Ass.ww Miko dan anggota KTT-Rantaunet, serta netter yang lain. Cubo lah awak kana-kana baliak bahaso kampuang ado batehnyo, sawah ado pambatangno. Masyarakat ado adapt, tatakrama, aturan atau apolah namonyo.
Jikok ka masuak ka satu masyarakat, tantu harus maikuik-I aturan nan alah baku didalam masyarakat nantun. Kalau indak dikecekan urang awak indak baradat, indak bataratik. Dan salanjutnyo akan tajadi benturan-benturan. Maksimumnyo bisa-bisa masyarakat nantun hancua barantakan. Tanpa aturan atau tanpa tat karama tatantu suatu masyarakat indak kabatahan hiduik. Baisonyo masyarakat tabantuak karano samo tujuan atau samo nasib, seperjuangan dan lainnyo. Baitu juo rantaunet ko, tabantuak dek awak rindu jo ranah Minang nan elok, indah, aman tentram serta Islami dan banyak lai nan lainnyo. Dek itulah bakumpua awak di rantaunet ko .... untuak ka maslahatan ranah Minang jo urang Minangnyo dima sajo barado. Balaik ka kecek cako, dek awak iyo maraso mamaralukan rantaunetko tatap hiduik, tatap berkiprah dalam diskusi awak. Tantu awak harus mamatuahi tata-krama atau adat atau aturan an balaku disiko. Dek itu aturan harus ditagakkan. Kaputusan nan diambiak iyo harus dijalankan, kalau indak baitu aturan itu nan hancua jadinyo, akhianyo nan punyo aturan hiduik (rantaunet) nan hancua jadinyo. Nan paralu lo ciek, untuak pandatang baru, cubolah manyasuaikan diri jo aturan nan ado. Jikok awak masuak karumah urang, pintu rumahnyo pendek, iyo manunduaklah saketek. Jan pintu urang pulo nan dikapak atau dibongka. Sabagai anggota KTT, ambo mandukuang kaputusan nan alah diambiak dek KTT, toh dulu sabalun diputuihkan kan alah dibicarokan, alah dikunyah. Rumah awak nan maatur, aturan rumah awak harus tagak. Kok ado nan kaberatan ka aturan an balaku, mari awak rundiangkan maubah aturan tu. Aturan dibuek untuak kabutuahan basamo, deibuek basamo juo. Satalah diubah tantu sadoan awak nan duduak dibalerongko harus ikuik aturan antun. Kalau malangga iyo kanai sansinyo. Salamo paraturan na lamo alun diubah harus diikuti dek awak nan dibalerongko. Disampiang aturan nan tatulih sabannyo ado aturan nan indak tatulih. Alias adapt kebiasaan. Aturan nan indak tatulihko seyogyanyo awak ikuti pulo. Nan paliang popular adolah: " lamak diawak, katuju diurang " . "Jan suko maaliah pimatang sawah, jan suko manabrak pimatang swah urang ". Banyak lain an lain. Untuak Miko, taruih tagakan aturan nan ado, janlah awak tunduak ka urang nan indak baradat. Nan indak rela mangikuti tata karma (etiquette). Ambo mandukuang supayo urang nan mandok dibaliak salmuiknyo, nan indak namuah mancogokan muko, ditambah lai mairuak (flaming) pulo, jo hati tapaso harus diusia dari kampuang awak. Kalau indak kampuang awak nan ka binaso nantinyo. Wass.ww St. Parapatiah -----Original Message----- From: Miko A Mikardo [mailto:[EMAIL PROTECTED]] Sent: Monday, March 18, 2002 4:28 PM To: [EMAIL PROTECTED] Subject: [RantauNet] Masalah Balerong akhir-akhir ini Ilustrasi saja ... saya di persalahkan tidak tegas ketika membiarkan [EMAIL PROTECTED] FLAME di Balerong ini oleh anggota dan dipersalahkan juga ketika [EMAIL PROTECTED] di banned di Balerong ini, oleh anggota 8-( Saya mendukung keputusan