Perbedaan pandangan akan tetap ada dan bahasa yang saya gunakan cukup bisa
diterima. Adanya segelintir orang yang merasa alergi terhadap bahasa yang
saya gunakan, saya tidak bisa apa-apa. Suara mayoritas juga perlu
diperhatikan. Berapa banyak yang merasa alergi terhadap bahasa tersebut?
Bagaimanapun juga saya akan berusaha menggunakan bahasa yang baik.
Terima kasih atas sarannya.
Pang
>From: "Miko A Mikardo" <[EMAIL PROTECTED]>
>Reply-To: [EMAIL PROTECTED]
>To: <[EMAIL PROTECTED]>
>Subject: Untuak Panggugek -->RE: [RantauNet] Si Pejantan yang Angkuh
>Date: Wed, 20 Feb 2002 16:10:32 +0700
>
>ŧ���mm�����k�m w�r�hm�t����h w����k�t�h
>
>Sanak Panggugek,
>
>Posting sarupo sanak ko dalam dunia internet dan email disabuik
>FLAMMING. Melakukan Flame termasuk melanggar netiket ... karena
>memancing kemarahan (membakar) orang yang menerima posting. Tapi itulah
>masalahnyo ... kini banyak urang nan indak paduli ka masalah netiket ko,
>dengan alasan babeda pandapek itu biaso atau hak ambo untuak ba pandapek
>dst-nyo. Caro diskusi nan sanak panggugek posting ko alah kalua dari
>sekedar babeda pandapek.
>
>Berikut ini adalah beberapa definisi FLAME yang saya dapatkan:
>
>Flame: An angry or rude e-mail message, often posted as a public
>response on a discussion group. If you become the target of a flame,
>avoid responding or you might incite a flame war.
>(www.everythingemail.net)
>
>Flame - to rant, to speak or write incessantly and/or rabidly on some
>relatively uninteresting subject or with a patently ridiculous attitude
>or with hostility towards a particular person or group of people.
>"Flame" is used as a verb ("Don't flame me for this, but..."), a flame
>is a single flaming message, and "flamage" /flay'm*j/ the content.
>(www.freewebmail.com)
>
>Jadi sebaiknya kalau ka posting email hendaknya memperhatikan aturan dan
>etika dalam berinternet (netiket). Sarupo nan acok ambo sampaikan, tanpa
>manjago silaturahmi ataupun etika ... di milis RantauNet tanpa disadari
>awak alah mambuek FLAMMING. Dek memang RantauNet awak dibangun dengan
>sumangaik silaturahmi sarato etika dan itu sejalan dengan netiket.
>
>Jadi tolong bana untuak Panggugek hal iko diperhatikan ... dek acok bana
>sanak FLAME di siko. Ado kok, milis lain kalau sanak Panggugek hanya
>akan sekadar berbeda pendapat ... dan RantauNet bukanlah tempat untuk
>sekadar berbeda pendapat, tapi sekaligus manjadi tampek batuka informasi
>dan badiskusi dengan tetap manjago silaturahmi bisa jadi sejalan dan
>indak jauah deviasi-nyo kalua dari persoalan-persoalan Minang dan
>perantau Minang khususnyo dan Sumatera Barat umumnyo
>
>Ambo sampaikan juo ... indak ado nan manjadi moderator dalam lalu-lintas
>posting di Balerong RantauNet. Ambo hanya sebagai administrator (urang
>dapua), nan ma urus kelancaran posting ... walalupun sakali-sakali ambo
>juo tapaso posting untuak barusaho manjago ketenangan Balerong ko. Jadi
>kewajiban awak basamo manjago apo nan ka di posting dan hendaknya
>memperhatikan netiket ini disamping aturan-aturan yang ado.
>
>Semoga dapat diperhatikan.
