Ass (ini arab, bukan bhs inggris!),

Cuma mau nambah:

UNDP dalam programnya di Nepal, menitik beratkan perkembangan 
pedesaan lewat community funding (semacam 'bank' desa) dengan fokus 
pada wanita/ibu rumahtangga.  Salah satu fakta yang mendasari fokus 
pengembangan fund ini pada wanita adalah kenyataan bahwa 90 persen 
pinjaman yang dilakukan oleh wanita dikembalikan dengan lancar; 
sedangkan pada pria cuma 50 persen.

Saya yakin ini adalah suatu gejala yang universal, jadi mustinya 
(hehehe, musti!) penerima kredit pedesaan atau dana lainnya di 
Minangkabau adalah wanita.  

Saya lupa situsnya, ntar saya cariin dulu; tapi yang jelas memang 
wanita bisa lebih dipercaya dari apak-apak dan para bujang lapuak 
dalam soal pitih !

~rarach.


--- In [EMAIL PROTECTED], "Prof. DR. Ir. Zoer'aini" <[EMAIL PROTECTED]> 
wrote:
> Dunsanak Abdul Razak, yth
> ASS
> Terima kasih atas saran dan pendapat dunsanak. Saya senang sekali 
ada tanggapan dan mari kita bahas saja, nanti akan ketemu mana yang 
terbaik untuk pemberdayaan/pembinaan/pengembangan wanita Minang. Kita 
tampung semua masukan-masukan dari balairung kita ini. Disitu akan 
terlihat apa sebenarnya yang diinginkan. 
>      Kebetulan saya baru buka email jadi pesan dusanak indak sampai 
doh, yang hadir banyak sekali, munkin nanti di KTT + 10 Rio di 
Johannesburg Afrika Selatan dapat jumpa dengan DR Barbara yang 
dimaksud.
> 
> Wass
> Zoer'aini


RantauNet http://www.rantaunet.com

Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3
===============================================
Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di: 
http://www.rantaunet.com/subscribe.php3

ATAU Kirimkan email Ke/To: [EMAIL PROTECTED]
Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama:
-mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda]
-berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda]
Keterangan: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung
===============================================

Kirim email ke