Penjara Tanpa Dinding
Disiarkan: February 1, 2002
------------------------------
Jumlah penduduk yang terus bertambah di Amerika, juga menambah besar
populasi penghuni penjara. Kata sebuah laporan, jumlah orang yang
tinggal di hotel prodeo tahun lalu telah mencapai dua juta orang, dan
itu berarti, jumlah orang yang berada dalam penjara di Amerika lebih
besar dari pada populasi penjara di Russia, kalau dibandingkan dengan
jumlah penduduk masing-masing.

Karena tingginya populasi penjara itu, banyak pemerintah negara bagian
berusaha menurunkan jumlah narapidana dengan berbagai cara, tanpa
membahayakan kehidupan masyarakat lingkungan.

Salah satunya adalah dengan memberikan status tahanan luar atau masa
percobaan bagi narapidana yang berkelakuan baik dan telah menjalankan
sebagian besar masa hukumannya. Para tahanan luar ini bisa dipantau
kegiatannya lewat berbagai cara. Seperti dengan memasang gelang kaki
elektronik yang bisa dipantau dengan sebuah kotak elektronik yang
dipasang dalam rumah orang yang bersangkutan. 
Kalau terhukum keluar dari jangkauan alat pemantau, kira-kira 25 meter,
alat itu secara otomatis akan menelpon atau memberi tahu kantor polisi
terdekat yang akan segera mengirim petugas untuk menangkap orang itu.

Cara lain adalah mengharuskan orang yang bersangkutan untuk menelpon
petugas hukum tertentu pada waktu yang sudah ditentukan.  Kalau dia
tidak melakukan hal itu, karena satu dan lain hal, orang itu akan segera
ditangkap lagi dan dimasukkan ke penjara dengan hukuman tambahan.

Tapi sekarang ada alat pemantau yang lebih canggih lagi, yang bisa
memantau kegiatan tahanan luar lewat satelit.

Saat ini di Amerika ada kira-kira 1,200 orang narapidana seperti itu.
Orang yang bersangkutan dipasangi gelang kaki elektronik yang mengirim
sinyal ke sebuah kotak seberat dua kilogram yang harus dibawanya kemana
dia pergi.  Kotak itu mengirim sinyal ke satelit tiap 10 menit, dan
seorang petugas yang biasanya disebut 'parole officer' bisa memantau
gerakan orang itu dari menit ke menit, dengan  lewat komputer.

Kotak elektronik itu bisa diprogram untuk memberikan tanda peringatan
khusus kalau orang yang bersangkutan  memasuki kawasan-kawasan tertentu
yang koordinatnya sudah diprogram ke dalam komputer.

Kata harian New York Times, ke 1,200 orang yang menggunakan gelang kaki
dan kotak elektronik itu pada umumnya adalah narapidana yang sedang
menjalani hukuman karena melakukan kejahatan seks ataupun suami atau
istri yang dihukum karena menyiksa pasangannya.

Status tahanan luar yang dipantau lewat satelit itu dianggap lebih murah
ongkosnya dibanding kalau terhukum tinggal di penjara. Kata sebuah
laporan, di negara bagian Florida, ongkos penjara untuk satu orang
kira-kira 45 dollar per hari, sedangkan kalau orang itu dikenai tahanan
luar ongkos pemantauannya hanya 10 dollar.

Karena statusnya tahanan luar, orang itu biasanya diperkenankan bekerja
supaya bisa mengongkosi diri sendiri, sambil dianggap sebagai proses
rehabilitasi. Karena orang itu bekerja dan mendapat penghasilan, negara
bagian bersangkutan tidak perlu mengeluarkan ongkos makanan dan
perawatan lainnya.

John Zadrayel adalah seorang narapidana berumur 40 tahun, yang dikenai
tahanan luar setelah menjalani  hukuman penjara 14 tahun karena
mengadakan hubungan seks dengan seorang anak dibawah umur.

John bekerja sebagai koki  di sebuah restoran setempat dan harus membawa
kotak elektroniknya kemana dia pergi. Salah satu syarat tahanan luar
yang harus dipenuhinya adalah bahwa dia tidak boleh mendekati kawasan
sekolah, taman dimana anak-anak bermain, ataupun pergi ke dekat rumah
bekas korbannya.

Karena koordinat berbagai sekolah, taman dan rumah korban sudah
diprogram ke dalam kotak elektronik itu,  kalau John berada di kawasan
terlarang tadi, petugas polisi bisa mengetahui dengan segera dan akan
mengirim polisi untuk menangkapnya.

Kata harian New York Times, kira-kira  lima juta orang narapidana di
Amerika saat ini sedang menjalani proses tahanan luar, suatu jumlah
cukup besar, yang secara teoritis bisa dipantau lewat satelit.  Separuh
dari 50 negara bagian di Amerika telah menggunakan teknologi pemantauan
narapidana lewat satelit.

Kendati membawa kotak elektronik itu cukup memalukan, kata John, itu
masih lebih baik daripada tinggal dalam penjara. Karena cukup besar dan
bisa dilihat banyak orang, kotak itu juga memberikan semacam
perlindungan baginya.

Tanpa kotak itu, John kemungkinan akan segera dicurigai sebagai penjahat
kambuhan kalau terjadi kejahatan di kawasan tempat tinggalnya.  Tapi
karena kotak itu pula, dia bisa membuktikan, dengan keterangan
saksi-saksi, bahwa bukan dia penjahatnya.
   



Dutamardin Umar

Kirim email ke