafe. "Bisnis adalah lobi," kata > mereka. Kafelah tempatnya. Kafe juga menjadi standar > gaul mereka yang menganggap diri "eksekutif". Termasuk > yang baru setahun dua tahun kerja, dan masih memakai > mobil milik orang tua. > > Lalu seberapa efisien untuk kerja pagi? "Kita 'kan > sibuk sampai malam. Jangankan untuk produktif, kerja > pagi pun susah." > > Bagi Sumarno --seorang nelayan sukses asal Jepara-- > dunia yang dijalani para 'eksekutif muda' di Jakarta > sungguh merupakan dunia ilusi. Omzet bisnis Sumarno > mencapai Rp 3 miliar sebulan. Baginya, kerja, ya, > kerja. Bukan rapat dan berdiskusi melulu. Baginya, > pendapatan, ya, ditabung dan untuk membantu sanak > keluarga serta masyarakat sekitar. Bukan dihabiskan di > kafe dan mal. > > Dengan tingkat penghasilannya, ia sudah sangat bangga > menggunakan Opel Blazer. Warga Jakarta, dengan > penghasilan pas-pasan sekalipun, bahkan rela untuk > berutang demi mendapatkan mobil yang lebih mewah. > Sumarno hampir pasti tak memegang kartu kredit. Di > Jakarta, semua berlomba menggunakan kartu kredit. > Kartu kredit itu dipakai terutama bukan untuk > memudahkan pembayaran, namun untuk gali lubang tutup > lubang. Jangan tanyakan berapa saldo mereka yang > tersisa di bank. > > Jakarta jantung Indonesia. Jangan heran bila negara > ini punya perilaku yang sama dengan warga Jakarta: > bokek, namun suka gali lubang tutup lubang. Warga > Jakarta merasa tidak dapat hidup kalau tidak mempunyai > tagihan utang yang harus dipenuhinya. Demikian pula > Republik kita tercinta ini. > > Negeri ini punya setumpuk utang. Tumpukan itu yang > menjadi alasan untuk mengajukan utang berikutnya. > Seolah tidak ada bangsa di dunia ini yang dapat hidup > dan berkembang tanpa utang. Cina sukses bukan dengan > mengutang, tetapi dengan menggali kekuatannya sendiri. > Kekuatan kita memang masih jauh di bawah Cina, namun > apakah benar bangsa kita tak lagi punya apa-apa > termasuk harga diri? > > "Tangan di atas lebih mulia dari tangan di bawah," > sabda Sang Rasul. Kita akan jauh lebih mampu untuk > bangkit bila tidak menengadahkan tangan. Syaratnya > hanya kesediaan kita berkorban meninggalkan kebiasaan > ikut-ikutan mendapatkan kesan 'wah' untuk kembali > hidup realistis seperti Sumarno. > > Mari kita bangun dari tertidur dalam ilusi. Pulanglah > sore. Nikmati suasana senja di beranda rumah sendiri. > Mulailah bekerja lebih pagi. > > *** > > > ---------------------------------------------------------------------------- ---- > > ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor ---------------------~--> > Universal Inkjet Refill Kit $29.95 > Refill any ink cartridge for less! > Includes black and color ink. > http://us.click.yahoo.com/kL8TtD/MkNDAA/ySSFAA/4tWolB/TM > ---------------------------------------------------------------------~-> > > Welcome to the 3rd Millenium!!! > ---------------------------------- > Kunjungi http://m88ui.tripod.com > ---------------------------------- > Daftar baru / email baru ke: [EMAIL PROTECTED] > > Berhenti / buang email lama ke: [EMAIL PROTECTED] > > > Your use of Yahoo! Groups is subject to http://docs.yahoo.com/info/terms/ > > > RantauNet http://www.rantaunet.com Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3 =============================================== Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di http://www.rantaunet.com/subscribe.php3 ATAU Kirimkan email Ke/To: [EMAIL PROTECTED] Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama: -mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda] -berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda] Keterangan: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung ===============================================

