Assalamualaikum Wr.Wb. Saudari Rina karin..
Wah..kalau begitu Bersyukur juga kita orang Indonesia ngak menjerit-jerit Histeris kalau melahirkan itu. Kalau saya melahirkan,yang penting bagi saya adalah suami ada disamping saya,sehingga hati saya merasa tenang, karena saya paling takut melihat Suntik jarum itu,juga semua alat-alat seperti gunting,pisau silet,dllnya itu..saya penakut tapi tahan sakit. Dan kalaupun saya mati,mati melihatnya(suami),dan disampingnya,sehingga saya dapat memesankan pesan terakhir saya: "Uda sayang,..hati-hati didunia yang fana ini,ingat selalu shalat,jgn terpedaya dgn kilauan dunia,yang pantas dicintai dunia akhirat hanyalah Allah semata,jaga anak kita baik-baik,kalau mau cari pengganti Ibunya silahkan,tetapi carilah yang shalihah,tidak material dan penyayang,lagi pintar mendidik anak-anak kita". Tapi Alhamdulillah saya selamat juga,yah..ngak jadi kawin lagi donk suami.Tapi saya ikhlas mengucapkan hal itu,karena saya tahu,suami masih muda,butuh istri mendidik anak-anak saya tentunya.Hanya saja Allah menentukan lain,tetap saya yang dipilih utk mendidik anak-anak dan mendampingi suami tercinta.Meskipun suami saya kalau ditanya,kalau saya mati,akan kawin lagi ngak,jawabnya "Buat apa repot-repot,..menghadapi saya saja,yang termasuk wanita yang cukup baik,dan penyayang (menurutnya),masih kalang kabut..karena apa..?karena saya suka canda,dan merajuk. Saya paling anti sekali kalau suami pulang terlambat ngak menelpon sama saya atas keterlambatannya itu,yang membuat saya jantungan.Bukan cemburu,..saya tahu suami saya,saya mempercayainya,(laki-laki kalau tidak dipercayai kurang suka,saya tahu itu).Tapi takut ada kecelakaan di jalan..maklumlah Mesir ini Lalu Lintasnya ngak beres,..lampu Merah terkadang jalan juga. Saya takut donk kehilangan suami,takut jadi janda..paling ngak enak jadi janda,apalagi masih muda,banyak wanita-wanita yang merasa kalau janda itu ngomong dgn suaminya sudah dikirain menggoda suaminya.Pokoknya repot deh jadi janda.Saya lebih senang mati duluan.Masalahnya saya pernah tinggal di jakarta sebulan,bersama anak-anak karena ada urusan penting,jadi saya menyewa rumah di kampung itu.Karena suami di Mesir,orang menduga saya "janda",eh..jadi masalah lagi..bagi wanita-wanita disana.Padahal wajah saya ngak cantik,cuma dalam bergaul,disenangi,habis saya orang terbiasa bermasyarakat.Jadi banyak lelaki yang cuma menegur doank,bukan cerita-cerita lagi..wajah si cewek sdh cemberut lagi.(tapi saya cukup mengerti perasaan wanita itu,makanya terpaksa saya bersikap cuek pada lelaki,padahal utk kemajuan Islam,karena saya jelas,harus bermasyarakat utk mengumandangkan dakwah itu,dakwah itu bukan omongan saja,tetapi pergaulan dan kelakuan juga merupakan dakwah,tetapi itulah salah satu yang mengganjal saya,karena saya wanita) Hal yang serupa saya rasakan juga ketika saya setahun di BKT,bersama tiga orang anak-anak saya juga,dan Suami masih di Kairo,karena saya mengajar(ambil PNS.)Hanya saja,karena kepintaran saya mendekati wanita-wanita itu,dan bersikap cuek dgn lelaki,membuat hati mereka baik sama saya.Mana mungkin saya akan merebut suami orang.Tapi begitulah yang namanya wanita sdh wataknya "Pencemburu"sbgmn saya juga kali.Tapi cemburu saya,masih dibatas-batas yang wajar.Karena Cemburu Buta juga ngak baik,Bisa ngak melihat lagi,kebenaran itu.Ngak tahu,mana yang tinggi dan mana yang rendah dari lembah yang terjal itu(sesuai dgn hadist Rasulullah SAW,"Laa yadri..Maa a'laa al Waadii,wamaa asfaluhu" Tapi saya yang sudah ditakdirkan Allah menjadi seorang Pendidik,tentu banyak terjun ke Masyarakat,Jadi hal itu perlu saya wanti-wanti dari sekarang,..bisa-bisa nasib saya,nantiknya"Maju kena,mundur kena". Wassalam,(Rahimarahim) --- Rina Karin <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > W'salam, > > Tak pernah pula saya dengar "Rumah Sakit Korban > Lelaki", masih dipanggil > Rumah Sakit Bersalin atau Hospital Bersalin. Seperti > pengalaman ibu rahima > di mesir, ia juga berlaku di M'sia. > Seperti yang kita maklum, M'sia terdiri daripada 3 > kaum majoriti iaitu > Melayu, Cina dan India. Waktu melahirkan, Orang Cina > akan terjerit-jerit dan > yang paling kuat menjerit adalah orang india. Mereka > akan menyumpah-nyumpah > dalam bahasa ibunda masing dan berbeza dengan melayu > yang rata-ratanya > berugama islam yang keadaannya sama seperti yang ibu > rahima ceritakan > seperti orang Indonesia di Mesir. > > Rina > > ----- Original Message ----- > From: Arman Bahar <[EMAIL PROTECTED]> > To: <[EMAIL PROTECTED]> > Sent: Monday, April 15, 2002 12:38 PM > Subject: RE: [RantauNet] Wanita Mesir melahirkan... > > __________________________________________________ Do You Yahoo!? Yahoo! Tax Center - online filing with TurboTax http://taxes.yahoo.com/ RantauNet http://www.rantaunet.com Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3 =============================================== Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di http://www.rantaunet.com/subscribe.php3 ATAU Kirimkan email Ke/To: [EMAIL PROTECTED] Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama: -mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda] -berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda] Keterangan: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung ===============================================

