Emilia Contessa dalam tahun tujuhpuluhan adalah sebuah �bom�. Di usianya yang setengah baya, kecantikannya belum sepenuhnya pudar, tetapi alamak�.vokalnya itu, masih tetap prima. �Ya Rasullullah Salamua�alaik�, lantunnya dengan penuh konsentrasi diiringi oleh biola maut Idris Sardi, jadilah sebuah ekspresi musikal yang sangat aduhai. Dan tembang yang bernuansa puji, selawat dan cinta kepada lelaki junjungan miliaran kaum muslimin seperti itu setiap malam ditayangkan oleh TV-TV swasta selama bulan Ramadan dalam beberapa tahun terakhir ini. Hal tersbut tidak mengherankan karena puasa Ramadan adalah salah satu dari lima pilar Islam yang---di samping syahadat, solat, zakat dan berhaji---yang beliau ajarkan berdasarkan wahyu yang diturunkan Sang Khalik kepada beliau.
Muhammad memang sangat berpengaruh sekaligus sangat dicintai oleh kaum muslimin. Kecintaan dan kehormatan itu tidak berkurang sekalipun banyak cerita-cerita miring mengenai pribadi beliau. Pada satu sisi, adanya cerita miring tersebut tidak bisa dihindarkan. Berbeda dengan kebanyakan pembawa risalah lainnya, Muhammad adalah tokoh sejarah. Dan tidak semua sumber riwayat hidup beliau pihak-pihak yang mencintai atau beriktikad baik kepada beliau. Tetapi kebanyakan kaum muslimin---termasuk kalangan terpelajarnya---lebih mempercayai sumber-sumber Islam bukan semata-mata karena unsur subyektivitas belaka, tetapi juga karena validitasnya. Sikap, ucapan dan perilaku beliau yang terhimpun dalam kitab-kitab hadis, teruji kejelasan mata rantainya, jelas siapa-siapa penyampai beritanya. Dari riwayat-riwayat yang terhimpun dalam kitab-kitab hadis tersebut terungkap faset-faset yang mengagumkan dan sekaligus mengharukan. Beliau yang sejak belia dikenal lurus dan jujur sehingga digelari Al-Amien diriwayatkan hidup sangat-sangat sederhana, bahkan setelah pengikut beliau menguasai jazirah Arabia, beliau tetap tidur di atas pelepah kurma, sehingga Umar bin Khatab yang gagah berani menangis tersedu-sedu melihat bekas pelepah kurma di punggung Rasul yang mulia itu. (Bung Karno---dengan segala kelebihan dan kekurangannya---adalah salah seorang pengagum berat Rasulullah SAW. Beliau sering mengutip Thomas Stoddard yang memetaforakan Muhamad SAW bagaikan matahari. Bahkan nama semua anak-anak lelaki beliau diawali dengan nama Nabi yang mulia tersebut) Setelah empatbelas abad berlalu ajaran-ajaran Nabi yang ummi (buta huruf) ini tidak pernah kehilangan relevansinya. Ritual-ritual yang beliau ajarkan---seperti puasa Ramadan---tidak saja sarat nilai-nilai spritual, tetapi juga sangat rasional. Tinggal bagaimana para pengikutnya menerjemahkan dengan cerdas risalah yang beliau bawakan dan mengimplementasikanya dengan sungguh-sungguh sehingga dapat memberikan kontribusi yang nyata kepada demokrasi, persamaan, keadilan dan kemakmuran ummat manusia, serta penghormatan kepada pluralisme yang pada hakekatnya merupakan Sunatullah. (Dalam sebuah hadis diriwatkan, ketika Muhammad SAW sedang duduk bersama para sahabatnya di pinggir jalan, lewat sebuah iringan keranda jenazah. Beliau berdiri untuk menghormatinya. Seorang sahabat berkata: �Ya Rasul, bukankah itu jenazah seorang Yahudi?�. Lelaki mulia itu langsung menjawab: �Bukankah ia manusia juga?�) Akan mereka-mereka yang rajin menghujat Nabi yang mulia ini---termasuk yang ada di sejumlah milis---janganlah dirisaukan benar. Hadapilah mereka---seperti pesan Al-Quran---dengan cara yang lebih baik. Lawan wacana dengan wacana, lawan nalar-dengan nalar, lawan data dengan data, semuanya dengan cara yang lebih baik. Tidak semua pengujat tersebut beriktikad tidak baik. Ada yang semata-mata ingin kritis, ada yang semata-mata karena ketidak tahuan. Tidak kenal maka tak sayang. Kalau mereka tetap bergeming, biarkan saja. Tokh orang-orang semacam ini sudah ada sejak empat belas abad yang lalu. Dan sejarah membuktikan bahwa para peludah ke langit tersebut tidak lebih dan tidak kurang seperti busa-busa kecil yang akan selalu hilang ditelan pusaran-pusaran sejarah. Selamat mengakhiri puasa Ramadan 1422 H. Semoga kita masih diberikanNya kesempatan menemui bulan penuh hikmah ini di tahun-tahun yang akan datang. Selamat Idul Fitri. Maaf lahir dan batin. Minal aidin wal-faizin (semoga kita termasuk orang-orang yang kembali dengan kemenangan) Wassalam, Darwin RantauNet http://www.rantaunet.com Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3 =============================================== Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di http://www.rantaunet.com/subscribe.php3 ATAU Kirimkan email Ke/To: [EMAIL PROTECTED] Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama: -mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda] -berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda] Keterangan: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung ===============================================

