Apo itu kaba sarupo jo astronaut mandanga suaro Nabi Muhammad dulu, buktikan dahulu, lalu apo sakedar jadi "pembenaran", tanpa itupun bukti-bukti kekuasaaan Allah sudah lebih dari cukup. Kalau hanyo sakedar melampiaskan inferiority complex, saluang jo rabab tolong samapikan. SBN
----- Original Message ----- From: "rahim rahima" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[EMAIL PROTECTED]> Sent: Monday, March 04, 2002 3:30 PM Subject: [RantauNet] heboh.. > Assalamualaikum Wr.Wb. > > Bergetar hati saya membaca mail,ini,berlinang air > mata,betapa Agungnya Enkau Ya Allah..Aku bersyukur > telah dilahirkan langsung memeluk Islam. > Semoga artikel-artikel seperti ini sering > dilayangkan,karena hal itu menambah ke Imanan saya > pada Allah,dan membuat saya semakin ta,jub akan > ayat-ayatmu. > Terhadap mereka yang telah membuktikan kekuasaan > ayat-ayat Allah ini semoga mendapat imbalan dari yang > maha kuasa,dan tetap teguh memeluk agama yang benar > ini.Amiin. > Kita sebagian ummat Islam,meskipun kita dilahirkan > bukan utk buat penelitian dilabor-labor mari kita buka > mata utk selalu mengikuti perkembangan Ilmu > pengetahuan dari Eropah sana,mereka memang sangat > rajin,dan gigih dalam menggali semua itu.Bagi Ummat > Islam yang berkecimpung dalam penelitian ilmiyah dan > kandungan alam ini teruskan perjuanganmu.Saya menanti > keberhasilan saudara.(Himbauan ini tertuju buat semua > yang membaca mail ini,dan lebih saya khususkan buat > teman akrab saya diseberang sana,yang sedang menimba > ilmu alam juga.Wassalam.(Rahima Rahim) > --- News <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > > Artikel AHAD - Edisi 22 Februari 2002 > > > > Ayat Suci dalam Kromosom Manusia > > dikutip dari milis ahad-net > > > > > > Seorang ilmuwan yang penemuannya sehebat Gallileo, > > Newton dan > > Einstein yang berhasil membuktikan tentang > > keterkaitan antara Alquran > > dan rancang struktur tubuh manusia adalah Dr. Ahmad > > Khan. Dia adalah > > lulusan Summa Cumlaude dari Duke University. > > Walaupun ia ilmuwan muda > > yang tengah menanjak, terlihat cintanya hanya untuk > > Allah dan untuk > > penelitian genetiknya. Ruang kerjanya yang dihiasi > > kaligrafi, kertas- > > kertas penghargaan, tumpukan buku-buku kumal dan > > kitab suci yang > > sering dibukanya, menunjukkan bahwa ia merupakan > > kombinasi dari > > ilmuwan dan pecinta kitab suci. > > > > Salah satu penemuannya yang menggemparkan dunia ilmu > > pengetahuan > > adalah ditemukannya informasi lain selain konstruksi > > Polipeptida yang > > dibangun dari kodon DNA. Ayat pertama yang mendorong > > penelitiannya > > adalah Surat "Fussilat" ayat 53 yang juga dikuatkan > > dengan hasil- > > hasil penemuan Profesor Keith Moore ahli embriologi > > dari Kanada. > > Penemuannya tersebut diilhami ketika Khatib pada > > waktu salat Jumat > > membacakan salah satu ayat yang ada kaitannya dengan > > ilmu biologi. > > Bunyi ayat tersebut adalah sebagai berikut: > > "...Sanuriihim ayatinaa > > filafaaqi wa fi anfusihim hatta yatabayyana lahum > > annahu ul-haqq..." > > Yang artinya; Kemudian akan Kami tunjukkan > > tanda-tanda kekuasaan kami > > pada alam dan dalam diri mereka, sampai jelas bagi > > mereka bahwa ini > > adalah kebenaran". > > > > Hipotesis awal yang diajukan Dr. Ahmad Khan adalah > > kata "ayatinaa" > > yang memiliki makna "Ayat Allah", dijelaskan oleh > > Allah bahwa tanda- > > tanda kekuasaanNya ada juga dalam diri manusia. > > Menurut Ahmad Khan > > ayat-ayat Allah ada juga dalam DNA (Deoxy Nucleotida > > Acid) manusia. > > Selanjutnya ia beranggapan bahwa ada kemungkinan > > ayat Alquran > > merupakan bagian dari gen manusia. Dalam dunia > > biologi dan genetika > > dikenal banyaknya DNA yang hadir tanpa memproduksi > > protein sama > > sekali. Area tanpa produksi ini disebut Junk DNA > > atau DNA sampah. > > Kenyataannya DNA tersebut menurut Ahmad Khan jauh > > sekali dari makna > > sampah. Menurut hasil hasil risetnya, Junk DNA > > tersebut merupakan > > untaian firman-firman Allah sebagai pencipta serta > > sebagai tanda > > kebesaran Allah bagi kaum yang berpikir. Sebagaimana > > disindir oleh > > Allah; Afala tafakaruun (apakah kalian tidak mau > > bertafakur atau > > menggunakan akal pikiran?). > > > > Setelah bekerjasama dengan adiknya yang bernama > > Imran, seorang yang > > ahli dalam analisis sistem, laboratorium genetiknya > > mendapatkan > > proyek dari pemerintah. Proyek tersebut awalnya > > ditujukan untuk > > meneliti gen kecerdasan pada manusia. Dengan kerja > > kerasnya Ahmad > > Khan berupaya untuk menemukan huruf Arab yang > > mungkin dibentuk dari > > rantai Kodon pada cromosome manusia. Sampai > > kombinasi tersebut > > menghasilkan ayat-ayat Alquran. Akhirnya pada > > tanggal 2 Januari tahun > > 1999 pukul 2 pagi, ia menemukan ayat yang pertama > > "Bismillah ir > > Rahman ir Rahiim. Iqra bismirrabbika ladzi Khalq"; > > "bacalah dengan > > nama Tuhanmu yang menciptakan". Ayat tersebut adalah > > awal