Saya tertarik untuk berdiskusi dengan al ustad HM Abdurrahman sbb: 1. Bagi saya, nafs adalah diri. Nafs dalam arti diri (ego) makhluk baik manusia maupun hewan dll.
"Setiap nafs akan merasa mawti." "Berjihadlah dengan diri dan harta..." 2. Bagi saya, ada 2 kategori hati, yakni qalb dan fuad (nurani). "Sungguh pendengaran, penglihatan dan hati (fuad) akan dimintai tanggung jawab." 3. Bagi saya, al hawa bukanlah emosi. Dia adalah efek luar yang mempengaruhi manusia (kecondongan) sehingga seorang insan (nafs) menjadi "lupa diri" (tidak dalam keadaan zikri). Berikut resume saya tentang fisik dan metafisik al insan: Ruh adalah instrumen langsung dari "meja" Allah yang ditiupkan ke dalam "nafs" manusia. Supaya ruh-nya konstan dan tidak lari kemana- mana maka diperlukan "qalb" sebagai pembungkus (motherboard). Apabila otak sebagai CPU, maka jantung sebagai Stavol (bawah sadar) dan Qalb sebagai stop kontaknya sementara ruh sebagai PLN-nya. Ruh adalah sumber energi yang menggerakkan instrumen2 fisik dan metafisik. Semua instrumen metafisik dikontrol oleh aqal sementara semua instrumen fisik dikontrol oleh otak. Otak mempengaruhi tapi tidak mengontrol jantung. Tatkala otak bertanya kepada qalb (motherboard), maka aktiflah aqal. Maka nafs dianggap "hidup" jasmani dan ruhani. Apabila aqal tidak diaktifkan, maka secara seseorang belum bisa dikatakan hidup ruhani dan jasmani, melainkan hanya hidup jasmani. (Lihat di bawah) Karena sifatnya menampung energi maka jantung bisa disebut bentuk fisik "qalb" (lihat di bawah) sehingga jantung bisa berdetak tanpa diperintah otak untuk memompa darah ke seluruh bagian tubuh, walaupun tubuh dalam posisi off (tidur). Karena itu, bagian tubuh yang dialiri darah merupakan sensor-sensor indra. Jika dicubit dia merasa sakit. Untuk mengatur lalu lintas energi di dalam qalb, diperlukan "chips" yang bernama "aqal." Dan di dalam aqal ini tersimpan beberapa direktori termasuk samaa (pendengaran), bashara (penglihatan) dan fuad (hati). Karena itu, ketiga instrumen ini aktif hanya bila aqal telah diaktifkan yakni setelah otak bertanya kepada qalb. Otak yang berjalan sendiri adalah zombie atau mayat hidup (hawa nafsu). Untuk menggerakkan direktori diperlukan driver. Untuk direktori samaa diperlukan "telinga" sebagai driver, "mata" untuk bashara dan "indra" untuk fuad. Karena aqal bersifat software, maka tanpa hardware seperti mata , telinga dan indra, manusia tetap masih bisa berinteraksi dengan jagad sekitarnya karena dia mengerahkan kemampuan metafisik (aqal) yang ada pada dirinya. Contoh dengan berpuasa, mata bathin anda bisa melihat apa yang tak bisa dilihat oleh mata fisik Dengan puasa, telinga bathin (samaa) bisa mendengar apa yang tidak bisa didengar oleh telinga. Dengan puasa, indra bathin (fuad) bisa merasakan apa yang tidak bisa dirasakan oleh indra badan. Artinya, setiap benda bisa hidup jika ditiupkan ruh asal hardware benda tersebut kompatibel dengan ruh yang ditiupkan. Sejauh ini menurut Quran, hardware yang kompatibel dengan ruh manusia hanyalah manusia itu sendiri. Artinya ruh manusia tak bisa dipasang untuk hewan, virus atau kuman. Dan hardware (jasmani) ini bisa diganti-ganti, diganti baru atau didaur ulang. Dalam Quran disebut "tulang2 yang hancur disusun kembali." atau di surga manusia sebaya dengan dara-dara pujaan hati. Karena itu 1. "Nafs" yang menikmati surga adalah nafs al aqal (hawa nihil) 2. Nafs yang merasakan neraka adalah nafs al hawa (aqal nihil) 3. Aqal tidak bergerak sendiri, melainkan diaktifkan 4. Karena itu aqal adalah kata kerja, bukan kata benda. 5. Manusia yang tak mengaktifkan aqal dianggap mayat hidup (zombie). 6. Zombie ini digambarkan Quran berhati keras lebih dari batu. 7. Zombie ini lebih rendah dari pada hewan ternak. 8. Juga digambarkan sbg anjing yang terus menjulurkan lidah (berbuat dosa) meskipun ditendang, dihardik dsb. Kodratnya manusia adalah "mengaktifkan aqal" yang jika dia gagal dalam proses itu, maka tubuh melakukan perlawanan. Karena itu tubuh biasanya cepat rusak. Perhatikan roman fisik dan harapan hidup orang-orang jahat (zalim, fasik, kafir) baik dari kalangan musim maupun non-muslim. Harus diingat bahwa banyak juga manusia "aqal" dari kalangan non-muslim. Kita bisa tahu bakal masuk surga atau neraka PADA SAAT INI JUGA dengan cara mengukur kandungan aqal dan kandungan hawa nafsu yang ada pada diri kita. Salah satu cara untuk menyingkirkan hawa nafsu adalah dengan melatih atau merubah diri menjadi sifat-sifat yang baik a.l. sabar, penyayang, pemberi rizki (zakat), berilmu, dll, dsb, dst. Dan...untuk melatih semua sifat2 baik itu diperlukan AQAL. Sifat2 baik tercermin dari "amal" dan "ammar" seseorang Dan sifat2 baik lebih utama di mata Allah. karena dengan sifat2 