Assalamualaikum Wr.Wb. Saudara-saudaraku,memang kita semua harus sangat teliti dan jeli terhadap perkataan seseorang yang menyampaikan bahwa ada hadist,apakah itu katanya Hadist Patenlah,inilah..pokoknya yang segala.."LAH".Jangan sembarangan mengatakan ini hadist,itu Hadist.Hadist itu ada defenisinya.Dan semua kita tahu apa itu Hadist,ngak perlu lagi saya jelaskan disini.Mengenai H.R.Esteranch,ttg wanita itu,itu tidaklah dikatakan Hadist,Apakah itu Hadist Patent,Hadist palsu,dllnya.Karena meskipun Hadist itu palsu,masih ada silsilah perawi, didalamnya.Tidak juga Yang disampaikan oleh saudara Esteranc ini Perkataan yang mengandung Hikmah,Karena bila ia punya Hikmah,semua orang mengakui kebenarannya.Okey kita lupakan dulu masalah itu.Coba kita lihat suatu Hadist yang sangat terkenal mungkarnya,Hadist yang berkaitan ttg wanita juga.Hadist ini terdapat di dalam buku "Sejarah Damascus",yang dikarang oleh Imam Ibnu Asaakir.baru tahun yang lalu di cetak,sebelumnya masih dalam manuscrip (saya kalau lihatnya pakai kaca pembesar).Buku tsb,ada 40 jilid,tetapi kalau aslinya hanya 8 jilid,setelah dicetak menjadi 40 jilid.dapat dibayangkan bagaimana kecilnya tulisan orang Zaman dahulu. Kita kembali kepada bunyi Hadist mungkar tadi,bunyinya kira-kira begini terjemahannya,"Dari Waailah bin Al Asqo,dari Ummu salamah,beliau berkata:Rasulullah apabila mendatangi sebagian istri-istrinya,ia merundukkan kepalanya dan memejamkan matanya,dan berkata kepada yang dibawahnya(Dzakarnya)Hendaknya kamu diam dgn tenang dan penuh hormat!"
Apa mungkin Rasulullah bersabda hal-hal yang demikian?itu ditinjau dari segi matan Hadist(lafaznya).Dan Ummu salamah tidak pernah menyampaikan hal-hal semacam itu,ttg Rasulullah,masak Rasulullah mengomong pada Dzakarnya,hal seumpama itu?Nah disitulah kita perlu meneliti siapa perawi hadist tsb,ternyata "Wailah bin Al Asqo, adalah seorang pendusta,dan Hadsit darinya Munkar. Saudara-saudaraku,memang kita semua harus sangat teliti dan jeli terhadap perkataan seseorang yang menyampaikan bahwa ada hadist,apakah itu katanya Hadist Patenlah,inilah..pokoknya yang segala.."LAH".Jangan sembarangan mengatakan ini hadist,itu Hadist.Hadist itu ada defenisinya.Dan semua kita tahu apa itu Hadist,ngak perlu lagi saya jelaskan disini.Mengenai H.R.Esteranch,ttg wanita itu,itu tidaklah dikatakan Hadist,Apakah itu Hadist Patent,Hadist palsu,dllnya.Karena meskipun Hadist itu palsu,masih ada silsilah perawi, didalamnya.Tidak juga Yang disampaikan oleh saudara Esteranc ini Perkataan yang mengandung Hikmah,Karena bila ia punya Hikmah,semua orang mengakui kebenarannya.Okey kita lupakan dulu masalah itu.Coba kita lihat suatu Hadist yang sangat terkenal mungkarnya,Hadist yang berkaitan ttg wanita juga.Hadist ini terdapat di dalam buku "Sejarah Damascus",yang dikarang oleh Imam Ibnu Asaakir.baru tahun yang lalu di cetak,sebelumnya masih dalam manuscrip (saya kalau lihatnya pakai kaca pembesar).Buku tsb,ada 40 jilid,tetapi kalau aslinya hanya 8 jilid,setelah dicetak menjadi 40 jilid.dapat dibayangkan bagaimana kecilnya tulisan orang Zaman dahulu. Kita kembali kepada bunyi Hadist mungkar tadi,bunyinya kira-kira begini terjemahannya,"Dari Waailah bin Al Asqo,dari Ummu salamah,beliau berkata:Rasulullah apabila mendatangi sebagian istri-istrinya,ia merundukkan kepalanya dan memejamkan matanya,dan berkata kepada yang dibawahnya(Dzakarnya)Hendaknya kamu diam dgn tenang dan penuh hormat!" Apa mungkin Rasulullah bersabda hal-hal yang demikian?itu ditinjau dari segi matan Hadist(lafaznya).Dan Ummu salamah tidak pernah menyampaikan hal-hal semacam itu,ttg Rasulullah,masak Rasulullah mengomong pada Dzakarnya,hal seumpama itu?Nah disitulah kita perlu meneliti siapa perawi hadist tsb,ternyata "Wailah bin Al Asqo, adalah seorang pendusta,dan Hadsit darinya Munkar. __________________________________________________ Do You Yahoo!? Yahoo! Sports - Coverage of the 2002 Olympic Games http://sports.yahoo.com RantauNet http://www.rantaunet.com Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3 =============================================== Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di http://www.rantaunet.com/subscribe.php3 ATAU Kirimkan email Ke/To: [EMAIL PROTECTED] Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama: -mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda] -berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda] Keterangan: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung ===============================================

