Assalamu'alaikum Wr. Wb. Karena tiap Minggu harus �mengejar setoran� saya tidak tiap hari mengikuti posting-posting yang masuk RantauNet, dan agak terkejut juga mendengar. isi milis Rantaunet sudah jauh berbeda. Penuh dengan ucapan carut marut dan sumpah serapah. Kata- kata kasar berseliweran, serta agama Islam yang suci, yang dianut oleh hampir !00% orang Minang, juga dicaci dan direndahkan.
Khusus yang terakhir ini, saya melihat memang ada upaya sistematis untuk menumbuhkan keraguan terhadap eksistensi dan kemahabesaran Illahi Rabbi, Qur�an suci dan kemuliaan Nabi Muhammad SAW, dan ini jelas sekali kalau kita mengikuti milis terbuka seperti Proletar yang dimotori antara lain oleh netter yang menamkan dirinya Asoka tersebut. Dan kalau sebagian dari propaganda tersebut juga masuk ke RantauNet itu sesuatu yang tidak terhindarkan, selama milis ini menghormati kebebasan berpendapat---tentunya sejauh tidak melanggar rambu-rambu yang ditetapkan bersama. Tetapi apakah dengan mengeluarkan mereka yang dianggap �provokator� tersebut ---atau---lebih-lebih---dengan meningalkan milis ini, masalahnya selesai? Nah menurut hemat saya, hujjah para provokator tersebut---minimal---yang ada di milis ini harus dilawan dengan hujjah yang lebih baik, dan saya percaya bahwa milis ini dan juga milis Surau tidak kekurangan orang untuk melakukannya. Tetapi kalau beliau-beliau tersebut �diam� saja, lalu bagaimana. Saya sendiri---dengan segala keterbatasan, kedunguan dan kedaifan saya---sewaktu-waktu juga mencemplungkan diri ke Proletar dan bersama-sema sejumlah netters Musliml ainnya seperti Emabdalah, Sohib, Rarach, Anti Kejahatan, Abas Amien, dll ikut melawan para penghujat tersebut: keras lawan keras, kasar lawan kasar. Dan kadang-kadang posting saya ke sana saya c.c.kan ke RantauNet dan Milis Surau tidak lain agar beliau-beliau para alim dan cerdik pandai yang jumlahnya tidak sedikit di kedua milis ini tergugah dan ikut membantu, karena jumlah kita lebih sedikit, dan mereka selain lebih banyak juga ada yang sangat cerdas dan terpelajar. (Saya masih ingat hujah yang sangat bermutu dan komprehensif yang dilancarkan oleh seorang dosen FT Unand yang sedang mengambil program S-3 di sebuah Universitas di Jepang terhadap propaganda Ahmadiahnya Wan Nadri, namun saya sudah lama tidak melihat beliau tampil di milis ini) Akhirul kalam, Engku St. Bandaro dari Komisi Tata Tertib tentunya selalu memonitor posting di milis ini dan akan meniup peluit apabila ada yang melanggar rambu-rambu yang ditetapkan. Bahwa beliau tidak gampang dan sembarangan meniup peluit, tentunya adalah sesuatu yang sangat dihargai. Lalu saya ingat kepada salah satu bait dalam Lagu �Pesan Mande� ciptaan Nuskan Syarif: Jan takuik dek ombak gadang / Riak nan tanang nan manghanjuikkan. Wassalam, Bandaro Kayo > Message: 10 > Date: Sat, 09 Feb 2002 09:02:25 +0700 (WIB) > From: Rinaldi Munir <[EMAIL PROTECTED]> > Subject: Rantaunet penuh sumpah serapah > > Dear All, > saya sudah cukup lama ikut milis Rantaunet ini. Sebagai perantau minang, saya > terhibur mendengar celoteh mamak-mamak dan kamanakan kasadonyo. > Awal-awal saya ikut milis Rantaunet, isi atau topik yang dibicarakan menarik > dan berbobot. > > Tetapi, sejak beberapa waktru belakangan ini, saya melihat isi milis Rantaunet > sudah jauh berbeda. Penuh dengan ucapan carut marut dan sumpah serapah. Kata- > kata kasar berseliweran. > > Bahkan, agama Islam yang suci, yang dianut oleh hampir !00% orang Minang, juga > dicaci dan direndahkan. Misalnya yang dikemukakan oleh Titik, Panggugek, dll. > Saya tidak rela agama saya dihina. Saya mensinyalir di dalam Rantaunet ini ada > anggota yang sangat phobi terhadap Islam. > > Moderator Rantaunet ini saya lihat lemah dan tidak tegas. Meskipun keanggotaan > Rantaunet ini bebas, tetapi kita perlu menegakkan etika, tata-krama, tidak > SARA, dll. > > Saya berpikir untuk berhenti saja dari milis ini. Namun akan saya tunggu > beberapa waktu perkembangannya. > > Wassalam RantauNet http://www.rantaunet.com Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3 =============================================== Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di http://www.rantaunet.com/subscribe.php3 ATAU Kirimkan email Ke/To: [EMAIL PROTECTED] Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama: -mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda] -berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda] Keterangan: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung ===============================================