baik itulah Allah hendak menyempurnakan Nur-Nya di muka bumi ini. Wallahu alam bi ash shawab Love Esteranc Labeh JKT Tataran kedua ialah > > nafsani, atau kedirian, > > atau jiwa. Tataran ketiga ialah ruhani. Qalb > > terdapat baik pada tataran > > pertama maupun pada kedua. Qalb pada tataran pertama > > adalah jantung, yang > > kalau ini rusak, rusaklah seluruh tubuh, karena qalb > > kembang kempis untuk > > memompa darah. Qalb pada tataran nafsani itulah yang > > disebut dengan hati > > nurani dalam bahasa Indonesia. Qalb pada tataran ini > > juga kembang kempis, > > sebentar cenderung beriman, sebentar cenderung > > kafir. Kalau ini rusak, > > rusaklah jiwa manusia. Kedua tataran ini dapat > > dipelajari, oleh sebab itu > > ada ilmu jasmani dan ilmu nafsani atau ilmu jiwa. > > Tidak ada ilmu ruhani, > > karena: WYSaLWNK 'AN ALRWh QL ALRWh MN AMR RBY WMA > > AWTYTM MN AL'ALM QLYLA > > (S. BNY ASRAaYL, 85), dibaca: wayas.alu-naka 'anir > > ru-hi, qulir ru-hu min > > amri rabbbi- wamaa u-ti-tum minal 'ilmi illa- > > qali-la- (s. bani isra-i-l), > > artinya: mereka bertanya kepadamu (hai Muhammad) > > tentang ruh, katakan, ruh > > itu (bagian) dari urusan Maha Pengaturku, tiadalah > > kamu diberi ilmu kecuali > > sedikit (7:85). > > Pada tataran pertama, ada persamaan antara manusia > > dengan binatang, yaitu > > naluri yang membangkitkan hasrat untuk > > mempertahankan hidup, yakni hasrat > > makan, minum dan sex untuk melanjutkan keturunan. > > Yang tidak dimiliki oleh > > binatang, hanya dimiliki oleh manusia ialah naluri > > yang membangkitkan hasrat > > untuk meningkatkan kehidupan. Inilah yang disebut > > dengan ALHWY (al hawa-), > > atau emosi. Apa yang disebut RasuluLlah SAW dengan > > jihad alakbar, adalah > > usaha akal yang bersungguh-sungguh mengendalikan al > > hawa. Jihad alakbar ini > > berlangsung dalam keadaan sadar, sehingga orang > > mendapatkan pahala jika al > > hawa dapat dikendalikan oleh akal, sebaliknya > > mendapat dosa jika akal tidak > > dapat mengendalikan al hawa. > > Adapun doktorin Freud tentang konflik antara Id > > dengan Super-Ego yang > > berlangsung dalam alam bawah sadar, sesungguhnya > > melecehkan adanya > > tanggung-jawab (baca: kewajiban asasi manusia). Buat > > apa > > dipertanggung-jawabkan, bukankah pertarungan itu > > berlangsung dalam alam > > bawah sadar? Pelecehan atas kewajiban asasi manusia > > ini bertentangan dengan > > ajaran tentang adanya Hari Pengadilan untuk > > mempertanggung-jawabkan > > aktivitas manusia di hadapan Allah SWT. Ini patut > > menjadi perhatian bagi > > para pakar psikologi ummat Islam yang mengecer > > doktrin Freud. > > Seperti telah dijelaskan dalam Seri 001, dengan > > otak sebagai mekanisme, > > akal manusia dapat berpikir dan dengan qalbu (hati > > nurani) sebagai mekanisme > > akal manusia dapat merenung dan merasa. Akal sebagai > > kekuatan ruhaniyah > > tetap bekerja baik di waktu bangun maupun waktu > > tidur. Apa yang kita coba > > pikirkan pada waktu bangun, proses berpikir itu > > dapat berlanjut terus > > sewaktu kita tidur. Terkadang kita > > dapat memecahkan masalah dalam keadaan bangun, > > tetapi dapat pula pemecahan > > masalah itu diperoleh tatkala kita sedang tidur > > dalam wujud mimpi. > > Tersebut seorang tukang jahit yang bernama Singer. > > Ia menghadapi setumpuk > --- Darul Makmur <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > > > __________________________________________________ > Do You Yahoo!? > Try FREE Yahoo! Mail - the world's greatest free email! > http://mail.yahoo.com/ > > RantauNet http://www.rantaunet.com > > Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3 > =============================================== > Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di > http://www.rantaunet.com/subscribe.php3 > > ATAU Kirimkan email > Ke/To: [EMAIL PROTECTED] > Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama: > -mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda] > -berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda] > Keterangan: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung > =============================================== RantauNet http://www.rantaunet.com Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3 =============================================== Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di http://www.rantaunet.com/subscribe.php3 ATAU Kirimkan email Ke/To: [EMAIL PROTECTED] Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama: -mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda] -berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda] Keterangan: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung ===============================================

