Mak Sati dan Uda Irdam, Sejarah nan di posting Mak Sutan Bagindo Nagari di ambiek dari Homepage RantauNet. Sejarah nan baru alah ambo update berdasarkan tambahan dari posting Ari Noviandi ... tapi alun sempat di upload.
Sejarah nan baru (attached). -------- MIKO -------- e-mail: [EMAIL PROTECTED] > -----Original Message----- > From: [EMAIL PROTECTED] > [mailto:[EMAIL PROTECTED]] On Behalf Of Sjamsir Alam > Sent: 05 Mei 2002 07:13 > To: [EMAIL PROTECTED] > Subject: Re: [RantauNet] Sajarah Rantau Net > > > Titik, > > Tarimo kasih banyak. Uraian sejarah RN nan sangat detail. > Paguno sangaik tu mah, tarutamo untuak nan bamukasuik > manyusun sejarah RN nan labiah "ilmiah". Ambo andok-an > elok-elok posting Titik ko di lamari ambo. > > mS > > ----- Original Message ----- > From: "Titik" <[EMAIL PROTECTED]> > To: <[EMAIL PROTECTED]> > Sent: Saturday, May 04, 2002 2:22 PM > Subject: [RantauNet] Sajarah Rantau Net > > > > Assalamu'alaikum wr. wb, > > > > Untuak bahan referensi awak > > Salam > > > > St. Bagindo Nagari > > > > Diawali dengan kontak pribadi antara urang-urang awak student dan > permanent > > resident di luar negeri yang bertemu di cyber groups > (milist) tentang > > Indonesai di awal tahun 1990-an seperti Isnet, Janus, IDS dan > > lain-lain, akhirnya disepakati untuk mendirikan lapau cyber. > > > > Pendistribusian email partama kali dalam suatu group sekitar tahun > > 1992 dilakukan melalui alamat [EMAIL PROTECTED] kepunyaan > Uda Arisman > > Adnan > (Uda > .....................................
Diawali dengan kontak pribadi antara urang-urang awak student dan permanent resident di luar negeri yang bertemu di cyber groups (milist) tentang Indonesai di awal tahun 1990-an seperti Isnet, Janus, IDS dan lain-lain, akhirnya disepakati untuk mendirikan lapau cyber. Pendistribusian email partama kali dalam suatu group sekitar tahun 1992 dilakukan melalui alamat [EMAIL PROTECTED] kepunyaan Uda Arisman Adnan (Uda Gindo - kini di Newcastle-UK) di Manhataan, Kansas, USA berkat bantuan ISNET, karena domain ini waktu itu juga dipakai sebagai relayer ISNET untuk Wilayah Midwest USA. Selain isteri dari Uda Gindo, Uni Yenita Roza dan juga Mamak Sjamsir Sjarief (kini di Santa Cruz, CA-USA), Bundo Nismah (pensiunan PT CPI) yang dengan senang hati, karena belum adanya website berita pada waktu itu, rajin membuatkan abstraksi/ringkasan berita dari tanah air untuk pembaca di Lapau atau Palanta RantauNet, September 1993 setelah Uda Arisman Adnan lulus S2 di Manhataan, Kansas, USA, relayer dimaintain oleh Uda Dr Darusman Rusin (urang awak kelahiran Aceh, sekarang Dekan Pasca Sarjana Fakultas Pertanian Unsyiah Banda Aceh). Pertengahan 1994-1996 milis RantauNet mendapat tumpangan milis server di alamat [EMAIL PROTECTED] dengan Administrator Andy Maas <[EMAIL PROTECTED]>, Urang Pekanbaru yang menjadi Network Administrator di Stanford University, California - USA Sekitar awal tahun 1996 atas jasa baik Uda Agus Daniel yang menjadi Network Administrator di Washington State University, milis RantauNet pindah tumpangan di alamat [EMAIL PROTECTED] dengan