Amien Minta PAN Bahas Rencana
Mundurnya Pekan Depan
detikcom - Jakarta, Ketua MPR Amien Rais kembali
menegaskan rencana pengunduran dirinya dari jabatan Ketua Umum Partai
Amanat Nasional (PAN) tidak main-main. Amien juga meminta DPP PAN membahas
rencana tersebut, Jumat (1/3/2002) minggu depan.
“Saya sungguh-sungguh (ingin mundur). Bukan basa-basi. Tapi saya juga
perlu mendengarkan pendapat dari teman-teman di PAN yang pasti ada tarik
menarik nantinya,” kata Amien dalam jumpa pers usai menerima kunjungan
Menteri Keuangan Kuwait, Yousef Al Ebraheem di Gedung DPR, Senayan,
Jakarta, Rabu (20/2/2002).
Amien juga menjelaskan tanggapan Wakil Ketua MPR dari FPDI Sutjipto
yang meragukan dirinya akan benar-benar mundur dari PAN. Menurut Amien,
Sutjipto sebenarnya percaya dirinya serius akan melepas rangkap jabatan
itu. Tapi Sutjipto ragu apakah Amien akan mampu menghadapi desakan partai
bila bersikeras tetap mempertahankannya.
“Pak Tjipto yakin saya ada kemauan serius. Tapi beliau menanyakan
apakah bisa menghadapi partai. Jadi saya minta rapat DPP PAN besok
membahas betul-betul (rencana mundur Amien). Seharusnya (rapat itu) Jumat
ini, tapi karena Idul Adha libur, maka baru bisa minggu depannya,” kata
Amien.
Ketua Umum PAN itu juga sependapat para pejabat sebaiknya tidak rangkap
jabatan karena akan mengganggu para pejabat dalam menjalankan tugansya.
“Kalau mau konsen kerja supaya produktif dan kinerjanya tinggi, tidak
mungkin seseorang memecah konsentrasi pada dua arah. Karena konsentrasi
itu hanya untuk satu arah saja,” ujarnya.
Ditambahkan, rangkap jabatan kini tengah melalui proses demokrasi untuk
mendapatkan keputusan terbaik. Mula-mula, kata Amien, memang sasaran
wacana pelepasan rangkap jabatan itu eksekutif, tapi Amien yakin sasaran
akan melebar ke legislatif yaitu Ketua DPR dan MPR.
“Lemhannas bicara, para pakar bicara dan ini akan terus bergulir sampai
ada keputusan yang paling bagus. Karena inti demokrasi adalah
mempertaruhkan gagasan, menggeserkan opini dan dari pergeseran opini akan
muncul kebenaran. Jadi mohon sabar,” kata Amien. Lantas ditegaskan, jika
dari proses demokrasi itu dinyatakan secara etik dan fatsoen politik ,
rangkap jabatan ditabukan, PAN akan mengikutinya.