--- Ronald P Putra <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > Bishimillahirrahmanirrahim, > Uni Rahima, semoga Uni selalu dalam Perlindungan dan > Bimbingan Allah swt. > karena perlindungan mana lagi yg bisa kita harapkan > dan bimbingan siapa lagi > yg kita dambakan kalau bukan dari Allah swt. > Assalamualaikum Wr.Wb. > > Jawaban Uni, persis seperti jawaban teman saya > disini (di Jakarta), disini kita > juga pernah berdiskusi (bahkan sampai > berminggu-minggu lho Uni..) tentang ini. > Dan sampai sekarangpun belum ada kesimpulan yg > didapat, masing-masing kami > sama-sama bertahan pada pendapat masing-masing. > Mungkin inilah indahnya > perbedaan itu. > Wa'alaikum salam Wr.Wb.
Semoga kita sama-sama mendapat lindungan dan hidayah dari Allah SWT.Amin. Adik Ronald,pendapat dan alasan nya dapat Uni fahami.Kelihatannya,kemungkinan masalah ini kita sama-sama bertahan pada pendapat kita masing-masing.Uni juga banyak alasannya.Soal Silaturrahmi,sedangkan sdh ada sering silaturrahmi Ummat Islam saja sdh begitu keadaannya.Apalagi kalau ngak ada silaturrahmi sama sekali.Sdh sering diadakan Maulid Nabi juga masih begitu apalagi tdk sama sekali.Yang jelas semakin lama hidup manusia ini akan semakin jelas nafsi-nafsinya.Yah itu tanda-tanda hari mau kiamat. Soal Mazhab,Uni rasa di Indonesia,pada Umumnya mazhab Syafi'i,tetapi kebanyakan juga bermazhab yang selain Syafi'i.Bukan maksdu saya kita ikut aliran sana sini,enggak.Tapi dlm suatu masalah bagaimanapun utk penjelasannya sdh jelas Riil sekali kita menggunakan salah satu dari keempat Imam Mazhab tsb.Dan keempat-empat Imam tsb,benar.Ngak ada yang salah.Coba sajalah kita perhatikan dalam praktek Ibadah kita sehari-hari,bukankah kita melihat (kembali)kepada pendapat mayoritas Ulama baik itu yang diambil yang terkuat,ataupun yang tdk.Yang jelas ada kita ambil dari sana.Dan ini bukan setiap permasalahan agama.Ada yang sdh jelas dlm Al Qur'an,ngak perlu lagi kan Ijtihad..? Ala Kulli hal Bagi saya Peringatan Maulid Nabi tdk Bid'ah,dan itu tergantung dari niat kita masing-masing.Ada dalam kaedah Ushul Fiqh,"Sepanjang suatu hukum itu tdk ada larangannya boleh-boleh saja dilaksanakan".Dan Rasulullah ngak ada melarang kan..? Kalau Uni justru melihat meskipun dampak dari Maulid Nabi itu tdk besar,tapi pasti ada.Soal karena masalah ini menjadi pertentangan Ummat,sampai kiamatpun akan tetap ada pertentangan(perbedaan itu,dan bukan masalah Maulid ini saja,banyakkan..?jadi benar kata adek Ronal,perbedaan itu adalah seninya).Dek Ronal melihat sisi negatif dari peringatan maulid nabi itu,sementara Uni melihatnya dari sisi (dampak ) positifnya.Jadi bagaimanapun positif dan negatif dari suatu perbuatan pasti akan ada.Kalau dlm Ijtihad itu kita benar,kita diberi dua ganjaran,kalau salah satu ganjaran.Mana yang benar dan salah,hanya Allah yang maha tahu,tapi yang jelas bagaimanapun kita tetap sama-sama dpt pahala.Bagi Uni pribadi tdk menjadikan hal ini suatu masalah.Karena itu pendapat dek Ronal,Uni dapat fahami.Karena jelas baik Uni maupun dek Ronal,sama-sama bertujuan baik,utk Ummat Islam ini.Hanya itu saja. Mengenai Maulid Nabi yang diadakan di Pasaman itu jelas itu bertentangan dgn agama,karena terlalu berlebihan,(dan Uni telah menjelaskannya )Tapi betapa banyaknya juga manfaat yang diambil Ummat dari peringatan Maulid Nabi itu.jadi yah..persoalannya akan berputar-putar sampai disitu juga,..karena Dek Ronal juga telah pernah berdiskusi masalah ini dgn teman dek Ronal di Jkt,dan pada akhirnya masing-masing bertahan pada pendapat masing-masing.Kayaknya kita juga akan begitu juga nantiknya.Oleh sebab itu,mari sama-sama kita serahkan pada yang Kuasa.Yang jelas tujuan utama kita Untuk Ummat Islam,tdkkan goyah.Mengembalikannya pada keterpurukan yang sdh hampir terlalu jauh.Mari kita sama-sama mencoba menerima perbedaan itu.Sekarang tergantung Niat dan tujuan kita masing-masing. Wassalam.Rahima __________________________________________________ Do You Yahoo!? LAUNCH - Your Yahoo! Music Experience http://launch.yahoo.com RantauNet http://www.rantaunet.com Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3 =============================================== Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di: http://www.rantaunet.com/subscribe.php3 ATAU Kirimkan email Ke/To: [EMAIL PROTECTED] Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama: -mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda] -berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda] Keterangan: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung ===============================================

