Mooh dari ambo....No Comment....
----- Original Message -----
Sent: Thursday, February 21, 2002 7:59 AM
Subject: Re: [RantauNet] Amien Minta PAN Bahas Rencana Mundurnya Pekan Depan

Paralu ambo kabakan ka St. Bagindo Sati bahasonyo sdr M. Rijal ko adalah pandukuang fanatik PAN, batua indak pak Rijal. Bedasarkan email-email yang lalu memang tampak dari tulisannnyo.
----- Original Message -----
From: Titik
Sent: Wednesday, February 20, 2002 3:29 PM
Subject: Re: [RantauNet] Amien Minta PAN Bahas Rencana Mundurnya Pekan Depan

Maaf dunsanak,
Apo pulo relevansinyo mambaok Amen Rais kasiko,
apo lah kurang bana pangana urang minang kiniko
 
St. Bagindo Nagari
----- Original Message -----
Sent: Wednesday, February 20, 2002 1:22 PM
Subject: [RantauNet] Amien Minta PAN Bahas Rencana Mundurnya Pekan Depan

Amien Minta PAN Bahas Rencana Mundurnya Pekan Depan

detikcom - Jakarta, Ketua MPR Amien Rais kembali menegaskan rencana pengunduran dirinya dari jabatan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) tidak main-main. Amien juga meminta DPP PAN membahas rencana tersebut, Jumat (1/3/2002) minggu depan.

“Saya sungguh-sungguh (ingin mundur). Bukan basa-basi. Tapi saya juga perlu mendengarkan pendapat dari teman-teman di PAN yang pasti ada tarik menarik nantinya,” kata Amien dalam jumpa pers usai menerima kunjungan Menteri Keuangan Kuwait, Yousef Al Ebraheem di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (20/2/2002).

Amien juga menjelaskan tanggapan Wakil Ketua MPR dari FPDI Sutjipto yang meragukan dirinya akan benar-benar mundur dari PAN. Menurut Amien, Sutjipto sebenarnya percaya dirinya serius akan melepas rangkap jabatan itu. Tapi Sutjipto ragu apakah Amien akan mampu menghadapi desakan partai bila bersikeras tetap mempertahankannya.

“Pak Tjipto yakin saya ada kemauan serius. Tapi beliau menanyakan apakah bisa menghadapi partai. Jadi saya minta rapat DPP PAN besok membahas betul-betul (rencana mundur Amien). Seharusnya (rapat itu) Jumat ini, tapi karena Idul Adha libur, maka baru bisa minggu depannya,” kata Amien.

Ketua Umum PAN itu juga sependapat para pejabat sebaiknya tidak rangkap jabatan karena akan mengganggu para pejabat dalam menjalankan tugansya. “Kalau mau konsen kerja supaya produktif dan kinerjanya tinggi, tidak mungkin seseorang memecah konsentrasi pada dua arah. Karena konsentrasi itu hanya untuk satu arah saja,” ujarnya.

Ditambahkan, rangkap jabatan kini tengah melalui proses demokrasi untuk mendapatkan keputusan terbaik. Mula-mula, kata Amien, memang sasaran wacana pelepasan rangkap jabatan itu eksekutif, tapi Amien yakin sasaran akan melebar ke legislatif yaitu Ketua DPR dan MPR.

“Lemhannas bicara, para pakar bicara dan ini akan terus bergulir sampai ada keputusan yang paling bagus. Karena inti demokrasi adalah mempertaruhkan gagasan, menggeserkan opini dan dari pergeseran opini akan muncul kebenaran. Jadi mohon sabar,” kata Amien. Lantas ditegaskan, jika dari proses demokrasi itu dinyatakan secara etik dan fatsoen politik , rangkap jabatan ditabukan, PAN akan mengikutinya.

Kirim email ke