>
>W姧��mm�����k�m w�r�hm�t����h w����k�t�h
>------------------------
>MIKO - Administrator
>------------------------
>e-mail: [EMAIL PROTECTED]
>
> > -----Original Message-----
> > From: [EMAIL PROTECTED]
> > [mailto:[EMAIL PROTECTED]] On Behalf Of RIDWAN Yasin
> > Sent: 20 Februari 2002 10:02
> > To: [EMAIL PROTECTED]
> > Cc: [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
> > [EMAIL PROTECTED]
> > Subject: Re: [RantauNet] Si Pejantan yang Angkuh
> >
> >
> >
> > Apakah generasi kita sekarang ini sudah tidak mampu lagi
> > menemukan kata-kata
> > yg lebih beradab dalam menyampaikan opini / pendapat dalam
> > forum rantau-net ini ???
> > Bagi saya , memperbandingkan manusia dengan binatang ,adalah
> > sesuatu hal yg telah
> > keluar dari koridor sopan santun kemanusiaan
> >
> > Beberapa waktu yg lalu , ada teman-teman menghimbau hal yg
> > sama , tetapi hanya berlalu
> > begitu saja , seperti berteriak di padang pasir layaknya .
> >
> > Mohon maaf kalau pendapat saya tsb. ..."keluar jalur"
> >
> > Ridwan
> >
> >
> >
> >
> > "panggugek panggugek" <[EMAIL PROTECTED]>
> > Sent by: [EMAIL PROTECTED]
> > 02/20/02 06:36 AM
> > Please respond to rantau-net
> >
> > To: [EMAIL PROTECTED]
> > cc: [EMAIL PROTECTED]
> > Subject: [RantauNet] Si Pejantan yang Angkuh
> >
> >
> >
> > Si Pejantan yang Angkuh
> >
> > Mempertahankan pendapat bahwa "perempuan punya hak memimpin
> > laki-laki" dianggap sebagai bermoral setingkat di bawah
> > binatang? Mengukur moral binatang dengan menggunakan patokan
> > kelakuan manusia? Tidakkah kita tahu bahwasanya seringkali
> > manusia lebih dungu daripada binatang?
> >
> > Manusialah yang selalu mencari kesempatan dalam kesempitan,
> > tidak pernah puas terhadap apa yang diperoleh, tetap merasa
> > berkekurangan meski tetangga bergaji rendah, bersitega makan
> > berlebihan sehingga perut terbusur keluar tanpa peduli jutaan
> > orang kelaparan, mempertahankan ajarannya yang aneh sambil
> > mengafirkan manusia lain, dan sebagainya dan sebagainya.
> >
> > Hal begini tidak ditemukan dalam dunia binatang. Mereka hidup
> > sesuai dengan kodratnya dan tidak saling berbunuhan karena
> > perbedaan pandangan maupun kepercayaan.
> >
> > Sedari kecil laki-laki tidak hanya menghisap susu dan kasih
> > sayang dari perempuan tetapi juga menghisap hak-hak hidup
> > perempuan secara terus-menerus sambil melakukan
> > penghinaan-penghinaan yang menyakitkan.
> >
> > Saya mengkultuskan perempuan? Wah ...
> > Yang ingin saya pekikkan adalah supaya kaum perempuan yang
> > melahirkan kita ini tidak seenaknya diatur oleh laki-laki
> > yang macho seperti pejantan edell yang memiliki pemikiran
> > diskriminasi gender yang menjijikkan. Menggunakan filsafat
> > "alam takambang jadi guru" dengan mencontohkan si jantan di
> > hutan yang jadi kepala rombongan merupakan suatu pemikiran
> > yang salah kaprah dan memalukan.
> >
> > Licik sekali dia memanfaatkan ideologi padang pasir demi
> > pembenaran naluri binatang yang bersarang dalam jiwa kotornya.
> >
> > Manusia seperti edell tidak akan memberikan sumbangan apa-apa
> > bagi minang apalagi indonesia malah sebaliknya membantu
> > memurukkan kaki masyarakat dalam lecah kedunguan. Dia adalah
> > contoh manusia pewaris sah dari peradaban kuno dengan sel-sel
> > otak yang sudah memfosil dan kian membusuk.
