Saya mau ikutan dong ? M.Risda D. Djambek
Darwin Bahar wrote: > Assalamu'alaikum Wr. Wb. > > Posting saya mengenai subyek di atas mendapat tanggapan yang cukup bagus dari >seorang netter di Milis Indonesia Damai, seperti di bawah ini. > > Wassalam, Bandaro Kayo > > > Message: 11 > > Date: Mon, 11 Feb 2002 06:57:34 -0800 (PST) > > From: Adriano Rusfi <[EMAIL PROTECTED]> > > Subject: Re: Sumatera Barat Belum "Habis" > > Sumbar belum habis, betul. Potensi sumber daya yang dimilikinya masih dapat >diharapkan, itu juga betul. > > Tapi marilah lihat sisi yang lain, yaitu sisi pendidikan, sisi yang pernah membuat >orang-orang minang menjadi sangat unggul, sisi yang secara harafiah merupakan >industri otak itu sendiri. Laporan yang dipaparkan oleh Kompas beberapa bulan lalu > (saya lupa tanggalnya) menunjukkan betapa tertinggalnya Sumatera Barat dalam bidang >pendidikan ini. > > Kedua, orang-orang minang terancam kehilangan tradisi dagangnya dan merantaunya, dua >serangkai yang seharusnya menjadi unsur melekat dalam diri orang minang. Di satu >sisi, ada orang minang yang masih mempertahankan tradisi merantau, namun kemudian >memilih untuk menjadi pegawai. Di sisi lain ada yang masih mau berdagang namun takut >merantau, sehingga Bukittinggi, misalnya, menjadi "kota seribu pasar". > > Tanpa kemampuan untuk tetap mempertahankan dua serangkai ini, orang-orang minang >akan kehilangan kekuatan finansial dari rantau, yang selama ini menjadi penopang >ekonomi di kampung. > > Ke tiga, orang-orang minang semakin kehilangan daya kreatifnya, ketika prinsip "alam >terkembang menjadi guru" telah beralih kepada prinsip "sekolah menjadi guru". Tanpa >kreativitas yang tinggi, pada dasarnya orang-orang minang justru akan menjadi bangsa >yang memiliki sejumlah sisi buruk, seperti keras kepala, individualis, tidak >disiplin, pemalas dan sebagainya, sisi-sisi buruk yang justru menjadi sangat positif >etika dibingkai oleh kreativitas. > > Jadi, saya setuju jika dikatakan bahwa Sumatera Barat belum habis. Namun akan >menjadi habis jika anak-anaknya tak berupaya keras untuk memperbaikinya. Kita, Saya >dan anda, dapat memulainya dari pendidikan : pendidikan berbasis Islam, kreatifitas, >di alam, untuk membangun mentalitas kewirausahaan, dalam bentuk sebuah wisata >pembelajaran (edutainment). Anda mau ikut ? > > RantauNet http://www.rantaunet.com > > Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3 > =============================================== > Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di > http://www.rantaunet.com/subscribe.php3 > > ATAU Kirimkan email > Ke/To: [EMAIL PROTECTED] > Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama: > -mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda] > -berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda] > Keterangan: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung > =============================================== RantauNet http://www.rantaunet.com Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3 =============================================== Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di http://www.rantaunet.com/subscribe.php3 ATAU Kirimkan email Ke/To: [EMAIL PROTECTED] Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama: -mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda] -berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda] Keterangan: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung ===============================================

