----- Original Message -----
From: Alec St. Rangkayo Labih <[EMAIL PROTECTED]>
> Contoh:
>
> Syariah: Setiap makhluk berpasangan (kawin).
> Hikmah: Cacing tidak (hermaphrodite).

Dear Alec,

Seperti halnya kuning berpasangan dengan emas, besi berpasangan dengan
magnet, ying berpasangan dg yang atau maskulin berpasangan dengan feminim,
di dalam dirinya sendiri  cacing juga berpasangan dalam hal jenis
kelaminnya. Ilmuwan menyebut mereka hermaprodite hanya berdasarkan azas
tidak terpecahnya prinsip utama kedalam beberapa aspek. Dengan kata lain
mereka hanya mengacu  pada satu bentuk cacing yang panjangnya sekian
centimeter (cause i'mnot sure how long they realy are) itu, utuh, tak lebih
dan tak kurang. Penamaan hermaprodite  merupakan  hasil  berpikir menurut
logika, bisa diuji coba, yang jika belum ada yang membuktikan dengan logika
yang sama bahwa kebenaran itu salah, kebenaran adalah benar.Tapi jika kita
bicara ttg syariah berpasangan dan hikmah hermaprodite, menurut saya, kita
sedang bicara ttg hakekat. Dan hakikat seekor cacing adalah didalam dirinya
terdapat dua jenis kelamin

> "Ada dua ekor unta yang tersisa di dunia ini. Yang satu unta jantan, yang
satu lagi unta betina dan sedang bunting. Manakah yang akan anda sembelih?"
>
> a. Unta jantan. Titik.
> b. Unta jantan dengan alasan unta betina bunting
> c. Unta betina. Titik.
> d. Unta betina dengan alasan anaknya bakal jadi unta betina lagi.
> e. Disembelih keduanya, kecuali anak dalam perut.
> f. Jangan sembelih jantan dan betina, keluarkan anak dalam perut.
> g. Jangan sembelih jantan dan betina, sembelih anak yang di perut.
> h. Hanya Tuhan yang tahu maksudnya. Titik.
> i. Jawaban lain dari di atas. (Harap diterangkan..).

Jika hanya tersisa dua unta di dunia ini, mengapa kita harus menyembelihnya?
Kejam amat!!

1. Kalau saya sembelih yang jantan, betina akan kehilangan pasangannya dan
anak akan kehilangan bapaknya.Disamping itu saya akan menutup kesempatan si
unta yang hampir punah itu untuk berkembang biak dan memberikan manfaaatnya
pada umat manusia yang harus menyeberangi gurun pasir.

2. Dan mengapa pula saya harus menyembelih si betina karena itu akan
mendatangkan malapetaka. Pertama, si anak akan kehilangan ibu yang berarti
dia akan kehilangan kesempatan untuk merasakan perawatan cinta peruntaan,
kehilangan kesempatan menikmati air susu yang akan membangun otot untanya
menjadi otot yang tangguh. Kedua, saya akan membuka kesempatan pada unta
jantan untuk menyalurkan "ego"nya terhadap si anak. Walaupun hal seperti
biasa terjadi pada dunia perhewanan, tapi tetap saja iiiihhhh!! jika bapak
harus menggarap anaknya.

3. Yang jelas saya tidak akan menyembelih anak!!! Jawabannya bukan hanya
diketahui oleh Tuhan tapi saya juga. Bagi yang berminat untuk mengetahui,
ada baiknya mencoba mendengarkan lagu timang2 anakku sayang yang pernah
dinyanyikan oleh Titiek Puspa.


>
> Jangan lupa tulis nomor account. Jawaban (mendekati) kebenaran Al Hikmah
mendapat hadiah Rp9,9 juta via transfer antarbank.

Kalau bisa masuk dalam dominasi dan kemudian menang, mak Ban akan mengirim
nomor rekening pada anda.

Salam,

Evi

Ps.
Btw Alec, apakah Allah ikut campur dalam persoalan ini?

>
> Yang tidak menjawab dikategorikan awam.
>
>
> Esteranc Labeh
> Yaomi Foundation
> Jakarta
>
>
>
>
>



RantauNet http://www.rantaunet.com

Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3
===============================================
Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di
http://www.rantaunet.com/subscribe.php3

ATAU Kirimkan email
Ke/To: [EMAIL PROTECTED]
Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama:
-mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda]
-berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda]
Keterangan: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung
===============================================

Kirim email ke