Wa'alaikumsalam Wr.Wb.

Wah..saya sangat setuju sekali dgn pernyataan saudara
Odjie ini."PENDIDIKAN",dan "HILANGKAN SIFAT
PENCEMOOH".

Kalau Yahudi dahulu sangat pintar berdiplomasi,dan
pelitnya ngak kepalang tanggung,sama  bangsa
lain,namun sesama mereka saling bantu membantu.Mereka
itu mau kerja keras,dan jadi kuli.tetapi cadiak buruak
(dan satu ini tak boleh ditiru).Mereka bekerja jadi
orang kepercayaan Amerika,dan Prancis dulunya,ketika
terjadi Revolusi,negara yang tempat mereka bekerja,itu
pada kabur.Dan Yahudi itu memegang kunci tempat harta
tersimpan,dari harta itulah mereka hidup dan
berkembang.Bahkan memberikan investasi pada
negara-negara lain,Universitas didirikan atas
investasi mereka,tapi syaratnya Mahasiswa yang ada di
Universitas itu haruslah sekian Persen
jumlahnya,berasal dari Yahudi.Ngak heran kalau mereka
pintar-pintar,karena mereka sangat mementingkan
Pendidikannya.

Begitupun Jepang.disaat banyak dari mereka yang gugur
pada perang dunia ke II,yang terlintas dihati mereka
hanyalah "berapa orang lagi guru yang tinggal.?".
Majunya suatu bangsa bisa dilihat dari
Pendidikannya.Sumbar dahulunya maju,juga karena banyak
daerah lain yang menuntut ilmu kesana.Sekarang
bagaimana keadaannya..?dapat dilihat dan dirasakan
sendiri.

Satu lagi,mari kita sama-sama intropeksi diri kita
masing-masing,apakah kita termasuk orang yang suka
mencemeehkan orang lain..?Mari kita biasakan sifat
menghargai orang lain.

Wassalam.(Rahima)
  
