Assalamualaikum Wr.Wb.
Saudara Erwan,saya mohon maaf baru kali ini saya balas
mail dan juga pertanyaan saudara ini.Bukan dikarenakan
apa-apa,tapi server saya,juga teman-teman yang
lainnya,ternyata nomornya berubah,jadi ngak bisa
connect.

Mengenai pertanyaan-pertanyaan saudara,Ada empat
ayat,semuanya saling berkaitan,yaitu mengenai"Setiap
Ummat,atau kaum pasti ada seorang Rasul yang memberi
peringatan".
    Dari mana saya mulai yah?sebenarnya enak
menerangkan sesuatu itu bila face to face,jadi saya
dapat menjelaskan,dgn rinci,dan menunjukkan ayat-ayat
yang berkaitan dgn hal tsb.
    Baiklah,saya mulai dari Defenisinya.
Kata "MUNDZIR"berasal dari kata "Andzara"Artinya
peringatan" ,jadi Mundzir isim Faail dari Andzara  itu
yang berarti "Orang yang memberikan peringatan".

Biasanya kata-kata Mundzir itu selalu dikaitkan atau
didahului oleh kata-kata "MUBASSYIIR" yang berarti
"Memberi kabar gembira,juga bia berartikan kabar
petakut"lihat saja Firman Allah"FABASSYIRHUM BIAZAABIN
ALIIM",tapi kata mubassyir otentik dgn kata"Orang yang
memberikan khabar gembira".Sekarang kita Tanya,mengapa
Allah dalam hal ini tidak menggabungkan kata-kata
keduanya?(Mubassyir dan Mundzir?),sebagaimana
kebiasaannya pada ayatnya yang lain(perhatikan Al
Qur,an).Jawabannya,karena antara kedua kata itu saling
berteman dekat,dan juga dikarenakan Allah pada ayat
sebelumnya telah banyak menyebutkan gandengan kedua
kata tersebut,jadi tak perlupun disebutkan kabar
gembira itu orang sudah akan faham bahwa tugas Rasul
itu adalah pemberi kabar gembira dan petakut.Juga
dikarenakan,yang paling terpenting dari diutusnya
Rasul pada Ummatnya adalah utk sebagai pembawa
peringatan..
     Sekarang coba kita lihat dari maksud surah al
Faathir ,juga itu."Dan tiada suatu ummatpun ,melainkan
telah ada padanya seorang pemberi peringatan".Disana
ada kata-kata "KHALAA"yang artinya yang telah
berlalu,jadi yang dimaksud disini adalah ummat yang
terdahulu,sebelum Rasulullah,sudah ada nabi dan rasul
untuk Ummatnya,.

Kita lihat ayat berikutnya,surah Ar ra,d,"Sesungguhnya
kamu wahai Muhammad,,kewajibanmu hanyalah meyampaikan
Risalah yang disuruh Allah belaka,Adapun ttg
tanda-tanda yang diminta kaum kafir itu yaitu berupa
Mu,jizat,itu hanya urusan Allah ta,ala.Begitupun yang
memberikan seseorang itu dapat Hidayah,maupun
Kesesatan,hanya ditangan Allah,tidak ada kuasa
mu(Muhammad)atas nya.
   Ada dalam satu riwayat yang mengatakan bahwa
"Walikulli kaumin haad""dan tiap-tiap kaum itu ada
Da,i yang memberi petunjuk",yang memberi petunjuk
dimaksudkan ayat itu adalah Nabi Muhammad.tetapi
riwayat itu tidak kuat,dan yang merawikannya adalah
:Ikrimah dan Abu Addhuhaa"mereka berpatokan pada kata
"HAAD"ma,tuuf,atau sambungan dari kata
"Mundzir",bahkan banyak ummat Islam yang bodoh,(maaf
kalau saya harus mengatakan orang ini bodoh)karena
menafsirkan Al Qur,an itu seenak perutnya saja.kata-
Haad itu adalah para" Da,i,ataupun Imam-imam mereka
yang memberi petunjuk pada mereka.",karena setiap
kaum,atau ummat ada da,inya mereka bilang.Mereka tidak
tahu bahasa Arab,bahwa kata-kata Haa itu besar
maknanya,dan tidak ada yang boleh menyandang kata-kata
itu kecuali Allah ta,ala belaka.lihatlah surah Al
Faatihah"Ihdinasshiraathal Mustaqiim"Tunjukilah kami
kepada jalan yang benar,ya Allah"Allah sendiri
mengatakan pada Rasulullah Muhammad SAW,yang merupakan
orang paling pertama kepercayaannya dalam menyampaikan
risalahnya yang Haq,bahwa beliau bukanlah yang
memberikan Hidayah pada manusia,tetapi Allahlah yang
memberikan Hidayah itu,apatah lagi kita manusia
biasa,bukan nabi,bukan pula Ulama yang ahli dalam
bidang Agama,tidak pantas sekali kalau kita terlalu
sombong mengatakan bahwa Imam-Imam kita itulah yang
memberi petunjuk pada kita ummatnya dan kaumnya
itu.Okey bila kita katakana bahwa Ulama itu bukankah
Warisnya para nabi? Benar hal itu,sekarang yang
dimaksud Ulama itu apa?harus kita tinjau lagi
betul-betul apa itu ulama.Ulama yang dimaksud disana
adalah ulama yang benar-benar takut pada Allah"INNAMAA
YAKHSYAALLAHA MIN ,IBAADIHI,AL ULAMAAU"dan yang takut
itu yang bagaimana pula?Ulama yang selalu menjaga hati
dan dirinya dari segala sesuatu yang merusakkan jiwa
dan hati nuraninya,dari selalu ingat pada
Allah..dst..dst..(jadi panjang lagi cerita saya nih..)