KTT, karena ini sesuai kesepakatan yang tertuang dalam TATA TERTIB ANGGOTA RANTAUNET. Dan kelihatnnya banyak yang tidak tahu atau malah tidak mau tahu tentang adanya Tata Tertib ini. Ada beberapa hal yang perlu dijelaskan dari beberapa protes kepada admin ataupun banyak pertanyaan dan juga terhadap kejadian di Balerong RantauNet, akhir-akhir ini: Masalah [EMAIL PROTECTED] adalah FLAMMING bukan pikiran-pikiran beliau, dan hal ini pernah saya ingatkan kepada [EMAIL PROTECTED] ... dan dia berjanji akan mempergunakan kata-kata yang baik (lihat emailnya dibawah) tetapi tetap sayang sekali dilakukan terus. Memang tidak ada batasan yang jelas dari Flame ini, tetapi secara umum Flamming maksudnya adalah mengirim email (posting) yang isinya menghujat, meremehkan (pelecehan), posting kata-kata kasar atau marah-marah, yang intinya membuat penerima email tersinggung (membakar). Posting yang sering mengakibatkan terjadinya Flame, biasanya materinya berisikan hujatan atau meremehkan terhadap suku, ras, gender dan agama (keyakinan). Jadi tolong sekali dihindari posting-posting yang dapat menimbulkan FLAME ini, yang sebenarnya sudah cukup jelas di atur dalam "netiket" yang sudah ada sejak awal keberadaan email sekitar akhir 1980-an, mungkin jauh sebelum kita semua mempunya email dan di adopsi beberapa klausul menjadi TATA TERTIB ANGGOTA RANTAUNET. Sebenarnya saya tidak merasa perlu menanggapi polemik tentang di banned nya [EMAIL PROTECTED] di Balerong awak, karena percuma. Biasanya hanya akan membuat polemik baru pro-kontra yang tidak berkesudahan. Padahal masalahnya sudah jelas ... FLAMMING. Tetapi karena administrator dipersalahkan (ada pernyataan tidak simpatik dari anggota kepada administrator) dengan kejadian ini, saya terpaksa menjelaskan ... bahwa administrator tidak punya tanggung jawab pribadi terhadap adanya banned terhadap anggota. KTT (Komisi Tata Tertib) berkuasa penuh melakukan banned terhadap anggota, tentu saja berdasarkan TATA TERTIB ANGGOTA RANTAUNET yang ada, sebagai kesepakatan kita bersama. Terakhir ada juga kata-kata adanya sikap feodal dari KTT ... entahlah!? Sikap asal tuduh ini, mudah-mudahan karena ketidak mengertian saja dari keberadaan RantauNet. Ketika peraturan sudah disepakati ... harusnya tidak tepat lagi tuduhan ini. Sejak September 1999 (sejak saya menjadi administrator di Balerong ini), baru sekali ini terjadi banned terhadap anggota atas keputusan KTT (Komisi Tata Tertib) RantauNet. Sebelumnya yang saya tahu banned terjadi hanya 2 kali, yaitu terhadap: - Nadri Sa'aduddin - Jusfiq Hadjar Sutan Maradjolelo Jadi sejak 1992 berdiri Balerong ini baru 3 (tiga) orang yang kena banned. Tidak signifikan rasanya menuduh KTT feodal dilihat dari jumlah yang di banned. Banned terjadi adalah karena melanggar Tata Tertib. Dulu ... RantauNet memang milis tertutup dimana diwajibkan mengirimkan identitas yang jelas dulu, baru bisa menjadi anggota. Tapi seiring dengan semakin besarnya traffic anggota yang subscribe/unsubscribe, maka sangat menyulitkan administrator untuk terus meng handle hal seperti ini. Sebenarnya saya setuju dengan kembali ke aturan yang seperti ini ... tapi sangat menyulitkan. Atau ada yang mau meng