----- Original Message -----
-----Kami tunggu selanjutnya, biarkan orang berfikir kritis itu mengkritisi, tapi tak usahlah sampai mematahkan semangat. Apa lagi samapi pulang karumah maninggakan lapau. Kami butuh kamu.--
 
Assalamualaikum,
 
Mari kita beri nilai seratus pada mak Parapatiah dinda Rahima karena beliau berhasil menangkap esensi sebuah diskusi. Jangan pernah mengatakan bahwa orang yang menkritisi akan menghabisi. Kalau seseorang masih meluangkan waktu untuk membaca tulisan kamu kemudian mengomentari, artinya mereka memberikan sebagian hati mereka untukmu. Dinda, lawan cinta bukanlah benci tapi tidak perduli....
 
Viva Rahima! Teruslah berkarya. If you hear sounds of music today..it's mean a nice virtual kiss from me.
 
Wassalam,
 
Evi

Kirim email ke