|
Cukui sanak Fadillah sajo nan manjawab
sbb;
----------------------------------------------------
Bung, sudalah, persoalan kafir mengkafirkan orang-lah
yang membuat kita selalu berhatam, berkelahi, kemudian kita masing-masing mengaku tidak kafir, saling mencarikan dalil yang hebat-hebat, saling berkeras urat leher dan akhir saling memutuskan urat leher. Sudalah Bung, persoalan kafir-mengkafirkan orang, sesama muslim atau muslim dengan non muslim sudah terjadi sejak meninggalnya kalifah yang empat itu, kemudian umat sibut dengan urusan itu sampai sekarang. Berhakkah kita mengkafirkan orang, nah rasa berhak untuk mengkafirkan inilah yang sudah menjadi sangat kuat dalam dada kita. Sudalah Bung. Kita hanya akan saling berhantam. Kita akan selalu bilang si anu mefitnah, si Anu tidak beralasan, si Anu tidak jitu. Saya bertanya apakah agama menyuruh kita untuk begitu? Iblis saja diberi hak untuk kafir. Mau kafir mau muslim, silahkan, Monggo, tafadol, Please. Asal jangan menggangu orang, mengekspansi keyakinan orang, jangan menjajah orang, oarang akan melawan jika keyakinannya diserang dijajah, semua manusia akan begitu, bila keyakinanya diserang, ia akan bilang itu fitnah, itu zalim. Sudahlah Bung. Ahmadiah menjalankan ajarannya, silahkan. Tapi jangan mengganggu dan menghina keyakinan orang. Begitu juga kita jangan menghina keyakinan orang Ahmadiah, hormati, jangan ganggu, silahkan monggo. Apakah mereka ini, mereka itu kafir, serahkan saja kepada Allah yang menilai nanti di akhirat. Bung, yang terjadi selama ini, seperti lingkaran setan "orang muslim mengkafirkan orang non muslim atau sesama muslim, begitu juga orang non muslim mengkafirkan orang muslim". Begitu seterusnya, tak putus-putusnya. Apakah kehidupan beragama hanya dihabiskan untuk hal begitu? Apakah agama menyuruh kita untuk begitu? Kepada Bung yang Ahmadiah, silahkan Bung jalankan ajaran Bung. AGAMA BUNG UNTUK BUNG, AGAMAKU (KAMI) UNTUKKU (KAMI). MONGGO SILAHKAN PLEASE TAFADDOL. Begitu juga Bung yang muslim. AGAMA ADALAH UNTUK PERDAMAIAN, BUKAN UNTUK SALING SALAH MENYALAHKAN DAN KEMUDIAN SALING BANTAI MEMBANTAI. KALAU BUNG DAN PARA BUNG MASIH MEMBICARAKAN AJARAN BUNG, ALIRAN PEMIKIRAN, GOLONGAN, MAZHAB BUNG YANG BENAR, AGAMA BUNG YANG BENAR, SILAHKAN KERJAKAN. TAPI INGAT JANGAN SALING MENYALAHKAN, JANGAN PAKSAKAN KEYAKINAN KITA PADA ORANG, TAK ADA GUNANYA. Oke, Bung sekalian, saya banyak minta maaf. Saya sudah bosan melihat orang muslim antar golongan membenci golongan lain, atau orang muslim membenci agama lain. AGAMA BUKAN UNTUK MEMBECI, INGAT BUNG, AJARAN AGAMA ADALAH MEMBALAS KEBURUKAN, KEJAHATAN, PENINDASAN DENGAN KEBAIKAN BUKAN DENGAN KEBURUKAN DAN PENINDASAN PULA. KALAU AGAMA ADALAH SALING SALAH MENYALAHKAN, SALING KAFIR MENGKAFIRKAN, MEMBALAS KEBURUKAN DENGAN KEBURUKAN, UNTUK APA GUNA AGAMA BUNG, PARA PENJAHAT JUGA BEGITU PERANGAINYA, APA BEDANYA KITA, APA FURQANNYA. KAFFAH UNTUK MUSLIM SILAHKAN KAFFAH, AHMADIAH PUNYA CARANYA PULA SILAHKAN. Mirza Ghulam Ahmad DIYAKINI sebagai nabi oleh Ahmadiah silahkan, tapi wajar golong lain tidak mengakuinya, itu hak golongan lain, sebagaimana Ahamadiah berhak mengakui Mirza Ghulam Ahmad sebagai Nabi, jangan ganggu keyakinan orang. JANGAN BILANG ORANG PEMBOHONG DENGAN KEYAKINANNYA, jika bilang orang pembohong, Nabi Muhammad juga sudah tidak puas-puasnya orang Qurais dan para Orientalis mengatakan pembohong, penderita epilepsi, orang-orang kristen menyatakan sesat. Hal ini tidak habis-habisnya, DAN ITU BUKANLAH AKHLAK YANG BAIK. BUKANLAH BUDI YANG BAIK MENJELEK-JELEKAN ORANG (WALAUPUN BENAR ORANG ITU JELEK) UNTUK MENAIKAN AJARAN GOLONGAN, MAZHAB, ATAU AGAMA KITA. KITA MATIKAN LAMPU ORANG SUPAYA