Assalamu'alaikum WW

IMHO...HAM itu hanyo bantuak lain dari ma-ampek dalam nan ampek... dan 
kadang-kadang rasonyo HAM itu hanyo komoditi untuak superioritas dek banyak 
nan mandewakan ateh namo HAM..tetapi melupakan KAM...(kewajiban azazi 
manusia)....yaitu kewajiban untuak menghormati HAM urang lain....

Konsep yang gampang sakali... tapi ma nan paralu di daulukan ? kewajiban 
atau hak ?
Kalau untuak sanak SBN ambo yakin sanak mamiliah HAM... tetapi kok diambo 
mungkin labiah elok mamiliah KAM ? Baa kon coitu.... kalau sadonyo urang 
mamulai suatu kewajiban dengan ikhlas.... indak paralu lai manuntuik 
hak-nyo... kan sacaro otomatis urang lah maagiah hak nyo....     hal yang 
gampang bukan ?

Sabagai contoh yang .. seorang guru negeri minta hak-nyo ateh namo HAM 
untuak mandapekkan gaji nan labiah dari pegawai negeri nan lain, bisa sajo 
asal kewajiban inyo harus dilakukannyo sacaro panuah...

Wassalam

Z Chaniago - Palai Rinuak

>From: "Titik" <[EMAIL PROTECTED]>
>Assalamu'alaikum wr. wb,
>
>Bahan pertimbangan untuak urang Minang
>Salam
>
>SBN
>
>----- Original Message -----
>From: "moderator_fgii" <[EMAIL PROTECTED]>
>To: <[EMAIL PROTECTED]>
>Sent: Friday, May 03, 2002 4:12 PM
>Subject: [FGII] Materi HAM Seharusnya Masuk dalam Kurikulum Pendidikan di
>Sekolah
>
>
> > Kompas, 2 Mei 2002
> >
> > Materi HAM Seharusnya Masuk dalam Kurikulum Pendidikan di Sekolah
> >
> > Jakarta, Kompas - Materi hak asasi manusia (HAM) seharusnya masuk
> > dalam kurikulum pendidikan di setiap level sekolah. Akan lebih baik
> > lagi bila sejak dini anak-anak sudah dikenalkan dengan persoalan HAM,
> > termasuk merampungkan persoalan di antara mereka secara bermartabat.
> > Hak anak-anak untuk mendapatkan pendidikan HAM dijamin pula dalam
> > Universal Declaration of Human Right (Deklarasi HAM PBB) dan Konvensi
> > Internasional mengenai Hak Anak.
> >
> > Helge Brochmann dari Norwegian United Nations Association hari Selasa
> > (30/4) mengungkapkan, ada sejumlah alasan mengapa materi HAM harus
> > diajarkan kepada anak-anak, termasuk melalui pengajaran di
> > sekolah. "Alasan yang utama adalah bahwa anak-anak memiliki hak untuk
> > memperoleh pendidikan HAM. Di Norwegia, materi HAM sudah dimasukan
> > dalam kurikulum pendidikan sejak beberapa tahun lampau," jelasnya.
> >
> > Brochmann berbicara dalam seminar internasional tentang HAM dan
> > keadilan transisional (transitional justice) yang diprakarsai Ditjen
> > Perlindungan HAM Departemen Kehakiman dan HAM bersama Kedutaan Besar
> > Norwegia di Jakarta. Seminar dua hari tersebut, sejak hari Senin,
> > juga menampilkan Dr S Belen dari Departemen Pendidikan Nasional, Dr
> > Harkristuti Harkrisnowo dari Universitas Indonesia (UI), Abdul Hakim
> > Garuda Nusantara LLM, dan Direktur Institut HAM Norwegia Nils
> > Butenschon.
> >
> > Belen mengakui, di Indonesia pendidikan HAM lewat sekolah baru
> > diujicobakan di sejumlah SD, SLTP, SLTA, dan perguruan tinggi. Uji
> > coba pengajaran HAM itu dilakukan bekerja sama dengan Komisi Nasional
> > (Komnas) HAM dan perwakilan UNESCO (lembaga PBB untuk urusan
> > pendidikan, kesejahteraan, dan anak-anak) di Jakarta.
> >
> > "Hasilnya? Anak-anak di Kupang berani menuntut haknya untuk tak
> > memakai seragam, sedangkan anak-anak di Cianjur menuntut hak untuk
> > menonton televisi, sehingga tidak mau terlalu banyak pekerjaan rumah.
> > Di sisi lain, guru-guru pun menuntut hak asasi mereka agar
> > diperhatikan, sehinggga pendidikan HAM juga bukan cuma bagi anak-
> > anak," papar Belen.
> >
> > Materi terpisah
> >
> > Materi HAM dalam kurikulum pendidikan, menurut Brochman, dapat saja
> > berdiri sendiri sebagai satu mata pelajaran, tetapi dapat pula
> > dimasukkan dalam mata pelajaran lain. Materi HAM di Norwegia ada yang
> > diajarkan melalui mata pelajaran tersendiri, tetapi ada juga yang
> > dimasukkan dalam mata pelajaran lain. Ini dilakukan karena pendidikan
> > HAM tak hanya mempelajari mengenai hak asasi, melainkan juga
> > bagaimana menghargai dan menegakkan hak asasi tersebut.
> >
> > "Melalui pendidikan HAM, anak-anak diajarkan supaya menghargai hak
> > orang lain, termasuk menyelesaikan persoalan melalui pendekatan yang
> > konstruktif dan damai. Perilaku demokratis harus diajarkan, sebab
> > kita sesungguhnya terlahir bukan untuk menjadi demokrat. Anak yang
> > tumbuh dalam masyarakat yang demokratis akan mengetahui haknya dan
> > bagaimana melaksanakan haknya itu," katanya lagi.
> >
> > Brochman menambahkan, PBB kini memberikan perhatian yang serius
> > terhadap pendidikan HAM. Bahkan, PBB menjadikan periode tahun 1995-
> > 2004 sebagai dasawarsa pendidikan HAM. (tra)
> >
> >
> >
> > ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor ---------------------~-->
> > Buy Stock for $4
> > and no minimums.
> > FREE Money 2002.
> > http://us.click.yahoo.com/orkH0C/n97DAA/Ey.GAA/3UDxlB/TM
> > ---------------------------------------------------------------------~->
> >
> > FGII adalah Forum Guru Independen Indonesia, yang dideklarasikan pada
>tanggal 17 Januari 2002 Oleh Guru-guru dan juga organisasi guru-guru yang
>berasal dari seluruh Indonesia.
> >
> >
> > Untuk melakukan pembatalan keanggotaan anda di group FGII, silahkan anda
>kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]
> >
> >
> >
> > Your use of Yahoo! Groups is subject to 
>http://docs.yahoo.com/info/terms/
> >
> >
> >
>
>
>RantauNet http://www.rantaunet.com
>
>Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3
>===============================================
>Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di: 
>http://www.rantaunet.com/subscribe.php3
>
>ATAU Kirimkan email Ke/To: [EMAIL PROTECTED]
>Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama:
>-mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda]
>-berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda]
>Keterangan: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung
>===============================================




======================================================================
                       Alam Takambang Jadi Guru
======================================================================


_________________________________________________________________
Join the world�s largest e-mail service with MSN Hotmail. 
http://www.hotmail.com


RantauNet http://www.rantaunet.com

Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3
===============================================
Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di: 
http://www.rantaunet.com/subscribe.php3

ATAU Kirimkan email Ke/To: [EMAIL PROTECTED]
Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama:
-mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda]
-berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda]
Keterangan: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung
===============================================

Kirim email ke