Tarimo Kasih.

Risda Djambek

Darul Makmur wrote:

> Ass. ww
>
> Mudahan Bermanfaat
>
> Wass ww
> darul
>
> -----Original Message-----
> From: PRABUGITA [mailto:[EMAIL PROTECTED]]
> Sent: Thursday, December 27, 2001 9:19 AM
> To: MITRA BISNIS
> Subject: 10 Saran Sopan Santun Ber-Email
>
> 10 SARAN BERSOPAN-SANTUN DALAM BER-EMAIL
> Zoran Todorovich
>
> Bagi sebagian besar orang, email tampaknya menjadi rahmat
> sekaligus bencana. Email dapat menghemat biaya komunikasi,
> terutama pada orang-orang yg jarang berhubungan dengan kita.
> Namun, dapat membuat kita menderita dengan menerima banjir
> "spam email". Tidak banyak hal yang bisa kita lakukan untuk
> menghadapi para "spammers" ini kecuali terus-menerus
> melaporkannya pd "network administratur" kita. Bagaimanapun,
> dalam melakukan korespondensi pribadi, kita seyogyanya tetap
> bersopan-santun untuk menjaga hubungan baik.
>
>  Berikut 10 saran bersopan-santun dalam ber-email ria :
>
>  1. Benahi susunan email "forwards" anda.
>    Bila anda ingin memforward sebagian atau seluruh pesan pada
>    pihak lain, maka luangkan sedikit waktu anda untuk menghapus
>    tanda yang biasanya muncul.  Seperti tanda ">" dsb.
>
> 2. Gantilah "Subject" atau Judul email bila topik pembicaraan
>    anda berubah.
>    Seringkali setelah saling bertukar email beberapa kali, topik
>    pembicaraan berubah dari aslinya, namun "subject" atau judul
>    email belum juga diganti. Akan jauh lebih mudah untuk melacak
>    email yang masuk bila "subject" disesuaikan dan dapat
>    mencerminkan isi email yang sedang anda tulis.
>
>  3. Hapuslah pesan reply yang tidak perlu.
>    Beberapa program email secara otomatis memunculkan isi
>    email yang terdahulu bila anda sedang membalas/mereplynya.
>    Ada baiknya anda menghapus pesan tersebut dan hanya
>    tinggalkan pesan yang benar-benar anda anggap perlu.
>
>  4. Jangan teruskan surat berantai.
>    Anda tentu merasa terganggu dan jengkel bila seseorang
>    mengirimi anda sebuah email tentang humor atau cerita-cerita,
>    kemudian meminta anda untuk meneruskannya dengan segera
>    pada 10 teman anda yang lain, atau bila tidak maka anda akan
>    ketiban sial. Mengapa anda juga bermaksud mengganggu dan
>    membuat orang lain jengkel bila anda meneruskan email
>    semacam ini? Hapus saja dengan menekan tombol "delete".
>
>  5. Hormati privacy orang lain.
>    Ini termasuk juga alamat email mereka. Bila anda sedang
>    mengirim email ke sejumlah orang yang mungkin satu-sama-
>    lain tidak saling mengenal, gunakan "bcc" atau "blind carbon
>    copy " agar alamat-alamat email mereka tidak saling diketahui.
>    Bila anda mudah mengirim email ke banyak alamat sekaligus
>    tanpa mempertimbang - kan saran ini, maka bersiap-siaplah
>    untuk dikomplain karena mereka menerima spam.
>
>  6. Jangan melakukan spam.
>    Mungkin saja anda tidak sengaja melakukannya, tetapi banyak
>    orang tidak menyadari jika mereka menggunakan alamat-alamat
>    email yang mereka dapat dari "forwarded email", kemudian
>    menggunakannya tanpa permisi, ini termasuk bentuk spam.
>
>  7. Jangan berteriak-teriak.
>    Menulis dengan mengaktifkan huruf besar (tombol "Caps Lock")
>    dapat diartikan sebagai pertanda kemarahan. Orang mungkin
>    menganggap anda sebagai pengguna internet yang tidak baik,
>    atau tidak sopan sama sekali.
>
>  8. Jangan mudah "terbakar", over-reaksi, atau terburu-buru
>    menghapus suatu email tanpa berusaha memikirkannya dgn baik.
>    Dalam bahasa tulis, kita memiliki waktu untuk memikirkan
>    bagaimana kita merespon atas sesuatu email yang membuat kita
>    marah. Begitu juga dengan beremail ria. Bila anda merasa
>    dipenuhi dengan emosi yang kuat, kemudian menulis balasan
>    dengan emosional pula, maka sebaiknya jangan keburu anda
>    kirim email tersebut. Simpanlah dulu dalam "draft folder"
>    selama beberapa hari untuk dibaca ulang.
>    Banyak persahabatan yang hancur gara-gara terburu-buru
>    menanggapi suatu email tanpa berusaha memikirkannya dengan
>    bijaksana.
>
>  9. Bersabarlah dalam menunggu "reply".
>    Ketahuilah, orang tidak hanya hidup dengan internet.
>    Mereka mungkin tidak membalas email anda dengan segera.
>    Masih banyak orang yg men-cek email mereka seminggu sekali.
>
>  10. Akuilah bahwa tidak semua orang senang menerima
>    segala yang anda anggap lucu.
>    Jangan terus-menerus mengirimkan sesuatu pada mereka yang
>    tidak pernah membalasnya, meskipun dengan ucapan terima kasih.
>
>  Jangan lupa: Luangkan waktu juga untuk memikirkan apa yang
>     kita forward kan dan kepada siapa kita mem-forwardkan suatu
>     email. Tidak semua orang setuju atau suka dengan materi yang
>     kita forwardkan.
>     Untuk orang-orang tertentu, subyek-subyek tertentu (yang kita
>     anggap lucu dan menarik atau ringan) bisa jadi sangat sensitif
>     dan serius!!
>
> (diadaptasi dari The Top 10 E-mail Courtesy Suggestions,
> Zoran Todorovich) On Eagle's Wings
>
> RantauNet http://www.rantaunet.com
>
> Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3
> Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di
> http://www.rantaunet.com/subscribe.php3
>
> ATAU Kirimkan email
> Ke/To: [EMAIL PROTECTED]
> Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama:
> -mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda]
> -berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda]
> Keterangan: [email_anda]


RantauNet http://www.rantaunet.com

Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3
===============================================
Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di
http://www.rantaunet.com/subscribe.php3

ATAU Kirimkan email
Ke/To: [EMAIL PROTECTED]
Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama:
-mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda]
-berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda]
Keterangan: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung
===============================================

Kirim email ke