Sangat memprihatinkan dan turut belasungkawa, semoga oua dan keluarga yang
ditinggal tetap sabar dan Tawaqal. Agar RS Harapan Kita menyadari akan
kesalahannya yang fatal itu.

Zoer'aini dan Kel.
----- Original Message -----
From: ramondur <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: 02 April 2002 11:46
Subject: [RantauNet] Fwd: Hati-Hati dengan rumah sakit HARAPAN KITA


> --- In [EMAIL PROTECTED], Arif Adhi Prasanna <[EMAIL PROTECTED]>
> wrote:
> Pelayanan Rumah Sakit HARAPAN KITA Tidak bermutu, mengecewakan, tidak
> manusiawi dan Diskriminasi.
>
> Kami merasa dirugikan dan dipermainkan oleh pihak rumah sakit Harapan
> Kita, sebab rumah sakit tersebut telah menolak untuk melakukan
> perawatan terhadap anak kami dengan alas an yang dibuat-buat.
> Pada hari Selasa malam (12 Maret 2002) pukul 08.00 kami membawa anak
> kami Rafi Akbar yang berumur baru 4 hari ke rumah sakit Harapan Kita
> untuk mendapat pertolongan. Anak kami mengalami sakit badan kuning
> mendadak. Saat kami tiba di rumah sakit tersebut kami sudah mendapat
> sambutan yang tidak sesuai dengan tempatnya yaitu UGD ANAK, anak kami
> boleh masuk setelah kami menyelesaikan segala tete bengek yang makan
> waktu lebih dari 30 menit.
> Setelah kami masuk (walaupun itu dengan sedikit memaksa) kami tetap
> tidak dilayani seakan-akan kami tidak kelihatan perawat dan dokter
> hanya lalulalang padahal saat itu hanya ada satu pasien lain selain
> kami. Setelah menunggu lebih dari satu setengah jam kami baru
> dihampiri oleh seorang perawat pria (kami masih hapal wajahnya) dia
> hanya menanyakan nama alamat dan dilahirkan di mana anak kami.
> Setelah kami jawab dia meninggalkan kami dan berkasak-kusuk dengan
> beberapa orang temannya. Sesaat kemudian kemudian perawat tersebut
> menelpon entah kemana dan kami mendengar pembicaraan mereka sebagai
> berikut "Ini ada pasien kuning tapi bukan lahir di sini gimana? Apa
> bilang aja nggak ada kamar kan nggak lahir di sini" kami mendengar
> dengan jelas pembicaraan mereka, berarti sebenarnya masih ada kamar
> namun tidak diberikan. Dokter jaga yang ada pada saat itu hanya
> bersantai dan tidak melakukan tindakan apapun seakan dokter
> berpangkat lebih rendah dari perawat, kami juga melihat pasien yang
> datang setelah kami (kurang lebih satu jam setelah kami) langsung
> diberi pelayanan sebab anak mereka lahir di situ. Apakah pantas
> sebuah rumah sakit besar dan memiliki nama besar memberlakukan calon
> pasiennya seperti itu?
> Kami merasa dilecehkan terhina dan dirugikan. Mengapa kami merasa
> dirugikan sebab dokter yang menagani anak kami (setelah kami pindah
> rumah sakit) menjelaskan kepada kami bahwa anak kami terkena infeksi
> parah dan terlambat mendapat pertolongan pertama. Sehingga kami
> dengan pasti dan yakin bahwa pihak yang bersalah dan bertanggung
> jawab adalah RUMAH SAKIT HARAPAN KITA sebagai tempat dimana kami
> meminta pertolongan pertama namun tidak mendapat pelayan semestinya.
> Saat ini anak kami telah wafat dalam usia yang relatif sangat muda
> yaitu 5 hari. Kami mencari info dan baru mengetahui bahwa prinsip
> dari Rumah Sakit Harapan Kita hanya mau memberikan pertolongan kepada
> orang atau anak yang lahir atau memiliki kenalan di rumah sakit
> tersebut.
> Kami menghimbau pada pihak Manajemen rumah sakit perbaikilah system
> anda ! Jika tidak mungkin rumah sakit Harapan Kita akan lebih dikenal
> sebagai rumah sakit yang menyebabkan banyak kematian anak karena
> KESALAHAN MANAJEMEN dan DISKRIMINASI. Kami juga mendapat info sudah
> sering kali hal ini terjadi (banyak yang tidak berani bilang)
> Kami pribadi sebagai orang tua menyarankan kepada Ibu bapak yang
> memiliki anak lebih baik jangan membawa anak anda ke rumah sakit
> HARAPAN KITA bila anda butuh pertolongan cepat apalagi anak anda
> tidak lahir di sana.
> --- End forwarded message ---
>
>
>
> RantauNet http://www.rantaunet.com
>
> Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3
> ===============================================
> Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di
> http://www.rantaunet.com/subscribe.php3
>
> ATAU Kirimkan email
> Ke/To: [EMAIL PROTECTED]
> Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama:
> -mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda]
> -berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda]
> Keterangan: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung
> ===============================================


RantauNet http://www.rantaunet.com

Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3
===============================================
Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di
http://www.rantaunet.com/subscribe.php3

ATAU Kirimkan email
Ke/To: [EMAIL PROTECTED]
Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama:
-mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda]
-berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda]
Keterangan: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung
===============================================

Kirim email ke