bantuan penuh dari Bapak Syafedi Syafei dari University of Illinois. Di quarter awal 1997 Bapak Dr Agus Daniel selesai kuliahnya di Washington State University dan Rantau-Net harus mencari tumpangan ke server baru. Atas usaha Ari Noviandi (waktu itu mahasiswa ITB) didapatkan tumpangan dari Bapak Dr Bakhtiar Muin (Urang Padang Panjang, salah seorang pendiri Isnet) yang mempunyai sebuah server di ITB, maka akhirnya RantauNet pindah ke isnet.itb.ac.id dengan address [EMAIL PROTECTED] Tetapi nasib RantauNet disinipun hanya beberapa bulan saja dikarenakan terputusnya internet link ITB ke Jepang. Karena tidak ada yang bisa memberikan tumpangan server pada periode akhir 1997 milis RantauNet 'diboyong' oleh Mamak Jusfiq Hadjar Sutan Maradjolelo ke Belanda di alamat [EMAIL PROTECTED] Dan atas usaha Mak Ngah Sjamsir Sjarief sekitar awal 1998 akhirnya RantauNet dapat di ambil kembali dengan mendapatkan tumpangan di server airland.com dengan alamat [EMAIL PROTECTED] milik adik-kakak Eddy Ernadi Budisantoso dan Sigit Budisukarta, orang Jawa yang melalui masa sekolahnya di Padang dan Bukittinggi. Dengan Administrator: Ari Noviandi dan Daniel Yusuf dari ITB Bandung dengan bantuan penuh dari Bapak Budi Rahardjo dari University Manitoba, Canada dan dari ITB Bandung. Rantaunet Foundation (RF) dirintis semenjak meletusnya gunung Merapi di Jawa tahun 1996. Saat itu dimulai mengumpulkan sumbangan untuk korban Merapi itu. Juli 1996, RF didirikan oleh beberapa anggota RantauNet, antara lain oleh Bapak Yazid Bindar, Ibu Nurbaini McKosky, Bapak Ismal Sutankayo (sampai kini masih di Canada) dan Uda Siegfried (ketika itu di Belfast-Irlandia, kini di Bandung) Atas sumbangan Bapak Eddy Ernadi Budisantoso pada tanggal 14 September 1999 dibelikan domain rantaunet.com dengan memakai server yang ada di rumah beliau di San Fransisco, USA sampai sekarang. Masih dibutuhkan check and recheck untuk garis besar sejarah di atas. Karena sejarah RantauNet ini begitu berwarna, melibatkan banyak sekali nama dan melalui waktu yang sangat panjang. Bagaimanapun kita harus berterima kasih kepada pendiri-pendiri RantauNet yang telah disebutkan dan banyak nama lain diatas, khususnya kepada Bapak Andy Mass, Bapak Agus Daniel, Bapak Syafedi Syafei (3 nama yang sekarang entah dimana ???) Dan dunsanak lain Bapak Dr HK Suhaemi di Padang dengan fasilitas RS Bunda yang dulu sering digunakan untuk kegiatan-kegiatan offline (sosial), Mamak Nadri Sa'aduddin yang pernah menjadi bendahara RantauNet, Mak Sati Sjamsir Alam di Padang yang dengan susah payah menyelenggarakan banyak penyaluran dana sosial RantauNet di Padang. Terima kasih yang tidak terhingga untuk Bapak Eddy Ernadi Budisantoso di San Fransisico, USA pemilik domain rantaunet.com dan server dimana RantauNet berada, dengan segala ke ikhlasannya banyak mengeluarkan pikiran, biaya dan tenaganya sehingga RantauNet tetap berjalan sampai saat ini. Juga seluruh Mamak, Ibu-ibu, Uni-uni, Uda-uda dan seluruh warga RantauNet yang tetap ada di tengah-tengah komunitas ini dalam pasang naik dan surutnya Balerong RantauNet ini. Jakarta, Januari 2002