--- Ojie Said <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Assalamualaikum ww...
> 
>      Menarik juga topik yang ditulis oleh Sdr. Ari
> Noviandi..tentang kaitan untuak mambangkikan batang
> tarandam, mungkinkah terjadi Minang Jews..?...Saya
> lihat kemungkinan itu bisa saja terjadi karena
> karakter urang awak suko balajar dan cenderung jadi
> cendikiawan di negeri ini.
>     Untuak itu kita juga tidak bisa melupakan
> sejarah/pengalaman masa sebelum dan sesudah awal
> kemerdekaan Indonesia, dimana (mungkin) 25% pejuang
> kemerdekaan dalam bidang diplomasi berasal dari
> ranah
> minang, seperti Hj. Agus Salim, Mohammad Hatta, St.
> Sjahrir mungkin juga Tan Malaka (barangkali?), dll.
>      > keturunan di Indonesia (cina)?...lihat saja
(jews)
> dengan kedatangan mereka berimmigrasi ketanah tandus
> dan kurang subur itu sekarang menjadi kokoh dan bisa
> memenuhi kebutuhan pokok mereka sehari hari. Dari
> semula tidak punya tanah sekarang punya negara
> bernama
> Israel. Karena apa?...mereka itu pekerja keras dan
> pendidikan bagi mereka adalah nomor satu dan
> kesamaan
> mereka dengan orang Minang yaitu jago berdiplomasi,
> setuju ngaaaaa?....dan satu lagi adalah mereka
> kompak
> dan saling tolong menolong, (kita tidak perlu
> membicarakan apakah dia masuk neraka atau tidak atau
> hanya mencari kesenangan di dunia) toh untuk
> kehidupan
> kita juga bisa belajar dari mereka (suka atau
> tidak).
>       Nah sanak saudaro kasadonyo..Untuak mambakikan
> batang terandam marilah kito buek slogan/niek dalam
> hati ketek awak dari dunsanak, ponakan disekitar
> awak
> dari jorong sampai ka nagari, sapmpai ka kota di
> campakan "Pendidikan  adalah nomor Satu dan jauahkan
> sifat "pasimistis" dan sifat "Pancomooh", hehehe
> seperti kabanyakan urang awak. Dan terkahir adalah
> "Jadilah Bangga sebagai urang awak" . Sakali lai
> terakhir dari ambo maaf kalau ado kato kato ambo
> indak
> disukoi.....
>   
> 
> sekian dulu dari ambo
> 
> wassalam dan sambah dari ambo
> 
> rp
> 
> 
> 
> --- Ari Noviandi <[EMAIL PROTECTED]>
> wrote:
> > Ass.wr.wb,
> > 
> > Dengan tidak melupakan suasana berkabungnya
> > rantau-net dengan meninggalnya 
> > Yofi, berikut saya forwardkan link dari sebuah
> > artikel yang baru ditulis 
> > pak Budi mengenai BHTV.
> > Pertanyaannya adalah: bisa nggak sih ini dibuat di
> > Sumatra Barat.?..yang 
> > nota bene minus dari resources yang ada di kota
> > Bandung dsk
> > Menurut buku who's who in Jews history, 10 tahun
> > lalu populasi orang Yahudi 
> > diseluruh dunia cuma 13 jt, hampir sama dengan
> total
> > orang Minang world 
> > wide. Ada beberapa kesamaan dalam bentuk
> achievement
> > antara orang Minang 
> > dengan Yahudi...terutama dalam kurun waktu sekitar
> > kemerdekaan Indonesia. 
> > Kelebihan orang Minang terhadap orang Yahudi cuma
> > satu: hampir semua orang 
> > Minang  beragama Islam..ini suatu hal yang tak
> > comparable (not even close) 
> > dengan apapun achievement yang dibuat oleh orang
> > Yahudi (buku diatas tebal 
> > sekali dan emang bangsa satu ini punya root
> sejarah
> > dan achievement yang 
> > panjang). Karena apalah gunanya achievement dunia
> > itu kalau akhirnya harus 
> > disiksa dalam kubur dan masuk neraka.
> > Tapi....kalau dilihat dari kondisi sekarang..tak
> > dapat dipungkiri kalau 
> > kita tertinggal jauh dari segi duniawi.
> > Kalau dilihat satu-satu..banyak orang minang yang
> > pintar..tapi in 
> > general...kurang prestasinya.
> > Dari dulu saya selalu merasa, kalau ada sesuatu
> yang
> > berkaitan dengan ras 
> > ini,..dimana karakteristik dari suatu ras/suku
> > menentukan sekali mereka 
> > maju atau tidak. Dan ujung-ujungnya selalu muncul
> di
> > kepala saya 
> > Minang-Jews..minang-jews..these two races have
> > similarites (I think).
> > Sekitar 15 tahun lalu saya pernah baca tulisan
> > Rosihan Anwar di Haluan 
> > (kalau tak salah)..kalau ras Melayu (minang
> termasuk
> > dalam ras ini), adalah 
> > termasuk ras yang kurang achievementnya
> dibandingkan
> > dengan ras-ras Anglo 
> > Saxon, Yahudi atau China ...(yang disebutnya
> sebagai
> > ras unggul). Dan ini 
> > ternyata bukan di Indonesia saja...di Malaysia pun
> > orang Malay dianggap 
> > oleh orang Cina kurang prestasi dan
> achievementnya.
> > Saya punya teman kerja 
> > seorang Cina Malaysia lulusan Elektro di UM (ini
> top
> > schoolnya di 
> > Malaysia). Dia bilang kalau dari 120-an orang di
> > satu angkatan di jurusan 
> > elektro, maka top 1-25 studentsnya itu hampir tak
> > pernah ada orang Malay 
> > nya...hampir semuanya Cina dan sedikit kalau ada:
> > India. "Mereka malas dan 
> > kurang berprestasi Ri" kata teman saya ini.
> > 
> > Ini sekali lagi berkaitan dengan membangkik batang
> > tarandam..yang dari 
> > jaman saisuak tak pernah bisa
> > dibangkik-bangkik...but who knows..:-)
> > 
> > 
> > wassalam
> > .ari
> > 
> > >Resent-date: Sun, 12 May 2002 12:29:24 +0700
> > >Date: Sun, 12 May 2002 05:17:26 +0700
> > >Resent-from: [EMAIL PROTECTED]
> > >From: [EMAIL PROTECTED]
> > >Subject: [bhtv] paper tentang BHTV
> > >Resent-sender: [EMAIL PROTECTED]
> > >To: [EMAIL PROTECTED]
> > >Reply-to: [EMAIL PROTECTED]
> > >Message-id: <3CDDFAE6.20743.19E490@localhost>
> > >Priority: normal
> > >
> > >Baru saja saya upload makalah saya tentang
> > >Bandung High Tech Valley (dalam format MS Word)
> > >di http://budi.insan.co.id/articles
> > >
> > >Judulnya: "a story of BHTV"
> > >
> > >Makalah ini saya presentasikan kemarin, 11 Mei
> > 2002,
> > >di Aula Barat dalam acara "Seminar Nasional
> > Industri
> > >Berbasis Teknologi Informasi dan Telekomunikasi"
> > >yang diselenggarakan oleh
> > >
> > >Forum Nasional Untuk Kebijakan Industri dan
> > Teknologi
> > >(National Forum For Industrial and Technology
> > Policy)
> > >Studi Tekno Ekonomi
> > >Program Studi Teknik dan Manajemen Industri
> > >Program Pasca Sarjana, ITB
> > >
> > >
> > >-- budiBHTV: http://indonesia.elga.net.id/bhtv
> > >BHTV Times & Community: http://www.bhtv.web.id
> > >
> > >--
> > >Untuk keluar milis kirim email ke
> > <[EMAIL PROTECTED]>
> > >dengan Subject: unsubscribe
> > 
> > 
> > 
> > 
> > RantauNet http://www.rantaunet.com
> > 
> > Isikan data keanggotaan anda di
> > http://www.rantaunet.com/register.php3
> > ===============================================
> > Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing
> 
=== message truncated ===


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
LAUNCH - Your Yahoo! Music Experience
http://launch.yahoo.com

RantauNet http://www.rantaunet.com

Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3
===============================================
Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di: 
http://www.rantaunet.com/subscribe.php3

ATAU Kirimkan email Ke/To: [EMAIL PROTECTED]
Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama:
-mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda]
-berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda]
Keterangan: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung
===============================================

Kirim email ke