<[EMAIL PROTECTED]>

> Musik
> Sebenarnya, musik tidak perlu dibicarakan, karena ia sudah berbicara
> sendiri, menjelaskan siapa dan bagaimanakah dirinya. Music speaks for
> itself, demikian pepatah lama berkata. Hanya saja sekarang musik sudah
> diredusir sedemikian rupa sehinga dibungkam, sehingga kita hanya
> menggunakannya untuk hiburan atau selingan hidup belaka. Kita hanya
> memungut sampah barat tanpa tahu makna filosofis dibalik budaya populer,
> budaya MCWorld.
>
> Musik, sebagaimana agama, semua kesenian, dan cinta adalah bahasa dan
> hal yang paling universal yang dapat menjangkau kehidupan manusia.
> Albert Camus, yang dikutip dalam pengantar Art Summit'98, mengatakan:
Hidup
> memang tidak mudah, tetapi kita bisa memperingannya dengan kesenian,
agama
> dan cinta, yang kita tanamkan pada diri orang lain.
> Musik dan Kesenian dapat menjadi alternatif pencerah kehidupan dizaman
> susah ini, demikian Art Summit.
>
> Semua ritual keagamaan atau tradisi sejak zaman paling pra sejarah
> sekalipun mengenal musik. Musik sedari dahulu digunakan untuk tujuan dan
> alat menuju hal-hal tertentu. Musik menjadi salah satu kebutuhan dan
> sentral peradaban.
>
> Phytagoraslah--orang pertama yang menggunakan istilah filsafat dan
> mungkin juga yang pertama mendirikan tarekat dan mengajarkan
> reinkarnasi-yang mengintelektualisasikan musik. Baginya, arkhe (unsur
> pembentuk dasar kosmos) adalah bilangan. Segalanya tersusun dari deretan
> bilangan. Dan musik dengan segala anotasi dan harmonisasi nada adalah
> bagian dari bilangan, dari matematika. Segala tangga nada dan susunan
> serta deretannya diatur dalam matematika. Memang bagi Phytagoras,
> bilangan adalah mistik. Sejak itu, Musik masuk dalam bagian matematika,
> dan hanya orang terdidik yang mampu bermain musik.
>
> Musik juga ditinggikan-beserta kesenian lainnya-dalam pelajaran menjadi
> Raja-Filsufnya Plato, setingkat diatas olahraga dan pekerjaan jasmaniah
> lainnya, dan dibawah filsafat yang murni tentang dunia idea, jiwa, dan
> pemikiran.
>
> Al-Farabi datang beberapa ratus kemudian menghidupkan filsafat Yunani.
> Ia dijuluki Guru Kedua setelah Aristoteles. Tanpa segan-segan, ia merasa
> perlu untuk menulis tentang musik dalam bukunya Kitab Al-Musiqa
> Al-Kabir. Tentu saja pada masa itu musik masih bagian dari matematika,
> dari pemikiran. Teori-teori ilmu musik-seperti anotasi bilangan dan
> tangga nada mulai dirumuskan disini. Pada zaman ini berbagai alat musik
> seperti gitar ditemukan. (Ingat, zaman itu spanyol bagian dari
> kekhalifahan Islam).
>
> Seratus tahun kemudian, Ibnu Sina-Tokoh terbesar Filsafat Islam yang
> buku Qanun fi al-Thibb (Hukum Kedokteran)nya menjadi buku referensi di
> Jerman hingga hari ini--datang. Ia juga perlu menulis musik dalam salah
> satu bagian buku terbesarnya : Al-Syifa. Konon, dia melakukan pembedahan
> dengan pembiusan lewat musik. Zaman selanjutnya, sudah dilakukan terapi
> kesehatan jiwa dan mental dengan kesenian khususnya musik. Kaset Mozart
> untuk ibu hamil, Beethoven untuk operasi besar dll sudah dijual bebas
> dan dipraktekan, (lihat film City of Angel yang ketika operasi memutar
> kaset Road House-nya Jimi Hendrix).
>
> Pernah, ia diundang khalifah. Ia memainkan suling yang bisa dimodifikasi
> menjadi tiga bagian. Mpada modifikasi pertama, semua yang mendengarnya
> tertawa, yang kedua mereka menangis, yang ketiga semua pendengarnya
> tertidur, dan ia dengan lenggang kangkung meninggalkan istana.
> Rumilah, agaknya, yang benar-benar melakukan perkataan Camus. Ia
> menggabungkan Musik, Agama, dan Cinta menjadi Tarian Darwish yang
> eksotik dan mengagumkan, penuh simbol sekaligus praktek spiritual.
> Menurut Syed Hussein Nasr,, simbol-simbol musik itu adalah tentang tuhan
> dan kehidupan. Misalnya Bumi mengitari matahari, atau manusia adalah
> dawai-dawai yang siap dipetik oleh Tuhan. Tradisi ini diteruskan oleh
> Nusrat Fateh Ali Khan yang sempat melambungkan namanya hingga Hollywood,
> dan sempat berduet dengan Eddie Vedder di film Dead Man Walking.
> Itulah kehebatan musik Timur, yang bahkan seorang George Harrison pun
> berguru pada Ravi Shankar dan seorang John Bonham pun terinspirasi