LAMPU KITA SAJA YANG HIDUP. KITA UNGKAPKAN KEBURUKAN KEDAI ORANG (WALAUPUN MEMANG BENAR BURUK KEDAI ORANG ITU) UNTUK MENAIKAN KEDAI KITA. sudalah malu kita, agama bukan untuk itu tetek bengek itu, COBALAH AGAMA YANG MEMBUAT HATI KITA LAPANG, LAPANG DADA, MEMBUKAKAN PIKIRAN, RENDAH HATI, TOLERANSI, MEMERDEKAKAN KITA MASING MASING. oke SUDALAH, "TIDAK BERKERUNCINGAN KITA" kata orang salam maaf fadlilah untuk dicatat saya, supaya jelas kedudukan saya; SAYA HANYA YAKIN DAN BERIMAN KEPADA QU'AN DAN SUNNAH RASUL (MUHAMMAD SAW). Selain itu tidak ada. MENURUT PEMAHAMAN SAYA TENTANG AGAMA ADALAH SEPERTI YANG SAYA URAIKAN DI ATAS, BARU SAMPAI DI SANA DAN AKAN TERUS BERPROSES KE ARAH YANG LEBIH BAIK DAN KEDAMAIAN. --- boes <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > wa alaykum salam, > > saya ingin nimbrung masalah kata 'kafir' saja dulu. > > orang/kelompok yg tidak menerima kerasulan Nabi > Muhammad setelah > kedatangan beliau, bisa disebut kafir. > misalnya: umat non-islam yg nyata2 menuhankan > makhluk lain selain > Tuhan Allah. > > tapi jemaah ahmadiyah yg saya telusuri selama ini, > tetap mengakui Muhammad sbg Nabi mereka dan beriman > spt > ummat islam lainnya jugak,persis samak. > apa gol.ini bisa jatuh ke dlm gol. kafir jugak?? > > ini saja dulu Dave. > > wass, > Boes > > -----Original Message----- > From: Muhammad Dafiq Saib > [mailto:[EMAIL PROTECTED]] > Sent: Thursday, February 07, 2002 8:29 PM > To: [EMAIL PROTECTED] > Subject: [surau] Re: File lamo > > > Assalamu'alaikum wr.wb., > > Jamaah surau yang terhormat, > > Marilah kita simak firman Allah di dalam surah Al > Baqarah ayat 39 yang ma'nanya: > > "Dan orang-orang yang kafir dan mendustakan > ayat-ayat > Kami, mereka menjadi penghuni neraka dan kekal di > dalamnya" > > Orang-orang kafir yang tidak beriman dengan > ayat-ayat > Allah SWT, dengan al-Quranul karim, dengan kerasulan > Muhammad SAW. Orang-orang yang hatinya mengingkari > kerasulan Muhammad SAW, yang mencari-cari hujjah > seolah-olah apa-apa yang disampaikan oleh beliau SAW > belum cukup, masih perlu ditambah lagi dengan > ayat-ayat lain, yang dibawa oleh 'nabi' lain sesudah > nabi Muhammad SAW, adalah orang-orang yang tidak > beriman kepada nabi Muhammad SAW. Dia ingkar, kafir > dan Allah mengancamnya dengan neraka dan mereka akan > kekal di dalamnya. > > Firman Allah SWT di dalam surah yang sama ayat 59 > yang > ma'nanya. > "Tetapi orang-orang yang zalim mengubah perkataan > dengan perkataan yang lain yang tidak dikatakan > kepadanya, lantas Kami turunkan kepada orang-orang > zalim siksaan dari langit, karena mereka fasik" > > Ada orang yang berani-beraninya mengaku nabi, > membawa > berita-berita yang nyata-nyata bohong (ada referensi > buku kebohongannya itu) dan ingin menyebarkan > kebohongan yang dikarangnya itu kepada orang - orang > Islam yang beriman kepada Allah dan Muhammad SAW, > mereka yang serupa ini adalah benar-benar orang > fasik, > orang bodoh yang tidak tahu di bodohnya, dan Allah > menjanjikan akan menyiksa mereka. Entah siksaan apa > yang diderita oleh Mirza Gulam Ahmad si pembohong > itu > di akhir hidupnya, bahkan di dalam kuburnya saat > ini, > hanya Allah SWT saja yang tahu. > > Jemaah surau yang budiman > > Alah basuluah matoari, alah bagalanggang mato awak > nan > banyak, nan bahaso urang nan mangiriman carito di > bawahko mangakui Mirza Gulam Ahmad si pembohong > besar > itu sebagai nabi panutannya, maka berhati-hatilah > kita, jangan sampai masuak parangkok. Sejak lama > saya > sudah memasukkan kiriman-kirimannya ke tong sampah, > tapi dua hari ini saya hidupkan kembali karena saya > lihat dia, yang bangkik-bangkikan ini sudah mulai > lagi > dengan tujuan laknatnya, ingin menyebarkan agama > Ahmadiyahnya di surau ini. Segera sesudah ini > namanya > dan kiriman-kirimannya akan saya kembalikan ke tong > sampah. > > "Hai orang-orang yang beriman. Masuklah ke dalam > Islam > secara Kaffah (secara utuh). Jangan kalian ikuti > langkah-langkah setan. Sesungguhnya dia (setan itu) > musuh yang nyata bagi kalian" Al Baqarah ayat 208. > > Ya Allah, kiranya Engkau tampakkan kepada kami janji > Engkau akan menyiksa orang-orang yang mengubah > kalimat > Engkau dengan kalimat yang tidak Engkau katakan. > Kiranya Engkau teguhkan iman kami, engkau pelihara > kami dari tipu daya orang-orang yang sesat. Amiin. > > Wassalamu'alaikum wr.wb., > > Lembang Alam > > > > > Istighfarlah sanak, dengan menabur fitnah tentang > > Ahmadiyah atau Mirza > > Ghulam Ahmad a.s. anda tidak memperoleh apa-apa, > > tidak juga kemenangan > > dunia... Kami haqqul yakin, barangsiapa yang > > menghina UtusanNya, juga Mirza > > Ghulam Ahmad a.s. Allah pasti akan hinakan dia... > > Ini merupakan janji Allah > > dan kalau anda tidak mau juga berhenti memfitnah > dan > > menghina Utusannya, > > percayalah anda akan menuai "kehinaan" dari Nya. > > Semuanya terserah anda dan > > tentu saja untuk selanjutnya , saya tidak akan > > menasehati anda lagi... > > Silakan berperang dengan Allah! Silakan jadikan > > milis surau ini untuk anjang > > anda meanurkan kebencian anda terhadap Jemaat > > Ahmadiyah atau pendirinya Hz. > > Mirza Ghulam Ahmad a.s. > > > > Wassalam sekedar mengingatkan saja... > > > > Nadri Saaduddin, > > Jalan Rambutan B-32 > > Telp. +62-0765-93072 > > Duri , Riau Daratan 28884 > > INDONESIA > > > __________________________________________________ > Do You Yahoo!? > Send FREE Valentine eCards with Yahoo! Greetings! > http://greetings.yahoo.com > > > Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada > Allah dan hendaklah setiap > diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk > hari esok (akhirat), > dan bertaqwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah > Maha Mengetahui apa yang > kamu kerjakan <AL HASYR (59:18)> > > ========================================================================= > Alamat-alamat e-mail Surau: > Mengirimkan artikel/opini : > [EMAIL PROTECTED] > Mendaftarkan diri : > [EMAIL PROTECTED] > Mengundurkan diri sementara : > [EMAIL PROTECTED] > Kembali aktif : > [EMAIL PROTECTED] > Mengundurkan diri selamanya : > [EMAIL PROTECTED] > Kontak Admin : > [EMAIL PROTECTED] > > Your use of Yahoo! Groups is subject to > http://docs.yahoo.com/info/terms/ > > > > __________________________________________________ Do You Yahoo!? Send FREE Valentine eCards with Yahoo! Greetings! http://greetings.yahoo.com ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor ---------------------~--> Get your FREE credit report with a FREE CreditCheck Monitoring Service trial http://us.click.yahoo.com/ACHqaB/bQ8CAA/ySSFAA/IYOolB/TM ---------------------------------------------------------------------~-> Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertaqwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan <AL HASYR (59:18)> ========================================================================= Alamat-alamat e-mail Surau: Mengirimkan artikel/opini : [EMAIL PROTECTED] Mendaftarkan diri : [EMAIL PROTECTED] Mengundurkan diri sementara : [EMAIL PROTECTED] Kembali aktif : [EMAIL PROTECTED] Mengundurkan diri selamanya : [EMAIL PROTECTED] Kontak Admin : [EMAIL PROTECTED] Your use of Yahoo! Groups is subject to http://docs.yahoo.com/info/terms/
|
- Re: [RantauNet] Kristen dan Missionarisnya ,yang terselub... Nofendri T. Lare
- Titik

