Assalamualaikum Wr.Wb.

Ya salaamm...Ahlan wa Sahlan.."Selamat datang
Kembali",
Ternyata Bulan itu menampakkan diri lagi..
Matahari kembali memancarkan bias-biasnya..
Siapa lagi yang ikut bergabung..setelah bertapa cukup
lama..
Semoga dgn pertapaan yang cukup lama itu,menambah
kehangatan bagi kita-kita semua..Dan menimbulkan
Persaudaraan kita,menambah Ilmu kita,serta wacana yang
lebih maju dan matang lagi.

Wassalam,(rahimarahim)
> From: esteranc labeh <[EMAIL PROTECTED]>
> Subject: Hey you!, boleh gabung lagi nggak nih?
> To: rantaunet <[EMAIL PROTECTED]>
> CC: surau <[EMAIL PROTECTED]>
> 
> 
> Salamun alaikum WW
> 
> Hmm...
> 
> Tak terasa sebulan sudah. Kesibukan mancari kepeang
> di dunia telah menyita waktu yang lumayan. Hinggap
> rasa rindu tak berperi ke RantauNet & SurauNet. Hari
> ini saya lihat banyak topik-topik menarik untuk
> didiskusikan a.l. clash of civilization, liberalisme
> Islam (bukan islam liberal), civilian attacks,
> hegemonistik AS versus negara2 Islam, dll.
> 
> Saya kira wacana yang konstruktif untuk dikembangkan
> adalah bagaimana clash of civilization dibimbing
> menjadi encounter of civilization, liberalisme Islam
> dipandu menjadi orderly guided liberalism yang
> diterima semua pihak dengan common sense yang wajar,
>  lalu civilian attacks dirubah menjadi human help,
> hegemonistic issues di-convert menjadi constructive
> partnership between The West & Islamic countries.
> 
> Saya yakin, apa yang dipahami oleh analis Barat
> tentang liberalisme Islam berangkat dari
> konsep-konsep yang diajarkan Quran yang dikutip
> ulang oleh kaum intelektual Islam a.l. larangan
> untuk kerja sama menggalang permusuhan (warship) dan
> kebencian (hatred), kebebasan untuk menjadi kafir
> (infidels) dan mukmin (followers) seperti halnya
> kebebasan memilih surga (water) atau neraka (fire),
> hak untuk mengembangkan lingkungan komunitas beriman
> (mukmin sebagai awliya), tak ada paksaan dalam
> agama, dll.
> 
> Sadarkah kita bahwa disaat kita menghujat kaum
> intelektual Muslim seperti Nurcholis Madjid, Arkoun,
> Abdurrahman Wahid, dll itu sebagai sekuler,
> diam-diam golongan seperti itu justru dalam sistem
> di negara Barat, di AS misalnya, diklasifikasikan
> (classified / rahasia) "enemy within" (musuh dalam
> selimut) a.l. karena kemampuan mereka untuk
> merangkul kaum intelektual Barat secara evolusioner
> ke dalam Islam. "Islam Sekuler" yang kita sebut itu
> ternyata telah memiliki segmen syiar tersendiri
> yakni people in leadership and decision makers --dua
> kelompok spesies yang tak bisa dibodohi apalagi
> digurui oleh spesies lain yang belum tentu lebih
> pintar dari mereka seperti kita2 di RN ini.. 
> 
> Di saat itu, apa yang kita perbuat? Menghujat Cak
> Nur, Arkoun dan Gus Dur habis-habisan? Padahal
> mereka sudah berjuang keras untuk menjinakkan "the
> rattlesnakes." Celakalah kita semua. Di belahan sana
> digosok2 sembari diwaspadai, di belahan sini
> dihujat. Saya kira banyak pekerjaan lain yang lebih
> bermanfaat dan menguntungkan (bahasa Islam:
> berpahala) ketimbang menghujat. Amal yang lain
> dimaksud adalah; ikut memperbaiki keadaan. 
> 
> Di saat para ulama di belahan lain sibuk
> mengkampanyekan jihad, mereka (kaum ulama yang kita
> sebut sekuler itu) justru menawarkan Quran
> terjemahan berbahasa Inggris (The Holy Quran) ke
> George Bush dan Tony Blair untuk dibaca agar mereka
> lebih mampu memahami arti "Islam" yang sesungguhnya
> dan tidak parsial serta main hantam kromo saja.
> 
> Soal enemy within (EW) ini akan saya attach dalam
> posting berikutnya. EW berangkat dari laporan
> seorang analis politik di Washington yang bekerja
> untuk kepetingan Deplu dan Dephan AS. EW tak lebih
> sekadar contoh kasus bagaimana format diskusi kita
> di RN ke depan: adequasi informasi alias petunjuk
> yang cukup, bukan hanya ilmu yang diajarkan di
> pesantren semata.
> 
> Saya kira kelemahan kita yang paling hakiki dalam
> berdiskusi adalah kurang well-informed. Inilah
> sesungguhnya fungsi maksimal sebuah mailing list,
> memastikan anggotanya well-informed semaksimal
> mungkin. Dengan referensi yang adekuat, saya kira
> diskusi menjadi jauh lebih bertanggung jawab,
> faktual dan analitik. Untuk tujuan ini, saya kira
> sanak Indra Piliang bisa memberi technical
> assistance tentang cara membuat analysis report. 
> 
> Kurangnya informasi inilah yang selama ini saya
> lihat memicu perdebatan kusir di RN. Contoh soal
> gembar-gembor api Islam. Sadarkah si fulan itu 
> bahwa api (an nar) dalam Islam itu adalah neraka (an
> nar), sebuah bentuk ketergelinciran dari ajaran yang
> haq (an nur)? Sangat mengherankan jika ada seorang
> Muslim di RN dan Surau yang mendukung kampanye api
> Islam. Ini contoh kasus yang lain yang saya rasa tak
> perlu terulang lagi di RN di masa depan.
> 
> Porsi saya untuk berbagi technical assistance untuk
> cara penulisan tingkat akademik dan jurnalistik
> sudah pernah diposting oleh Indra Piliang beberapa
> waktu lalu sebelum saya rehat dari milis ini. Saya
> kira semua  resep ini akan membawa perbaikan yang
> signifikan bagi milis RantauNet di masa datang.
> 
> Khusus untuk Miko Mikardo, saya menawarkan diri
> menjadi salah seorang moderator (istilah teknis
> untuk message board management), jika memang hal itu
> menjadi salah satu kendala di RN selama ini. Jika
> anda meragukan integritas, web expertise dan
> komitmen saya untuk kemajuan RN, ada baiknya semua
> admin termasuk bung Miko, Yosfi, Mr Bendahara dan
> Ronald bertemu muka dengan saya, sometime,
> somewhere...
> 
> Love
> 
> Esteranc Labeh 
> 
> (A.C. St Rangkayo Labih)
> 
>  
> 
>  
> 
>  
> 
>  
> 
>  
> 
>  
> 
>  
> 
> 
> 
> ---------------------------------
> Do You Yahoo!?
> Yahoo! Tax Center - online filing with TurboTax


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Yahoo! Tax Center - online filing with TurboTax
http://taxes.yahoo.com/

RantauNet http://www.rantaunet.com

Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3
===============================================
Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di
http://www.rantaunet.com/subscribe.php3

ATAU Kirimkan email
Ke/To: [EMAIL PROTECTED]
Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama:
-mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda]
-berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda]
Keterangan: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung
===============================================

Kirim email ke