handle hal ini ... silahkan saja! Tapi kalau dilihat perkembangan yang ada, hal ini juga tidak efektif. Orang bisa saja mendaftar dengan identitas palsu. Siapa yang tahu!? Yang paling tepat sebenarnya adalah mulailah bersikap dari diri kita masing-masing dan tetaplah ada dalam aturan yang sudah ada. Kalau memang ada aturan untuk memperkenalkan diri, harusnya kita ikuti. Kalau ada aturan untuk tidak Flame, harusnya kita ikuti. Kenapa begitu??? Karena begitu aturannya di Balerong ini. Peraturan adalah kesepakatan. Juga milis ini idenya adalah sarana komunikasi, bertukar informasi dan berdiskusi dengan tetap menjaga silaturahmi bisa sejalan dan tidak jauh deviasi-nya keluar dari persoalan-persoalan Minang dan perantau Minang khususnya dan Sumatera Barat umumnya. Dan itu ada dalam tata tertib nya (lihat TATA TERTIB ANGGOTA RANTAUNET). Kalau tidak sepakat jangan pernah ada dalam lingkup aturan ini, itu saran saya. Dan peraturan memang tidak pernah memuaskan semua pihak. Tapi kita harus percaya peraturan itu perlu. Saya yakin kita tidak sepakat membiarkan milis menjadi tempat Flamming, dengan berbagai pembenaran. Karena jika kita membiarkan hal seperti itu dimulai artinya kita menyelesaikan masalah dengan membuat masalah baru. Jadinya akan konyol ... yang ujungnya pasti tidak menyelesaikan persoalan awal. Tidak bosan-bosannya saya sampaikan ... sekali lagi tempat ini adalah sebagai sarana komunikasi, bertukar informasi dan berdiskusi dengan tetap manjaga silaturahmi bisa sejalan dan tidak jauh deviasi-nya keluar dari persoalan-persoalan Minang dan perantau Minang khususnya dan Sumatera Barat umumnya. Tidak pernahkah kita berpikir, jika dibiarkan flamming terus ada di milis ini, berapa materi terbuang percuma untuk server, domain, bandwidth milis ini (ingat RantauNet bukan milis gratisan) kalau hanya sebagai tempat sekadar berbeda pendapat dengan Flamming yang tidak habis-habisnya, dengan alasan apapun. Saya pribadi perlu menjelaskan sikap saya ... saya tidak pernah mempermasalahkan apapun materi posting yang masuk kedalam mailbox saya, tetapi sebagai admin disini saya punya tanggung jawab agar dapat menjaga materi dan energi yang dikeluarkan oleh milis ini tidak terbuang percuma, dengan tetap adanya kita semua dalam batasan etika yang telah di atur oleh grup (milis) ini. Saya juga tidak akan memposisikan diri saya sebagai orang yang sangat berkuasa di milis ini ... itu janji saya, yang berulang-ulang saya sampaikan. Walaupun sangat memungkinkan saya berbuat untuk hal seperti itu ... dan dalam dinamika milis ini sah-sah saja. Untuk kedepan, beberapa kali saya sampaikan ... bahwa peraturan yang sudah ada, harus di revisi lagi. Juga tentang banyak keinginan untuk memajukan Ranah Minangkabau, masyarakat Minangkabau dan Sumatera Barat melalui milis ini ... dan saya yakin kita semua mempunyai cita-cita yang sama. Tapi menurut pendapat saya milis ini hanya sebagai alat komunikasi belaka, karena memang sejatinya milis adalah hanya sarana komunikasi dan informasi dari personal ke komunitas. Kalau memang hendak melakukan sesuatu yang nyata, sebaiknya tentu dengan kerja nyata juga ... bertemu, berkenalan, bicara (silaturahmi). Saya percaya ... tidak akan ada wujud silaturahmi yang baik, kalau identitas saja tidak mau menjelaskan, ujungnya tidak akan ada kerja nyata yang pernah bisa kita lakukan ... apapun bentuk cita-cita kita itu. Ketika ada yang menawarkan diri untuk ikut berperan aktif baik sebagai mediator, pengelola atau apapun namanya itu untuk komunitas kita semua (kalau nggak salah Ronal Chandra), tidak banyak di komunitas ini yang merasa perlu menjawab atau me respons hal ini??? Terakhir ... banyak bouncing email kembali ke server (sekitar 250 email sehari) dari email-email dibawah yang menyebabkan tterganngunya server dan mungkin mengakibatkan banyak hilangnya email yang dikirim ke balerong RantauNet akhir-akhir ini, yaitu: [EMAIL PROTECTED] [EMAIL PROTECTED] [EMAIL PROTECTED] [EMAIL PROTECTED] [EMAIL PROTECTED] [EMAIL PROTECTED] [EMAIL PROTECTED] [EMAIL PROTECTED] [EMAIL PROTECTED] [EMAIL PROTECTED] [EMAIL PROTECTED] [EMAIL PROTECTED] [EMAIL PROTECTED] [EMAIL PROTECTED] [EMAIL PROTECTED] [EMAIL PROTECTED] [EMAIL PROTECTED] [EMAIL PROTECTED] [EMAIL PROTECTED] [EMAIL PROTECTED] [EMAIL PROTECTED] [EMAIL PROTECTED] [EMAIL PROTECTED] [EMAIL PROTECTED] [EMAIL PROTECTED] [EMAIL PROTECTED] [EMAIL PROTECTED] [EMAIL PROTECTED] [EMAIL PROTECTED] [EMAIL PROTECTED] [EMAIL PROTECTED] [EMAIL PROTECTED] [EMAIL PROTECTED] [EMAIL PROTECTED] [EMAIL PROTECTED] [EMAIL PROTECTED] [EMAIL PROTECTED] [EMAIL PROTECTED] [EMAIL PROTECTED] [EMAIL PROTECTED] [EMAIL PROTECTED] [EMAIL PROTECTED] [EMAIL PROTECTED] [EMAIL PROTECTED] [EMAIL PROTECTED] [EMAIL PROTECTED] [EMAIL PROTECTED] [EMAIL PROTECTED] [EMAIL PROTECTED] [EMAIL PROTECTED] [EMAIL PROTECTED] [EMAIL PROTECTED] [EMAIL PROTECTED] [EMAIL PROTECTED] [EMAIL PROTECTED] [EMAIL PROTECTED] [EMAIL PROTECTED] [EMAIL PROTECTED] [EMAIL PROTECTED] [EMAIL PROTECTED] [EMAIL PROTECTED] [EMAIL PROTECTED] [EMAIL PROTECTED] [EMAIL PROTECTED] [EMAIL PROTECTED] [EMAIL PROTECTED] [EMAIL PROTECTED] [EMAIL PROTECTED] [EMAIL PROTECTED] [EMAIL PROTECTED] [EMAIL PROTECTED] [EMAIL PROTECTED] Jika tidak ada respons dalam 3 hari ini dari email-email di atas, saya akan menghapus email di atas dari ke anggotaan RN. Sekali lagi, saya berharap untuk dapat menggunakan milis ini sesuai dengan yang sudah digariskan dan dapat berguna untuk cita-cita kita semua ... untuk memajukan Ranah Minangkabau, Masyarakat Minangkabau dan Sumatera Barat ------------------------ MIKO - Administrator ------------------------ NB. Maaf email ini di uleh-uleh di antaro kesibukan ambo. Mudah-mudahan lai nyambuang, manjawek semua pertanyaan. --- awal -------------------------------------------------------------- RantauNet http://www.rantaunet.com Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3 ==============================================Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di http://www.rantaunet.com/subscribe.php3 ATAU Kirimkan email Ke/To: [EMAIL PROTECTED] Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama: -mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda] -berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda] Keterangan: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung ==============================================

