Urpas, Apo paralu dicataik urang awak jo urang islam nan nampak indak batua tu...he he he
Wassalam Kis --- Urpas <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > om, tante.. > maap.... > > maap, ternyata orang minang itu tidak seperti orang > islam.. > jadi maap.. > > iya, orang minang yang di hotel-hotel, di terminal, > di pasar, di > kampung-kampung biasa saja bermabuk ria, masak saya > bilang seperti orang > islam, yang jelas terang benderang oleh ajarannya > dilarang untuk menyentuh > benda tersebut; > > lha iya, masak orang minang yang juga gemar > bermaksiat ria di hotel-hotel, > di rumah-rumah sewa, di tempat-tempat kost, masak > saya bilang seperti orang > islam, yang katanya mendekati zinah saja tidak > boleh, apalagi menyentuh, dan > apa-apa-apalagi ikut bergumul-gelimang.. > > iya ya..., masa orang minang yang banyak jadi > pemimpin di sumatera barat > sana, yang banyak maling dan main tipu suok kida, > memperbodohi umatnya demi > kepentingan segelintir ia-ia saja, masak saya > katakan seperti orang islam, > yang kalau jadi pemimpin katanya sudah diwanti-wanti > untuk bersikap jujur, > amanah, tabligh, dll. > > ngawur banget kalau bilang orang minang seperti > orang islam, kalau orang > minang berdagang banyak yang menambah kurangi > itungannya, dan gimmick nya > banyak yang terpeleset menjadi kebohongan..masa saya > bilang seperti orang > islam! > > masak orang minang yang berlomba-lomba mencapai > ambisi dan kekuasaan di > kampung halaman nan terbentang sana, mempertontonkan > nafsunya, saya bilang > seperti orang islam, yang jelas disuruh memerangi > nafsunya oleh rasulnya, > berat lho, jarene lebih berat dari perang badar... > > betul juga, pren..masak orang minang yang kalau jadi > angggota dprd, yang > sudah jelas dipelototin orang banyak, masih tidak > bermalu, tidak beradat, > jelas tidak bermoral, tidak berhati nurani, norak, > kampungan dan mulut > mereka bau t-- tiap bicara; saya khawatir muka > mereka ditaruh di pantat, > otaknya di selangkangan, hati nuraninya di telapak > kaki; tentu tidak perlu > bermalu, toh muka saja susah di pantat; tentu mikir > bukan buat umat, karena > otaknya ditaruh diselangkangan; jelas, tidak perlu > mempertimbangkan hati > nurani, karena hati nurani untuk dinjak-injak di > taruh di telapak kaki; jadi > jangan salahkan mereka maling duit rakyat dengan > terang-terangan, dan lebih > memerihkan hati lagi, mereka mencuri uang sedekah! > uang sedekah dari > propinsi-propinsi tetangga buat propinsi suamtera > barat yang miskin ini! itu > yang dicuri! hina sekali mereka, hina.. > > yen tak pikir-pikir...bener juga, manalah mungkin > orang minang itu seperti > orang islam, kalau semua pemimpin-pempinnya, > bupati-bupatinya, menajdi > pemimpin, bupati, karena sogok menyogok; lha orang > islam kan harus jujur dan > adil; > > yah, makin lama saya makin malu kalau ingat pernah > bilang 'orang minang itu > seperti orang islam'; > > dan makin lama saya makin ngeri, karena semakin > banyak berkelebat bayangan > suasana di kampung halaman nan terbentang, di > sebelah barat pulau sumatera > sana, berkelebat bayangan kelakuan orang > minangkabau (kabau = kerbau) -- > termasuk tentu saja mungkin kelakuan saya, sebagai > bagian dari orang minang, > diakui atau tidak, sabodo amat..-- yang membuat saya > nampaknya harus > berhati-hati mengeluarkan statement 'orang minang > itu seperti orang islam' > > ya, sudahlah, > awan makin menebal; > kawanan mendung mulai menyelusup diantaranya; > nampaknya hujan akan membelai jakarta barang > beberapa jam; > makan siang kali ini kita cukup di meja kerja saja; > batalkan perjumpaan di restoran menado itu, nona; > look at the bright side, makanan manado menguras > kantung kita lebih dalam, > then, mari kita pesan saja nasi padang bungkus dari > kantin di bawah sana; > mari nikmati makan siang bersama, dalam waktu, meski > dalam ruang tidak; > > selamat makan siang, dunsanak kasadoalahe... > > =urpas= > > > RantauNet http://www.rantaunet.com > > Isikan data keanggotaan anda di > http://www.rantaunet.com/register.php3 > =============================================== > Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing > List di > http://www.rantaunet.com/subscribe.php3 > > ATAU Kirimkan email > Ke/To: [EMAIL PROTECTED] > Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama: > -mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda] > -berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda] > Keterangan: [email_anda] = isikan alamat email anda > tanpa tanda kurung > =============================================== __________________________________________________ Do You Yahoo!? Send your FREE holiday greetings online! http://greetings.yahoo.com RantauNet http://www.rantaunet.com Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3 =============================================== Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di http://www.rantaunet.com/subscribe.php3 ATAU Kirimkan email Ke/To: [EMAIL PROTECTED] Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama: -mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda] -berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda] Keterangan: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung ===============================================