Kembali keasal pertanyaan saudara Erwan,
Coba kita lihat penafsiran dari surah As Shaaffaat dan
Yunus itu."Tiap-tiap Ummat mempunyai Rasul""dan
sesungguhnya telah kami utus pemberi
peringatan(Rasul2)dikalangan mereka.

   Apa maksud dari ayat ini?
Benar bahwa setiap Ummat yang terdahulu sebelum nabi
Muhammad dan yang terakhir adalah nabi Muhammad
sendiri adalah diutus untuk kaumnya.Nabi Nuh,utk
kaumnya,nabi Isa utk kaumnya dst..dst�,dan terakhir
nabi Muhammad utk manusia setelah itu,sampai dihari
kiamat kelak.Nah sekarang kita bertanya mengapa Allah
menghusus-khususkan begitu,dan
mengelompok-ngelompokkannya?jawabannya tidak lain dan
tidak bukan adalah,dikarenakan setiap Ummat manusia di
Padang mahsyar,dihari kiamat nantik,akan dikumpulkan
menurut pemimpinnya masing-masing,"Qudhia bainahum".

   Secara umum ayat ayat ini turun dikarenakan saat iu
Rasulullah begitu sedihnya melihat kaum kafir yang
tidak beriman,jadi Allah memberika tasliyah,atau
hiburan pada Rasulullah Muhammad SAW,agar hatinya
jangan gundah,karena memang begitu sudah ummat manusia
semenjak dari dulunya selalu saja ada yang inkar,dgn
memberikan berita pada rasulullah bahwa Nabi-nabi
terdahulu juga mengalami hal yang sama sebagaimana
yang dirasakan oleh Rasulullah ketika itu.Jadi tugas
rasul hanyalah sebagai penyampai Risalah Allah dan
memberi kabar gembira dan kabar petakut.Soal
beiman-atau tidak berimannya seseorang itu hanyalah
ditangan dan kekuasaan Allah semata.Demikian dulu
jawaban saya,mohon maaf bila ada kekurangan dan
kesalahn,bila apa yang saya sampaikan ini
benar,berarti itu memang datangnya dari Allah
semata,bila yang saya sampaikan ini salah,jelas itu
atas kesalahan saya,dan saya mohon maaf pada saudara
sekalian,dan mohon ampun pada Allah.



__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Yahoo! Sports - Coverage of the 2002 Olympic Games
http://sports.yahoo.com

RantauNet http://www.rantaunet.com

Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3
===============================================
Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di
http://www.rantaunet.com/subscribe.php3

ATAU Kirimkan email
Ke/To: [EMAIL PROTECTED]
Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama:
-mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda]
-berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda]
Keterangan: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung
===============================================

Kirim email ke