urpas tak bisa berpesan banyak karena kebelet mau ke belakang,
eh, ke depan ding, toiletnya di depan;
hanya satu saja pesan urpas bahwa betapa mendesaknya
kebutuhan kita untuk segera mendirikan BPUPRI;

siapakah kiranya yang bisa menampik kenyataan yang ada?
bahwa negara yang ber(di)nama(kan) indonesia ini bak sebuah kapal tua,
kapal tua besar yang telah berkarat, keropos,
bocor dimana-mana, air laut asin terus merembes,
berbagai macam sampah ikut menerobos, termasuk tai;
berbagai macam binatang ikut menyelinap,
mulai dari udang yang bego, cumi yang culas, hingga hiu yang kejam;

negara ini ibarat kapal besar, tua, rapuh dan bobrok;
siapakah gerangan yang menampik kenyataan ini?
bocor dimana-mana, juga korsleting dimana-mana;
lampu kapal byar-pet, api kosrlet tepercik dimana-mana;
beberapa bagian kapal mulai dirambati api,

negara kapal tua-besar-bobrok-rapuh ini terus berjalan
penumpangnya, onde mande..., banyaknya...
penuh sesak,
berbagai macam karakter,
jujur, culas, munafik, baik, belagu, pengalah,
pintar, jenius, bego, bego banget;
dengan berbagai macam permasalahannya;
ada yang petantang petenteng, ada yang seenaknya;
yang lain tertindas mulu, diseenakin terus;
jadi, terang saja, kapal ini hiruk pikuk oleh permasalahan yang ada,
konflik antar penumpang, ruwet;

sementara konflik dan gesekan yang tak terhindarkan dimana-mana;
sementara air merembes masuk dari mana-mana;
sementara api korslet merambat dimana-mana;
badai mengamuk pula dari luar;

memang,
ada yang mencoba terus memperbaiki kapal ini;
berusaha menenangkan penumpang;
mereka menambal kebocoran yang dimana-mana,
namun lubang-lubang baru lebih banyak lagi;
ada memang yang berusaha memadamkan api yang terus merambat,
namun yang bermain-main api lebih banyak lagi;

namun tak banyak yang berfikir realistis,
bahwa mustahil menyelamatkan kapal besar, tua, bobrok, rapuh ini;
yang dihuni oleh berbagai macam manusia yang memiliki permasalahan berbeda,
manusia-manusia dengan kepentinga berbeda,
manusia-manusia dengan latar belakang, cara hidup, cara berfikir, cara
bersikap yang berbeda;
dengan kemampuan yang jauh berbeda pula ;
tak banyak yang berfikir bahwa, statistically, sulit mengharapkan kapal ini
terus melaju,
melaju secara mantap di samudera ini,
dengan kondisi yang kokoh, suasana yang tenteram dan berkadilan di
antaranya;

semuanya, walau sebagian dengan niat tulus,
masih berusaha menambal sulam kapal ini,

kenapa tak banyak yang mempersiapkan diri?
menghadapi kemungkinan karamnya kapal ini,
atau yang mencoba keluar dari kapal ini;

saudara-saudara se tanah air tapi tidak sebangsa,
kapal besar bobrok rusak bemerek dinding 'indonesia' ini begitu parah
(not to mention dosanya yang segunung singgalang bertingkat delapan  belas)
tidak adakah persiapan kita menghadapi kemungkinan karamnya kapal ini?
tidak adakah dari kita yang mengambil inisiatif mengambil sekoci?
sebelum hancur lebur tenggelam ke dasar samudera,
tidak adakah dari kita yang tergerak untuk membangun kapal yang sedikit
lebih kecil?
namun lebih kokoh, kita huni seperlunya saja, agar tidak hiruk pikuk,
agar tidak terjadi gesekan konflik yang tidak perlu?
haaa?
tidak ada?
indak ado?
ora ono?
teu aya?

lalu pasrah saja?
dalam kapal besar bobrok yang jelas hampir TIDAK MASUK AKAL untuk
diperbaiki,
dengan kondisi yang kita miliki sekarang...

nah, belajarlah dari sejarah kata orang-orang pintar,
sejarah berulang katanya,
secara ilmiah bisa dibuktikan kok;
makanya ada interpolasi,
maka ada technical analysis di pasar modal atau pasar uang,
semua memprediksi masa depan dengan data historis;

belajarlah dari sejarah,
belajarlah dari urang sebelah rumah,
yang lebih dulu kaya atau yang lebih dulu menderita;

jangan biarkan kapal indonesia ini pecah seperti yugoslavia...
aduh....sedihnya..dan mengerikan...
jangan biarkan berlarut-larut penuh tikai seperti sekarang atau seperti
india or bangladesh;
jangan juga kita kembali ke penjara masa lalu, dibungkam mulut dan fikiran,
bahkan nurani,
seperti di rrc atau orba punya zaman;

ok, uni soviet bubar secara relatif damai (tapi persiapan minim)
ok, ceko dan slovakia pisah secara baik-baik
ok, quebec secara baik-baik gagal pisah dari canada;
dll.

ok,
kita belajar dari sejarah belajar dari urang sabalah rumah;
bentuklah segera BPUPRI!
(Badan Penyelidik Usaha-usaha Pembubaran Republik Indonesia)
kalau dulu kita merdeka karena disuapi jepang,
BPUPKI dibentuk oleh jepang;
sekarang tidak usah...

takut?
saya juga rada takut-takut...
diam-diam saja kita susun langkah.
toh niat kita baik..
jadi ketika itu terjadi kita sudah siap.

ok?
ok?
ok?

ok, nggaaak????

ah, tai lu!
maunya baca doang
partisipasi dong!

=urpas=
---see you in 2002, epribodi!



RantauNet http://www.rantaunet.com

Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3
===============================================
Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di
http://www.rantaunet.com/subscribe.php3

ATAU Kirimkan email
Ke/To: [EMAIL PROTECTED]
Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama:
-mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda]
-berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda]
Keterangan: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung
===============================================

Kirim email ke