> >
> > Hanya saya sajakah yang mendidih darahnya membaca tulisan
> > yang menghina perempuan tersebut?
> >
> > Pang
> >
> > --------------------------------
> >
> > From: "edell" <[EMAIL PROTECTED]>
> >
> > he he, orang tak perlu tahu siapa edell, sebaliknya edell tak
> > perlu tahu panggugek dan manusia minang lainnya yang bermoral
> > setingkat dibawah binatang, yang mengkultuskan perempuan
> > berlebihan menghinakan diri sendiri, alam takambang jadi
> > guru, coba lihat di hutan sana , selalu jantan jadi kepala rombongan.
> >
> > --------------------------------
> >
> > From: "panggugek panggugek" <[EMAIL PROTECTED]> X-Originating-IP:
> >
> > Jumlah kepala manusia yang menghuni dunia ini ada 6 milyar
> > dengan komposisi 48% pria dan 52% wanita. Jadi, kelebihan
> > sekitar 240.000.000
> > (?) wanita yang tidak kebagian pria. Bagaimanapun juga kaum
> > wanita ini adalah golongan mayoritas di permukaan bumi. Telak
> > percaya bahwa wanita dibuat begitu banyak adalah ulah tuhan,
> > itu terserah.
> >
> > Namun, menyatakan bahwa "tidak akan berhasil satu kaum yang
> > dipimpin oleh wanita" adalah pelecehan dan penghinaan yang
> > sukar ditolerir. Adalah ajaran taik yang punya pandangan
> > merendahkan begini terhadap kaum wanita apapun dan dari
> > manapun ajaran tersebut diimpor.
> >
> > Laki-laki yang kebanyakan bermental babi ini tidak becus
> > memimpin dunia sebagaimana yang sudah ditunjukkan oleh
> > sejarah perjalanan umat manusia.
> >
> > Kalau saja edel berani terang-terangan begini di negara maju
> > dan bukan di negara bajingan seperti indonesia yang
> > menyembah-nyembah ajaran padang pasir tandus itu, certainly
> > woman will grab his peter, twist it fiercely and his peter
> > will become malfunction permanently. Trust me!
> >
> > Ada baiknya edel minta maaf kepada dunia. Kalau tidak, orang
> > akan menganggap anda hidup dalam zaman yang terang benderang
> > tetapi pikiran berada dalam zaman kegelapan.
> >
> > Panggugek
> >
> > --------------------------------
> >
> > >From: "edell" <[EMAIL PROTECTED]>
> > >Date: Sat, 26 Jan 2002 06:52:14 -0800
> >
> > >Ada hadis yang mengatakan "tidak akan berhasil satu kaum
> > yang di pimpin
> > >oleh
> > wanita " kemudian ada ayat yang mengatakan " laki laki
> > pempimpin atas perempuan "
> > >Sekarang kita dipimpin oleh perempuan, karena laki laki gadang sarawa
> > sadanya, lai jalas ? apa lagi yang berkepentingan mengangkat
> > si padusi jadi pimpinan di jakarta sono.
>
>
>
>RantauNet http://www.rantaunet.com
>
>Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3
>==============================================Mendaftar atau berhenti
>menerima RantauNet Mailing List di
>http://www.rantaunet.com/subscribe.php3
>
>ATAU Kirimkan email
>Ke/To: [EMAIL PROTECTED]
>Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama:
>-mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda]
>-berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda]
>Keterangan: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung
>==============================================
_________________________________________________________________
Send and receive Hotmail on your mobile device: http://mobile.msn.com
RantauNet http://www.rantaunet.com
Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3
===============================================
Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di
http://www.rantaunet.com/subscribe.php3
ATAU Kirimkan email
Ke/To: [EMAIL PROTECTED]
Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama:
-mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda]
-berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda]
Keterangan: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung
===============================================