Kaba dari: http://www.kompas.com/kompas-cetak/0204/17/utama/kary11.htm
Karyawan PT Semen Padang Desak Realisasi Janji "Spin Off"
Padang, Kompas-Sekitar 2.700 karyawan PT Semen Padang,
Selasa (16/4) di Indarung, Padang,
melakukan apel bersama, sekaligus mengeluarkan
pernyataan bersama yang isinya mendesak pemerintah
merealisasikan janji spin off Badan Usaha Milik Negara
(BUMN) itu. Sembari mengusung puluhan spanduk
dan poster, mereka menolak upaya yang dilakukan
Menteri Negara BUMN dan pihak-pihak lainnya untuk
menggagalkan spin off PT Semen Padang dari PT Semen
Gresik.
"Presiden sudah menjanjikan spin off bagi PT Semen
Padang, mulai dari BJ Habibie, KH Abdurrahman
Wahid, sampai Megawati Soekarnoputri. Tetapi, Menteri
Negara BUMN belum melaksanakannya, kecuali
ingin memaksakan privatisasi. Laksamana Sukardi
sebagai Menneg BUMN harus disingkirkan, karena tidak
sejalan dengan pemerintah," kata Army Munir, Ketua
Serikat Pekerja PT Semen Padang, dalam orasinya.
Menurut Army, sekitar 100 karyawan PT Semen Padang
sudah bergabung dengan ribuan karyawan BUMN
lain di Jakarta, Selasa, guna menolak privatisasi dan
mendesak Laksamana Sukardi agar diganti sebagai
Menneg BUMN.
Setelah satu jam berorasi, mulai pukul 07.00, seluruh
serikat pekerja di lingkungan Semen Padang
mengeluarkan pernyataan bersama. Hal ini didasari
tindakan-tindakan Menneg BUMN yang tidak sejalan
dengan Maklumat Masyarakat Sumatera Barat, 1 November
2001.
Kemudian upaya-upaya berbagai pihak untuk memecah
belah masyarakat dan karyawan secara sistematis
dalam rangka menghambat spin off PT Semen Padang dari
PT Semen Gresik dan melanjutkan privatisasi
PT Semen Padang melalui PT Semen Gresik.
Pernyataan bersama yang dibacakan Ketua Forum
Komunikasi Karyawan Semen Padang Munadi Arifin,
mendesak Gubernur Sumatera Barat mengambil
langkah-langkah dalam mempercepat terealisasinya spin
off PT Semen Padang dari PT Semen Gresik.
Sementara itu, Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang
Aslim Saleh yang dihubungi secara terpisah
mengatakan, pernyataan bersama karyawan itu adalah
keinginan murni dari seluruh karyawan. Ia juga
menepis selebaran yang mengatakan bahwa aksi karyawan
menggerogoti keuangan PT Semen Padang.
"Aksi-aksi yang dilakukan karyawan tidak didanai oleh
perusahaan. Hal itu merupakan usaha mereka
bersama, dengan memotong 10 persen dari nilai nominal
tunjangan produktivitas dan efisiensi. Dana
karyawan yang sudah terhimpun sebanyak Rp 700
juta," jelasnya. (NAL)
RantauNet http://www.rantaunet.com
Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3
===============================================
Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di
http://www.rantaunet.com/subscribe.php3
ATAU Kirimkan email
Ke/To: [EMAIL PROTECTED]
Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama:
-mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda]
-berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda]
Keterangan: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung
===============================================