[Minang Humor Briefs#2 ---------------------------February 2002]
Humor Profesi
Daripada "basiarak"di cyberspace, mari bercanda,tukar-menukar humor di[EMAIL PROTECTED](http://www.rantaunet.com)
#1 Politisi
Indonesia, termasuk Sumbar, kepayahan "dihajar"
krisis ekonomi yg tak beres-beres
sejak Asia's financial crisis tahun
1997.
Mulai akhir Januari 2002,Jakarta kebanjiran,
layaknya peringatan 'banjir Nabi Nuh',
saking banyaknya orang di Indonesia "berdosa
kpd rakyat".
Namun politisi terus saja "ambil muka" kepada
publiknya.
"Saudara-saudara, pertebal kesabaran," seorang
politisi berpidato.
"Banjir akan segera berlalu."
"Tahun depan, kita semua diberi speda motor;
setahun setelah itu, tiap
warganegara yang tercinta akan memiliki
helicopter".
"Huree!", rakyat pendukung politisi
itu rame-rame bertepuk tangan.
Tapi akhirnya, ada yang berani bertanya:
"Bapak wakil rakyat, buat apa kita masing-masing
punya helicopter?"
"Buat apa? Bodoh sekali kamu! Bayangkan,
Anda tinggal jauh dari ibukota. Lalu suatu hari
mendengar berita di sana ada antri beras,
BBM,gula pasir," kata politisi itu.
"Nah, kalau tidak punya helicopter, mana
bisa kau cepat-cepat datang ke sana
untuk ikut antre,supaya tidak kehabisan jatah."*
--------------------------------------------------------
#2) Ilmu hitung menghitung
Seorang bundo kanduang, akuntan, dan pengacara bertemu,
dan ditanya,"Berapa 2 tambah 2?"
Bundo menjawab:"Empat".
Akuntan: "Saya pikir, bisa 3 atau 4. Coba saya hitung kembali!"
Tapi pengacara buru-buru menutup tirai cendela, mengecilkan lampu mejanya,
dan bertanya
dengan suara berbisik," Maunya berapa?"*
--------------------------------------------------------
#3) Henpecked Husbands (Hiduing tajaik)
A group of males arrived in heaven. The angel looked at them
and ordered," All men, who were henpecked (diatui bini) on earth, please
step to the left.
All those who were bosses in their homes (rajo di rumah), please step
to the right."
Suami pro-istri agar berbaris di sebelah kiri. Semando yg bertingkat
sebagai rajo di rumah,
antre di kanan.
Baris antrean di kiri segera penuh, kecuali seorang yang memilih antre
di baris kanan.
The angel looked at him, standing alone, on the right line.
"What makes you think you belong on the right side?' tanya malaikat.
Tanpa berlama-lama, dia menjawab,"Because this is where my wife told
me to stand." *
------------------------------------------------
#4) Ahli bedah, arsitek dan politisi
Dokter bedah, arsitek dan politisi berdebat, profesi siapa yang
tertua.
Dokter bilang,"Siti Hawa dibuat dari tulang rusuk Adam; pastilah itu
hasil operasi bedah."
"Mungkin saja!", kata arsitek, "tapi sebelum itu, tata tertib diciptakan
karena ada
kekacauan sosial, dan ini pekerjaan arsitek."
"Ah", sela politisi. "Mana mungkin tertip kalau kami tidak lebih dulu
menciptakan kekacauan."*
-------------------------------------------------
Pepatah -- peribahasa:
* "He who has nothing to die for has nothing to live for." (Moroccan).
* "Wise men argue causes, and fools decide them."
* "A man shows his character by what he laughs at."
* "Selfishness is the greatest curse of the human race."
Keserakahan adalah kutukan terbesar umat manusia.
* "Liberty is the right to do what the laws allow."
* "Good laws make it easier for citizens to do right things and
harder to do the wrong."
But in Indonesia,laws are made to be broken; kalau bisa dipersulit,
kenapa harus dipermudah."
* "God often visits us,but most of the time we are not at home."
Allah sering mengunjungi insannya, tapi setiap kali kita tak berada
di rumah.
* "A good husband makes a good wife, and vice-versa."
* "Marriage halves our grief,doubles our joys, and quadruples our expenses."
* "When we are well, it is easy to give good advice to
the sick."
* "He who lends to the poor gets his interests from God."
--------------------------------------------------------------------------
Sampai jumpa. Keliru tutur kata dan tulis,
mohon maaf lahir-bathin.
Abdul Razak ([EMAIL PROTECTED]>
Gedung Dewan Pers (4th Floor),
Jl. Kebon Sirih 34, Jakarta 10110.
--------------------------------------------------------------------------------
Teriring salam dari rekan-rekan di:
Lembaga Kajian dan Pemberdayaan Masyarakat,
Yayasan Imam Bonjol
JalanWalang Baru VII A No.7,
Jakarta 14260.
Tel.: (62-21) 430-6813.
Facsimile &Voice-mail:
(632-21) 430-6811
Aswin Jusar (Ketua) <[EMAIL PROTECTED]>
M.C.Baridjambek (Sekretaris)
<[EMAIL PROTECTED]>
Anggota (Board Members):
Darmansyah Darwis (Bendahara)
Abdul Razak,MSc. (R&D &
Public Relations)
<[EMAIL PROTECTED]>
DR.Ir. Suheimi Nurusman (Kajian
Pendidikan)
<[EMAIL PROTECTED]>
Ir. Ridwan M.Risan (Management)<[EMAIL PROTECTED]>
Exeeutive Club:
Asmun A. Syueib, MA<[EMAIL PROTECTED]>
Risda Djambek <[EMAIL PROTECTED]>
Chairul Anwar, SE<[EMAIL PROTECTED]>
endtext/jan2002
RantauNet http://www.rantaunet.com Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3 =============================================== Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di http://www.rantaunet.com/subscribe.php3 ATAU Kirimkan email Ke/To: [EMAIL PROTECTED] Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama: -mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda] -berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda] Keterangan: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung ===============================================