> dengan musik Timur. Tetapi dunia barat bukan tidak dipengaruhi dunia
> musik.
>
> Musik Klasik hadir bersamaan dengan kebangkitan masa romantis,
> aufklarung, dan Reinasances. Pada masa itu musik dan kesenian turut
> ambil peran. Babakan sejarahnya mirip dengan babakan sejarah filsafat :
> Romantis, Barok dan seterusnya. Seorang Nietsche amat dipengaruhi oleh
> Richard Wagner, seorang komponis, disamping Schopenhaur. Para Komponis
> Legendaris juga mengekspresikan emosinya-tanpa sadar untuk terapi
> psikologis dan peluapan emosi-hingga membuat gubahan yang hebat dan
> mengguncangkan dunia.
>
> Dunia Gereja juga terkenal dengan Choirnya, dan itu sangat spiritual dan
> dirasakan oleh jiwa dan hati nurani pendengarnya, sehingga pesan bisa
> mudah tersampai.
>
> Masalah terapi psikologis dan keteraturan matematis di dunia barat
> didekonstruksi oleh kaum budak berkulit hitam di benua Amerika dengan
> mengeksplorasi tradisi Africa dengan alat musik klasik yang dibawa orang
> Perancis, tanpa aturan bermain tetapi cukup curhat saja. Jadilah musik
> Blues (Baca : Jazz, Parfum, dan Insiden-nya Seno Gumira Ajidarma) yang
> menjadi rintihan dan jeritan kekelaman nasib mereka. Kelak, musik inilah
> yang menjadi akar semua musik barat dan berderivasi menjadi musik Rock
> (curhat sosial) dan Jazz (curhat personal) dengan segala variasinya.
> Beatles juga memberontak dari partitur dengan gaya urakannya, dan ini
> menjadi inspirasi dan awal bagi musik sebagai fungsi pemberontakan dan
> antikemapanan di masa modern.
>
> Di Jamaica, khususnya Kingston Town, Musik Reaggae berperan sebagai alat
> pembangkit perlawanan penjajahan, dipimpin oleh "sang nabi" Bob Marley.
> Semua itu membuktikan bahwa potensi musik dalam berperan dan berfungsi
> dalam masyarakat cukup banyak. Hanya kita melihat saat ini kita hanya
> mereduksinya hanya sebagai hiburan dan gaya hidup yang disuapi peradaban
> Barat.
>
> Jika kita lihat, ada beberapa peranan musik :
> 1. Musik sebagai bahasa universal (contoh paling dekat adalah No World
> Improvisation di Art Summit '98). Dan Bahasa sangat erat hubungannya
> dengan Pikiran kita. (Bahasa yunaninya sama : Logos, bahasa arabnya juga
> sama : Kalam)
> 2. Musik sebagai alat ideologis penyampai pesan-pesan yang efektif.
> 3. Musik sebagai terapi kesehatan dan ketentraman jiwa (for details,
> lihat jurnal Psikologia terbitan UII Yogyakarta tentang Pertemuan
> Psikologi dengan kesenian, 1997).
> 4. Musik hiburan dan selingan (fungsi pragmatis).
>
> Kita harus mendereduksi peran dan fungsi musik. Jangan hanya, misalnya,
> asal nge-band atau mendengarkan easy-listening tetapi kita selayaknya
> menjadi pemusik yang intelek dan atau intelektual yang cinta musik.
>
> Ketika potensi kebaikan dan agen perubahan dari musik ini diabaikan,
> kita hanya memungut "sampah"nya--sesuai dengan zetigeist masa MazWorld
> sekarang :imagology--dan bukan esensi tujuan dan makna filosofisnya dan
> malah menghanyutkan dan membuai pendengar-seperti yang terjadi
> sekarang-maka bersiaplah seperti yang pernah ditulis Ibnu Khaldun pada
> saat membaca keadaan zamannya yang tergiur kenikmatan jasmani dan
> moralitas sudah digusur: Peradaban manusia berakhir ketika musik
> merajalela
>
>
> Penulis : Ekky Al-Malaky
> (KELOMPOK MUSIK NGeK)
> Jln Paus Dalam no 47 Jakarta Timur 13220
>
> NGeK adalah kelompok etno-music-religious yang terdiri dari mahasiswa
> dan alumni Fakultas Sastra UI. Dibentuk 20 Mei 1995, kelompok ini telah
> mempunyai sebuah album indie-label bertitel "Wajib Ngaji".
>
>




RantauNet http://www.rantaunet.com

Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3
===============================================
Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di
http://www.rantaunet.com/subscribe.php3

ATAU Kirimkan email
Ke/To: [EMAIL PROTECTED]
Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama:
-mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda]
-berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda]
Keterangan: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung
===============================================

Kirim email ke