Ternyata , ide dan konsep pendidikan INS Kayutanam , yg dikembangkan pada masa awal abad ke-20 , masih cukup aktual dan aplikatif untuk menghadapi tantangan jaman saat ini, setidaknya bisa menghasilkan orang yg mandiri kreatif dan trampil. Namun sayang ide yg advance tersebut tak dapat terealisasikan dengan baik saat ini, salah satu nya ialah karena pola manajemen pengelolaan sekolah yg kurang baik,masalah dana dan konflik internal .
Padahal kalau seandainya sejak dulu, INS kayutanam dikelola dengan baik , layaknya sekolah sekolah katolik seperti Kanisius, de brito,Loyola dll , atau sekolah modern seperti Taruna Nusantara atau Al Azhar , tentu sekolah INS Kayutanam telah menjadi sekolah yg legendaris , seperti boarding school legendaris di Eropa atau Amerika sana yg telah berumur ratusan tahun, tambah tua tambah hebat (kalau di tampek awak tambah tuo tambah lapuak) Kajian ttg INS Kayutanam tsb disampaikan oleh , Sufyarma M, dosen teladan IKIP Padang th '94 ,yg telah berhasil mempertahankan disertasi doktoral nya (S3) dengan predikat cum laude, di Universitas Pendidikan Indonesia ( IKIP Bandung ) tgl 21 feb 2002 kemarin. Sufyarma M, yg berasal dari nagari Canduang kotolaweh , kec. IV Angkek Canduang , adalah alumni PGAN Bukittinggi th. 1973. Beliau mengambil kajian ttg INS karena , saat ini Depdiknas sedang gencar mengembangkan konsep Manajemen sekolah, dimana sekolah perlu dikelola dengan manajemen yg baik. INS diambil sebagai case study , karena ide sekolah yg dikembangkan oleh M. Syafe'i di tahun 1926 adalah ide yg cukup brilian pada jamannya dan tetap aktual sampai saat ini. Namun kondisi nya saat ini sungguh menyedihkan salah satu sebabnya ialah karena manajemen sekolah yg kurang baik, ditambah lagi konflik internal di antara pengurus sekolah. Salah seorang tokoh yg bersemangat mengembangkan kembali sekolah ini ialah sastrawan AA Navis. kondisi saat ini orang tua tak begitu bersemangat menyekolahkan anaknya kesana, bisa jadi suatu saat kelak bisa bangkrut sekolah ini. INS Kayutanam , bisa jadi salah satu asset industri otak Sumbar yg dibanggakan, dan untuk bangkit kembali perlu keterlibatan berbagai kalangan urang minang. disamping sekolah agama legendaris seperti Thawalib Parabek, Dinyah putri,tarbiyah Canduang dll. Sekian berita dari Bandung Hendra M RantauNet http://www.rantaunet.com Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3 ==============================================Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di http://www.rantaunet.com/subscribe.php3 ATAU Kirimkan email Ke/To: [EMAIL PROTECTED] Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama: -mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda] -berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda] Keterangan: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung ==============================================

