|
Saya pernah dengar pernyataan bahwa hukum ekonomi
yang menyatakan
"bahwa jika
permintaan banyak dan jumlah barang terbatas maka secara otomatis harganya akan
naik".
Pernyataan tersebut menyatakan bahwa hukum tersebut
adalah hukum yang menggambarkan watak manusia secara umum kalau tidak mau
dibilang keserakahan manusia.
Bayangkan sebuah warung yang biasanya menjual gula
3500 sekilo, tiba tiba menaikkan harganya begitu dia tau bahwa gula hilang dari
pasaran, padahal dengan tetap dijual 3500 sekilo pun dia masih
beruntung.
Begitu juga dengan barang konsumsi lain, bukankah
harga gula terbut naik karena keserakahan siempunya warung untuk mengambil
keuntungan lebih besar.?
Dan itulah yang berlangsung didunia
ini..
Para Ekonom, benarkah pernyataan
tersebut.
|

