Assalamualaikum wr.wb.
    Saudara-saudari saya yang seiman,sebelum saya
menjawab beberapa pertanyaan baik yang datangnya dari
organisasi kawan2 dari KMM Mesir,maupun Surau,dan
mungkin juga ada pertanyaan lainnya dalam hati
sanubari yang selalu ada keinginan tahu dari tulisan
seseorang (saya khususnya).Apa missi dan maksud
sebenarnya dari tulisan2 saya terutama yang betopikkan
"Minang disana Kabau disini",mungkin ada yang
tertawa,sekaligus tersinggung hatinya yang bagaikan
kristal itu,saya terlebih dahulu menceritakan lagi
pengalaman saya dari bergaul dgn orang2 Minang
tsb(INGAT!saya ini asli MInang,tidak mungkin saya
berniat utk menjatuhkan diri saya sendiri,bila saya
jelekkan MINANG berarti saya membakar diri
sendiri,mana ada orang yang mau jadi bara atau
arang,akibat perbuatannya sendiri bukan?tetapi
kebenaran itu perlu disampaikan,dan kitapun yang
mendengarnya harus merenungkan kebenaran itu,tak salah
perkataan yang mengatakan"KULILHAQQA WALAU KAANA
MURRAN"Katakanlah yang benar itu meskipun terasa
pahit.
     Nah kawan2  yang seakidah,mari sama2 kita baca
kembali kisah saya ini.ini bukan lelucon,tetapi
kenyataan dan pengalaman....saya sendiri.
   kawan2 ,suatu hari saya berbelanja ke pasar bawah
di BUKITTINGGI.saya ingin beli daun soup.kemudian saya
tanya pada ibu tsb,"Mak,bara ko mak?."satali"jawab ibu
itu.Nah saya yang kurang mengerti arti setali,saya
menduga,ia minjam tali yang saya bawa kebetulan ketika
itu,langsung saya kasih tali plastik,yg ada ditangan
saya,langsung ibu itu marah2,saya jadi takut dan pergi
saja tanpa membawa daun soup,serta tali plastik yang
baru saya beli tertinggal disana.
    Pengalaman kedua,ketika saya ingin mencari rumah
teman saya di Padang Panjang, yang namanya Farida,saya
bertanya pada orang yang kebetulan saya jumpai di
jalan itu,"Pak,nompang tanya Pak,dimana rumah Dokter
Agil,yang anaknya ada sekolah di Dinput,namanya
farida?","dari siko,anak jalan taruih..kemudian
kakida"jawabnya.saya yang tidak mengerti arti
kakida,menduga yang dimaksud kakida itu adalah
Kekedai"sudah jalan jauh,namun tak satupun kedai yang
saya temukan disana,akhirnya saya pulang dgn kecewa.
    kawan2 itu mengenai bahasa MInang,sekarang saya
ceritakan bagaimana saya bergaul langsung dgn orang
Minang yang tahu sopan santun adat
istiadat,basa-basi,cara menyampaikan maksud dengan
hanya sindiran yang cukup halus.
    Pada suatu pagi yang sangat dingin  saya  malas
sekali beranjak dari tempat tidur,dimana saat itu saya
kedatangan tamu yang tak diundang setiap bulannya.Saat
mata masih berat dan terkantuk2 begitu,apa kata suami
saya,"Ma..masih ngantuk?"ia.."jawabku."okey deh,kalau
masih ngantuk,biar uda angkat tempat tidur ini ke
dapur.""(ah...pikirku) kok diangkat kedapur kasurnya
da?"ngak,biar panas,dan Ima kan gampang masak dan buat
teh kalau didapur kasurnya."jawabnya ."Sialan
gumamku,bilang aja langsung,tolong buatkan sarapan,kok
pakai angkat kasur segala.dasar orang MInang,selalu
pakai basabasi bila ingin sesuatu itu,dan kata yang
cukup halus tanpa to the point,tetapi dapat dimengerti
oleh orang yang berakal,wajar saja banyak Diplomat itu
berasal dari Minangkabau,pikirku lagi.Namun saya tidak
mau kalah,oleh suami saya itu,suatu pagi yang dingin
pula,saya katakan pada suami saya,"da...tadi malam ima
mimpi indah sekali."mimpi apa itu?" tanya suami.mimpi
sewaktu ima bangun pagi,uda datang membawakan segelas
susu hangat,dan sarapan pagi,hmm..sedapnya susu
itu,karena yang buatkan langsung dari tangan uda
sendiri.langsung saja cepat2 suami saya kedapur
buatkan sarapan buat saya.Satu...satu...(gumamku dalam
hati)
    dan masih banyak lagi kehalusan2 yang ditunjukkan
oleh suami saya yang asli 100%tulen MInang
kabaunya.seperti kalau makanan yang saya masak
kelebihan garam ia bilang,ma..garam di pasar lagi
murah ,"atau juga bila kurang garam,ia bilang garam
lagi mahal yah". juga kalau saya lagi marah2karena
kesal ia berikan pada saya sebuah cermin,coba lihat
wajah di cermin lagi marah itu cakep
ngak?...katanya(dalam hati saya wajah mana sih yang
cantik kalau lagi marah!)akhirnya saya ngak jadi
marah,atau ada kata2 saya yang ketika lagi kesal,saya
bilang,"taik kucing ah..gombal !!..."apa jawabnya yok
kita cari tahi kucing itu sama2,nampaknya kucingnya
saja ngak ada dirumah ini apalagi tahinya? dan
begitulah seterusnya bahasa2 yang dipakai oleh orang2
Minang.
     Dan pengalaman ini saya cukupkan sampai disini
dulu,ntar saya akan jawab pertanyaan dari kawan2 itu
apa maksud dan misi saya tsb.tunggu saja diedisi
mendatang,
�.


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Send your FREE holiday greetings online!
http://greetings.yahoo.com

RantauNet http://www.rantaunet.com

Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3
===============================================
Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di
http://www.rantaunet.com/subscribe.php3

ATAU Kirimkan email
Ke/To: [EMAIL PROTECTED]
Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama:
-mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda]
-berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda]
Keterangan: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung
===============================================

Kirim email ke