Semen Padang minta tak diutak-atik sampai spin off Semen Gresik
Laporan Novi Nuryanti

satunet.com - Ditengah terkatung-katungnya rencana privatisasi lanjutan terhadap 51% saham Semen Gresik, manajemen PT Semen Padang meminta tidak diutak-atik sampai dilakukan pemisahan spin off dari PT Semen Gresik dan Cemex.

Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat Titi Nazif Lubuk, Ketua tim terpadu spin off Semen Padang Anwar Syamsuddin dan Sekjen Perum Perjuangan masyarakat Minangkabau, Hasril Chaniago dalam siaran pers menyebutkan Semen Padang tetap berada dibawah penguasaan masyarakah Sumbar sesuai dengan maklumat 1 November 2001.

Maklumat tersebut menyebutkan Semen Padang dinyatakan berada di bawah penguasaan masyarakat dan diserahkan ke Gubernur Sumbar serta diawasi DPRD setempat sampai dilaksanakannya spin off dari Semen Gresik dan Semen Padang dikembalikan sebagai BUMN murni.

Dalam siaran pers juga disebutkan tuntutan spin off itu bukan perjuangan yang tiba-tiba. Presiden BJ Habibie dan Abdurrahman Wahid dudah berjanji mengabuakn permintaan masyarakat itu, bahkan konsep spin off dikatakan justru datang dari Laksamana Sukardi ketika dia menjabat Meneg BUMN pada awal pemerintahan Gus Dur.

Kirim email ke