dari surat > > Al-A'laq yang merupakan surat pertama yang > > diturunkan Allah kepada > > Nabi Muhammad di Gua Hira. Anehnya setelah penemuan > > ayat pertama > > tersebut ayat lain muncul satu persatu secara cepat. > > Sampai sekarang > > ia telah berhasil menemukan 1/10 ayat Alquran. > > > > Dalam wawancara yang dikutip "Ummi" edisi 6/X/99, > > Ahmad Khan > > menyatakan: "Saya yakin penemuan ini luar biasa, dan > > saya > > mempertaruhkan karier saya untuk ini. Saya > > membicarakan penemuan saya > > dengan dua rekan saya; Clive dan Martin seorang ahli > > genetika yang > > selama ini sinis terhadap Islam. Saya menyurati dua > > ilmuwan lain yang > > selama ini selalu alergi terhadap Islam yaitu Dan > > Larhammar dari > > Uppsala University Swedia dan Aris Dreisman dari > > Universitas Berlin. > > > > Ahmad Khan kemudian menghimpun penemuan-penemuannya > > dalam beberapa > > lembar kertas yang banyak memuat kode-kode genetika > > rantai kodon pada > > cromosome manusia yaitu; T, C, G, dan A > > masing-masing kode Nucleotida > > akan menghasilkan huruf Arab yang apabila dirangkai > > akan menjadi > > firman Allah yang sangat mengagumkan. > > > > Di akhir wawancaranya Dr. Ahmad Khan berpesan > > "Semoga penerbitan buku > > saya "Alquran dan Genetik", semakin menyadarkan umat > > Islam, bahwa > > Islam adalah jalan hidup yang lengkap. Kita tidak > > bisa lagi > > memisahkan agama dari ilmu politik, pendidikan atau > > seni. Semoga non > > muslim menyadari bahwa tidak ada gunanya > > mempertentangkan ilmu > > dengan agama. Demikian juga dengan ilmu-ilmu > > keperawatan. Penulis > > berharap akan datang suatu generasi yang mendalami > > prinsip-prinsip > > ilmu keperawatan yang digali dari agama Islam. Hal > > ini dapat dimulai > > dari niat baik para pemegang kebijakan (decission > > maker) yang > > beragama Islam baik di institusi pendidikan atau > > pada level > > pemerintah. Memfasilitasi serta memberi dukungan > > secara moral dan > > finansial. > > > > ==== > > Terbukanya tabir hati ahli Farmakologi Thailand > > > > Profesor Tajaten Tahasen, Dekan Fakultas Farmasi > > Universitas Chiang > > Mai Thailand, baru-baru ini menyatakan diri masuk > > Islam saat membaca > > makalah Profesor Keith Moore dari Amerika. Keith > > Moore adalah ahli > > Embriologi terkemuka dari Kanada yang mengutip surat > > An-Nisa ayat 56 > > yang menjelaskan bahwa luka bakar yang cukup dalam > > tidak menimbulkan > > sakit karena ujung-ujung syaraf sensorik sudah > > hilang. Setelah pulang > > ke Thailand Tajaten menjelaskan penemuannya kepada > > mahasiswanya, > > akhirnya mahasiswanya sebanyak 5 orang menyatakan > > diri masuk Islam. > > > > Bunyi dari surat An-Nisa tersebut antara lain > > sebagai berkut; > > "Sesungguhnya orang-orang kafir terhadap ayat-ayat > > kami, > > kelak akan kami masukkan mereka ke dalam neraka, > > setiap kali kulit > > mereka terbakar hangus, kami ganti kulit mereka > > dengan kulit yang > > lain agar mereka merasakan pedihnya azab. > > Sesungguhnya Allah Maha > > Perkasa lagi Maha Bijaksana." > > > > Ditinjau secara anatomi lapisan kulit kita terdiri > > atas 3 lapisan > > global yaitu; Epidermis, Dermis, dan Sub Cutis. Pada > > lapisan Sub > > Cutis banyak mengandung ujung-ujung pembuluh darah > > dan syaraf. Pada > > saat terjadi Combustio grade III (luka bakar yang > > telah menembus sub > > cutis) salah satu tandanya yaitu hilangnya rasa > > nyeri dari pasien. > > Hal ini disebabkan karena sudah tidak berfungsinya > > ujung-ujung > > serabut syaraf afferent dan efferent yang mengatur > > sensasi persefsi. > > Itulah sebabnya Allah menumbuhkan kembali kulit yang > > rusak > > > __________________________________________________ > Do You Yahoo!? > Yahoo! Sports - sign up for Fantasy Baseball > http://sports.yahoo.com > > RantauNet http://www.rantaunet.com > > Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3 > =============================================== > Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di > http://www.rantaunet.com/subscribe.php3 > > ATAU Kirimkan email > Ke/To: [EMAIL PROTECTED] > Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama: > -mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda] > -berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda] > Keterangan: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung > =============================================== > RantauNet http://www.rantaunet.com Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3 =============================================== Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di http://www.rantaunet.com/subscribe.php3 ATAU Kirimkan email Ke/To: [EMAIL PROTECTED] Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama: -mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda] -berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda] Keterangan: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung ===============================================

